Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Sindrom Felty – Diagnosis dan Tata Laksana

View through CrossRef
Sindrom Felty merupakan kondisi medis dengan karakteristik trias yaitu artritis reumatoid, neutropenia, dan splenomegali; terjadi pada beberapa kasus artritis reumatoid erosif yang sudah berlangsung lama. Hanya 1 – 3% pasien artritis reumatoid akan berkembang menjadi Sindrom Felty. Genetik (HLA-DR4) dan faktor lingkungan berperan dalam terjadinya kondisi ini. Neutropenia persisten dengan hitung neutrofil absolut umumnya kurang dari 1500/mm3 merupakan ciri khas diagnosis Sindrom Felty. Kondisi medis ini biasanya asimtomatik, infeksi lokal serius atau sistemik bisa menjadi petunjuk awal. Terapi farmakologi menggunakan disease-modifying anti-rheumatic drugs (DMARDs); methotrexate oral dosis rendah menjadi modalitas terapi lini pertama. Splenektomi merupakan upaya terakhir dalam algoritma penatalaksanaan Sindrom Felty.
Title: Sindrom Felty – Diagnosis dan Tata Laksana
Description:
Sindrom Felty merupakan kondisi medis dengan karakteristik trias yaitu artritis reumatoid, neutropenia, dan splenomegali; terjadi pada beberapa kasus artritis reumatoid erosif yang sudah berlangsung lama.
Hanya 1 – 3% pasien artritis reumatoid akan berkembang menjadi Sindrom Felty.
Genetik (HLA-DR4) dan faktor lingkungan berperan dalam terjadinya kondisi ini.
Neutropenia persisten dengan hitung neutrofil absolut umumnya kurang dari 1500/mm3 merupakan ciri khas diagnosis Sindrom Felty.
Kondisi medis ini biasanya asimtomatik, infeksi lokal serius atau sistemik bisa menjadi petunjuk awal.
Terapi farmakologi menggunakan disease-modifying anti-rheumatic drugs (DMARDs); methotrexate oral dosis rendah menjadi modalitas terapi lini pertama.
Splenektomi merupakan upaya terakhir dalam algoritma penatalaksanaan Sindrom Felty.

Related Results

Diagnosis of Felty Syndrome prior to onset of Rheumatoid Arthritis
Diagnosis of Felty Syndrome prior to onset of Rheumatoid Arthritis
Abstract Felty Syndrome is the triad of rheumatoid arthritis, neutropenia, and splenomegaly. The cause of Felty Syndrome is unknown, but neutropenia is thought to be due to...
Rituximab: Apakah Efektif dalam Tata Laksana Sindrom Nefrotik?
Rituximab: Apakah Efektif dalam Tata Laksana Sindrom Nefrotik?
Sebagian besar pasien sindrom nefrotik memberikan respons yang baik dengan steroid, tetapi terdapat pasien yang tidak responsif dengan steroid dan sulit mengalami remisi, disebut s...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
Iridocorneal Endothelial Syndrome
Iridocorneal Endothelial Syndrome
Salah satu gangguan endotel kornea yang langka terjadi adalah sindrom ICE yang merupakan kelompok penyakit yang ditandai dengan sel-sel endotel kornea abnormal pada stroma iris dan...
Analisis Kebutuhan Tata Kelola Tata Laksana Laboratorium IPA SMP di Kabupaten Buleleng
Analisis Kebutuhan Tata Kelola Tata Laksana Laboratorium IPA SMP di Kabupaten Buleleng
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah rendahnya kualitas tata kelola dan tata laksana laboratorium IPA SMP di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini bertujuan untuk me...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
ANISHA-HTN
ANISHA-HTN
NAMA:ANISHANIM :10200120233KELAS :HTN-FMATA KULIAH:HUKUM TATA NEGARAHUKUM TATA NEGARAA.Pengertian Hukum tata Negara pada dasarnya adalah hukum yang mengatur organisasi kek...
SINDROM PASCA COVID-19
SINDROM PASCA COVID-19
Latar Belakang: Fenomena sindrom pasca COVID-19 masih banyak yang tidak terlaporkan di Indonesia. Sindrom pasca COVID-19 itu sendiri belum banyak diteliti sehingga kurangnya promot...

Back to Top