Javascript must be enabled to continue!
Penentuan Prioritas Penanganan Banjir di Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan
View through CrossRef
Abstract. Ciputat District in South Tangerang City is a flood-prone area through the Angke Watershed. There are 9 flood locations, 2 of which have been addressed and the rest have not been addressed. Limited budget for handling and the increasing number of affected victims are the reasons why it is necessary to study the handling priorities. This study aims to determine the priority of flood handling using a scoring method according to Ministerial Regulation of Public Works No. 12 of 2014 by considering flood parameters (depth, area, duration, frequency) as well as aspects of economic, social, transportation, housing, and private property losses. Data were obtained through observation, digitization, thematic maps, and field validation. The results show the order of priority for flood handling, namely Gardenia Estate (priority I), Cilalung (priority II), Serua Permai (priority III), Jl. Aria Putra and Inhutani Complex (priority IV), and Villa Dago Tol and Serua Makmur (priority V). The main factors determining priorities vary in each location, such as housing density, inundation area, and transportation disruption. These findings emphasize the importance of comprehensive flood parameter-based assessments to support spatial planning and flood mitigation strategies in flood-prone areas.
Abstrak. Kecamatan Ciputat di Kota Tangerang Selatan merupakan wilayah rawan banjir yang dilalui DAS Angke. Terdapat 9 lokasi banji, 2 di antaranya sudah dilakukan penanganan dan sisanya belum dilakukan penanganan. Terbatasnya anggaran penanganan dan korban terdampak yang semakin meningkat, menjadi alasan mengapa perlu dikaji prioritas penanganannya. Penelitian ini bertujuan menentukan prioritas penanganan banjir menggunakan metode skoring sesuai Permen PU No. 12 Tahun 2014 dengan mempertimbangkan parameter banjir (kedalaman, luas, lama, frekuensi) serta aspek kerugian ekonomi, sosial, transportasi, perumahan, dan kepemilikan pribadi. Data diperoleh melalui observasi, digitasi, peta tematik, serta validasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan urutan prioritas penanganan banjir yaitu Gardenia Estate (prioritas I), Cilalung (prioritas II), Serua Permai (prioritas III), Jl. Aria Putra dan Komplek Inhutani (prioritas IV), serta Villa Dago Tol dan Serua Makmur (prioritas V). Faktor utama penentu prioritas berbeda di tiap lokasi, seperti kepadatan perumahan, luas genangan, maupun gangguan transportasi. Temuan ini menegaskan pentingnya penilaian komprehensif berbasis parameter banjir untuk mendukung perencanaan ruang dan strategi mitigasi banjir di wilayah banjir.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Penentuan Prioritas Penanganan Banjir di Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan
Description:
Abstract.
Ciputat District in South Tangerang City is a flood-prone area through the Angke Watershed.
There are 9 flood locations, 2 of which have been addressed and the rest have not been addressed.
Limited budget for handling and the increasing number of affected victims are the reasons why it is necessary to study the handling priorities.
This study aims to determine the priority of flood handling using a scoring method according to Ministerial Regulation of Public Works No.
12 of 2014 by considering flood parameters (depth, area, duration, frequency) as well as aspects of economic, social, transportation, housing, and private property losses.
Data were obtained through observation, digitization, thematic maps, and field validation.
The results show the order of priority for flood handling, namely Gardenia Estate (priority I), Cilalung (priority II), Serua Permai (priority III), Jl.
Aria Putra and Inhutani Complex (priority IV), and Villa Dago Tol and Serua Makmur (priority V).
The main factors determining priorities vary in each location, such as housing density, inundation area, and transportation disruption.
These findings emphasize the importance of comprehensive flood parameter-based assessments to support spatial planning and flood mitigation strategies in flood-prone areas.
Abstrak.
Kecamatan Ciputat di Kota Tangerang Selatan merupakan wilayah rawan banjir yang dilalui DAS Angke.
Terdapat 9 lokasi banji, 2 di antaranya sudah dilakukan penanganan dan sisanya belum dilakukan penanganan.
Terbatasnya anggaran penanganan dan korban terdampak yang semakin meningkat, menjadi alasan mengapa perlu dikaji prioritas penanganannya.
Penelitian ini bertujuan menentukan prioritas penanganan banjir menggunakan metode skoring sesuai Permen PU No.
