Javascript must be enabled to continue!
Dinasti Fatimiyah: Sebuah Tinjauan Sejarah
View through CrossRef
Dinasti Fatimiyah adalah salah satu kekhalifahan Islam yang berdiri pada tahun 909 M dan berpusat di Mesir setelah mendirikan kota Kairo. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah Dinasti Fatimiyah, termasuk proses berdirinya, pencapaian dalam bidang politik, ekonomi, dan budaya, serta faktor-faktor yang menyebabkan kejatuhannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder terkait Dinasti Fatimiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinasti Fatimiyah mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan al-Mu’izz li-Dinillah, terutama melalui pembangunan Masjid al-Azhar yang menjadi pusat keilmuan Islam hingga saat ini. Namun, konflik internal, tekanan eksternal, dan krisis ekonomi menjadi penyebab utama kejatuhan mereka pada tahun 1171 M. Warisan budaya dan intelektual Dinasti Fatimiyah, seperti toleransi agama dan pengembangan keilmuan, tetap relevan dalam perkembangan peradaban Islam modern. Kesimpulannya, Dinasti Fatimiyah memberikan kontribusi signifikan terhadap sejarah Islam dan menjadi studi penting untuk memahami dinamika kekuasaan dan keberagaman dalam Islam.
CV Ulil Albab Corp
Title: Dinasti Fatimiyah: Sebuah Tinjauan Sejarah
Description:
Dinasti Fatimiyah adalah salah satu kekhalifahan Islam yang berdiri pada tahun 909 M dan berpusat di Mesir setelah mendirikan kota Kairo.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah Dinasti Fatimiyah, termasuk proses berdirinya, pencapaian dalam bidang politik, ekonomi, dan budaya, serta faktor-faktor yang menyebabkan kejatuhannya.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder terkait Dinasti Fatimiyah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinasti Fatimiyah mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan al-Mu’izz li-Dinillah, terutama melalui pembangunan Masjid al-Azhar yang menjadi pusat keilmuan Islam hingga saat ini.
Namun, konflik internal, tekanan eksternal, dan krisis ekonomi menjadi penyebab utama kejatuhan mereka pada tahun 1171 M.
Warisan budaya dan intelektual Dinasti Fatimiyah, seperti toleransi agama dan pengembangan keilmuan, tetap relevan dalam perkembangan peradaban Islam modern.
Kesimpulannya, Dinasti Fatimiyah memberikan kontribusi signifikan terhadap sejarah Islam dan menjadi studi penting untuk memahami dinamika kekuasaan dan keberagaman dalam Islam.
Related Results
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
Perkembangan disiplin ilmu sejarah buat sekian lama memusatkan perbahasannya kepada falsafah “tiada dokumen, tiada sejarah” sebagai wadah merealisasikan matlamat sejarawan untuk me...
Bagaimana Sejarah Seharusnya Diajarkan?
Bagaimana Sejarah Seharusnya Diajarkan?
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin kompleksnya permasalahan dalam pembelajaransejarah yang tak kunjung menemukan cara yang tepat untuk menyelesaikannya. Salah satunyaadal...
Hubungan Antara Minat Guru Dengan Tahap Penggunaan Sejarah Dunia Dalam Pdpc Sejarah
Hubungan Antara Minat Guru Dengan Tahap Penggunaan Sejarah Dunia Dalam Pdpc Sejarah
Dalam usaha melaksanakan rancangan pendidikan negara, peranan guru adalah paling utama kerana mereka merupakan pelaksana secara langsung terhadap murid-murid. Dalam pada itu, minat...
TELAAH KONSEPTUAL PENDEKATAN KUANTITATIF DALAM SEJARAH
TELAAH KONSEPTUAL PENDEKATAN KUANTITATIF DALAM SEJARAH
Pendekatan sejarah menjelaskan dari segi mana kajian sejarah hendak dilakukan, dimensi mana yang diperhatikan, unsur-unsur mana yang diungkapkannya, dan lain sebagainya. Deskripsi ...
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...
Islamisasi Penulisan Sejarah: Survey Gagasan Hamka, Syed Naquib Al-Attas, dan Ahmad Mansur Suryanegara
Islamisasi Penulisan Sejarah: Survey Gagasan Hamka, Syed Naquib Al-Attas, dan Ahmad Mansur Suryanegara
<p>Semenjak ada usaha untuk menuliskan sejarah Indonesia setelah Indonesia merdeka sebagai upaya untuk mendefinisikan bentuk “Indonesia” sebagai sebagai sebuah bangsa dan kom...
HISTORIOGRAFI MASA KINI: MENGISI RUANG KOSONG
HISTORIOGRAFI MASA KINI: MENGISI RUANG KOSONG
The history of historical writing in Indonesia is interesting to observe. This is because the history of writing Indonesian history continues to experience development. One of the ...
GHAZAN KHAN : PEMBAHARU MUSLIM DARI MONGOL
GHAZAN KHAN : PEMBAHARU MUSLIM DARI MONGOL
Islam memiliki sejarah panjang dan variasi model penyebaran yang unik dan berliku. Jika dilihat dari perspektif Barat, maka Islam tidak lebih dari sebuah ajaran yang diperjuangkan ...

