Javascript must be enabled to continue!
Edukasi Publik dalam Lomba Desain Poster Simbolik
View through CrossRef
Sexual violence in educational settings deprives students of the freedom to develop their potential in a healthy, safe, and optimal environment. Various forms of sexual violence harm students, educators, and staff, potentially hindering or eliminating their opportunities to learn and teach. In alignment with Sustainable Development Goal 16: Peace, Justice, and Strong Institutions, the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology issued Regulation No. 30 of 2021 for higher education institutions. Initiatives under the Prevention and Handling of Sexual Violence (PPKS) program have shown promising results. One example is the Symbolic Poster Design Competition as Public Education, where 391 participants showed great enthusiasm. The research aimed to describe the competition process and raise awareness about the importance of PPKS. The competition was organized using Erick Karjaluoto's design method. This paper focuses on two main discussions: how to design criteria and schemes for a competition that educates the younger generation, and the participants' responses to the competition. The study concluded that the symbolic poster competition encouraged participants to show sympathy towards victims, avoiding traumatic elements in their designs. While solution-oriented posters are useful for potential users, designs with constructive purposes are meaningful for organizers, users, and designers.
Keywords: Poster Design Competition, Design Method, Symbolic Poster, Design Competition Mechanism, SDG Goal 16
Kekerasan seksual dalam konteks pendidikan merampas kebebasan siswa untuk mengembangkan potensi mereka dengan kondisi yang sehat, aman, nyaman, dan optimal. Berbagai bentuk kekerasan seksual mengakibatkan kerugian bagi mahasiswa dan para pendidik serta staf kependidikan, yang dapat menghambat atau bahkan menghilangkan kesempatan mereka untuk belajar dan mengajar. Sebagai perwujudan SDG Goals 17 yaitu Peace, Justice and Strong Institutions, maka dikeluarkannya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) No. 30 Tahun 2021 di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan dalam rangka PPKS menunjukkan hasilnya. Salah satu contohnya adalah penelitian dengan Lomba Desain Poster Simbolik Sebagai Edukasi Publik. Sebanyak 391 peserta menunjukkkan atusianisme yang besar untuk mengikuti lomba poster simbolik tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses kegiatan lomba dan awareness tentang pentingnya PPKS. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Permasalahan dalam penelitian ini ada dua yaitu: 1. Bagaimana proses lomba desain dalam mengedukasi para generasi muda? 2. Bagaimana respons peserta lomba? Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui lomba poster simbolik ini mengangkat isu pelecehan seksual dan menaruh simpati kepada korban untuk tidak memberikan unsur traumatis. Desain poster yang solutif akan berguna bagi calon pengguna, namun desain yang memiliki tujuan konstruktif akan bermakna bagi penyelenggara, pengguna, dan desainernya itu sendiri.
Title: Edukasi Publik dalam Lomba Desain Poster Simbolik
Description:
Sexual violence in educational settings deprives students of the freedom to develop their potential in a healthy, safe, and optimal environment.
Various forms of sexual violence harm students, educators, and staff, potentially hindering or eliminating their opportunities to learn and teach.
In alignment with Sustainable Development Goal 16: Peace, Justice, and Strong Institutions, the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology issued Regulation No.
30 of 2021 for higher education institutions.
Initiatives under the Prevention and Handling of Sexual Violence (PPKS) program have shown promising results.
One example is the Symbolic Poster Design Competition as Public Education, where 391 participants showed great enthusiasm.
The research aimed to describe the competition process and raise awareness about the importance of PPKS.
The competition was organized using Erick Karjaluoto's design method.
This paper focuses on two main discussions: how to design criteria and schemes for a competition that educates the younger generation, and the participants' responses to the competition.
The study concluded that the symbolic poster competition encouraged participants to show sympathy towards victims, avoiding traumatic elements in their designs.
While solution-oriented posters are useful for potential users, designs with constructive purposes are meaningful for organizers, users, and designers.
Keywords: Poster Design Competition, Design Method, Symbolic Poster, Design Competition Mechanism, SDG Goal 16
Kekerasan seksual dalam konteks pendidikan merampas kebebasan siswa untuk mengembangkan potensi mereka dengan kondisi yang sehat, aman, nyaman, dan optimal.