12 Tahun 2014 dengan mempertimbangkan parameter banjir (kedalaman, luas, lama, frekuensi) serta aspek kerugian ekonomi, sosial, transportasi, perumahan, dan kepemilikan pribadi.
Data diperoleh melalui observasi, digitasi, peta tematik, serta validasi lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan urutan prioritas penanganan banjir yaitu Gardenia Estate (prioritas I), Cilalung (prioritas II), Serua Permai (prioritas III), Jl.
Aria Putra dan Komplek Inhutani (prioritas IV), serta Villa Dago Tol dan Serua Makmur (prioritas V).
Faktor utama penentu prioritas berbeda di tiap lokasi, seperti kepadatan perumahan, luas genangan, maupun gangguan transportasi.
Temuan ini menegaskan pentingnya penilaian komprehensif berbasis parameter banjir untuk mendukung perencanaan ruang dan strategi mitigasi banjir di wilayah banjir.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENENTUAN SKALA PRIORITAS PENANGANAN JALAN KOTA DI KOTA MATARAM
PENENTUAN SKALA PRIORITAS PENANGANAN JALAN KOTA DI KOTA MATARAM
Jalan adalah prasarana penting dalam pertumbuhan sosial dan ekonomi. Berdasarkan keputusan Walikota Mataram No. 1053/IX/2014, tanggal 22 September 2014, Kota Mataram memiliki 619 r...
ANALISIS LAHAN YANG BERPOTENSI UNTUK PENGEMBANGAN KOMODITAS PERTANIAN UNGGULAN DAN TINGKAT PERKEMBANGAN WILAYAH DI KABUPATEN TANGERANG
ANALISIS LAHAN YANG BERPOTENSI UNTUK PENGEMBANGAN KOMODITAS PERTANIAN UNGGULAN DAN TINGKAT PERKEMBANGAN WILAYAH DI KABUPATEN TANGERANG
Kabupaten Tangerang memiliki tujuan untuk mengembangkan daerah pertanian yang dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan ekonomi daerah pedesaan di Kabupaten Tangerang. Pen...
PENILAIAN PRIORITAS PENANGANAN BANJIR KOTA YOGYAKARTA MENURUT PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR 12/PRT/M/2014
PENILAIAN PRIORITAS PENANGANAN BANJIR KOTA YOGYAKARTA MENURUT PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR 12/PRT/M/2014
Bencana banjir merupakan salah satu ancaman utama bagi Kota Yogyakarta, sebuah kota yang terletak di wilayah tropis dengan curah hujan tinggi. Selain sebagai ibu kota Daerah Istime...
PENGARUH SOSIALISASI KULINER, INOVASI PRODUK KULINER DAN CITRA PRODUK KULINER TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN KULINER TRADISIONAL DI KOTA TANGERANG SELATAN
PENGARUH SOSIALISASI KULINER, INOVASI PRODUK KULINER DAN CITRA PRODUK KULINER TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN KULINER TRADISIONAL DI KOTA TANGERANG SELATAN
South Tangerang city known as the city of education, multiethnic, multicultural and free trade center that brings a variety of shopping centers with malls and factory outlets sprea...
Kajian Penelusuran Banjir Batang Tambuo
Kajian Penelusuran Banjir Batang Tambuo
Batang Tambuo adalah sebuah sungai yang mengalir melewati di Kecamatan Aur Birugo, Kota Bukittinggi. Daerah Aliran Sungai Batang (DAS) Tambuo ini sering kali mengalami banjir. Musi...
Jual Obat Viagra Asli Di Tangerang 081380803955 COD Antar Di Kota Tangerang
Jual Obat Viagra Asli Di Tangerang 081380803955 COD Antar Di Kota Tangerang
Apotik Resmi Di Tangerang Jual Obat Kuat Viagra Asli Usa Original 100Mg Di Tangerang | Pahami Ciri Ciri Obat Viagra Asli Dan Palsu Di TangerangTlp / Sms / Wa. 081380803955viagra ta...
KAJIAN BANJIR DI SUB DAS BATI-BATI DAS MALUKA KABUPATEN TANAH LAUT
KAJIAN BANJIR DI SUB DAS BATI-BATI DAS MALUKA KABUPATEN TANAH LAUT
Flooding has the potential to pose a danger to the human life and environment, and so it is necessary to conduct a flood study. This study have a purpose to identify the frequency ...