Berbagai bentuk kekerasan seksual mengakibatkan kerugian bagi mahasiswa dan para pendidik serta staf kependidikan, yang dapat menghambat atau bahkan menghilangkan kesempatan mereka untuk belajar dan mengajar.
Sebagai perwujudan SDG Goals 17 yaitu Peace, Justice and Strong Institutions, maka dikeluarkannya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) No.
30 Tahun 2021 di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan dalam rangka PPKS menunjukkan hasilnya.
Salah satu contohnya adalah penelitian dengan Lomba Desain Poster Simbolik Sebagai Edukasi Publik.
Sebanyak 391 peserta menunjukkkan atusianisme yang besar untuk mengikuti lomba poster simbolik tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses kegiatan lomba dan awareness tentang pentingnya PPKS.
Metode yang digunakan adalah studi kasus.
Permasalahan dalam penelitian ini ada dua yaitu: 1.
Bagaimana proses lomba desain dalam mengedukasi para generasi muda? 2.
Bagaimana respons peserta lomba? Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui lomba poster simbolik ini mengangkat isu pelecehan seksual dan menaruh simpati kepada korban untuk tidak memberikan unsur traumatis.
Desain poster yang solutif akan berguna bagi calon pengguna, namun desain yang memiliki tujuan konstruktif akan bermakna bagi penyelenggara, pengguna, dan desainernya itu sendiri.
Related Results
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
Keterbukaan informasi ini harus dikawal secara serentak oleh publik dan badan publik, keterbukaan informasi mampu mensejahterakan masyarakat, menjadi alat menuju pada percepatan pe...
SUBJEKTIVITAS PRAMUDYA ANANTA TOER DALAM NOVEL PERBURUAN KAJIAN PSIKOANALIS HISTORIS SLAVOJ ZIZEK
SUBJEKTIVITAS PRAMUDYA ANANTA TOER DALAM NOVEL PERBURUAN KAJIAN PSIKOANALIS HISTORIS SLAVOJ ZIZEK
Penelitian ini menguraikan subjektivitas Pramoedya Ananta Toer dalam tindakannya menulis novel Perburuan. Tindakan itu bertujuan untuk membangun jarak dan melepaskan diri dari jera...
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
pendahuluan Kepemerintahan yang baik (good governance) merupakan isu yang paling menemuka dalam pengelolaan administrasi publik saat ini. Prasetyantoko (2008) mengatakan bahwa untu...
MODEL PELAYANAN PUBLIK di DINAS PENANAMAN MODAL di PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU PRO.RIAU
MODEL PELAYANAN PUBLIK di DINAS PENANAMAN MODAL di PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU PRO.RIAU
Preeprint: ABSTRAKPelayanan publik pada dasarnya menyangkut aspek kehidupan yang sangat luas. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka pemerintah memiliki fungsi memberikan be...
TINJAUAN YURIDIS ADMINISTRASI PUBLIK DAN KEBIJAKAN PUBLIK
TINJAUAN YURIDIS ADMINISTRASI PUBLIK DAN KEBIJAKAN PUBLIK
Kata publik sebagai suatu istilah yang berseberangan atau berlawanan dengan konsep – istilah individu atau privat atau perseorangan. Sehingga dari kata publik bisa terkait dengan ...
JURI LOMBA GAMBAR OGOH-OGOH : KREATIVITAS DIKALA PANDEMI
JURI LOMBA GAMBAR OGOH-OGOH : KREATIVITAS DIKALA PANDEMI
ABSTRAK
Jurnal ini membahas tentang proses pengabdian masyrakat yakni menjadi juri lomba Gambar Ogoh-ogoh di Seminyak – Bali. Berdasarkan Pengamatan di lapangan, situasi pandemi ...
Relasi Ruang Publik Dan Pers Menurut Habermas
Relasi Ruang Publik Dan Pers Menurut Habermas
Jurnalisme merupakan sebuah kegiatan pengelolaan informasi yang memiliki rentang sejarah panjang berbarengan dengan perkembangan konsep ruang publik. Penelitian ini berupaya untuk ...

