Javascript must be enabled to continue!
Intervensi Menu Perbaikan Gizi Balita di Puskemas Bugel, Karawaci, Tangerang
View through CrossRef
Puskesmas Bugel merupakan salah satu puskesmas yang berkomitmen untuk menurunkan masalah gizi di wilayah kerjanya dengan menginisasi kerja sama dengan akademisi dan swasta dalam programnya. Tujuan kegiatan abdimas adalah memberikan intervensi menu bergizi yang terjangkau, dengan bahan makanan yang mudah diperoleh dan sesuai dengan standar WHO serta tinggi zat gizi untuk dapat memperbaiki masalah gizi balita pada kegiatan Pos Gizi. Metode pengabdian berupa intervensi menu yang terencana setiap hari selama 14 hari. Kegiatan dilakukan di pagi hari selama 2 jam meliputi penimbangan dan pengukuran, penyuluhan kandungan gizi menu, cuci tangan bersama dan balita makan bersama. Pihak yang terlibat adalah Puskesmas selaku mitra yang membutuhkan pendampingan intervensi menu; Akademisi selaku perancang menu yang sesuai dengan AKG 2019 dan standar WHO; dan Pihak Swasta, yaitu PT. Accelerating Action Center (AAC Consulting Group) selaku pengolah dan penyaji menu intervensi. Hasil menunjukkan menu intervensi memiliki rata-rata kecukupan protein yang tinggi (88% AKP 2019) dengan rata-rata densitas energi yang cukup tinggi (1,7 kkal/gram). Lebih dari 90% responden puas dengan menu intervensi. Menu intervensi berpotensi signifikan meningkatkan berat dan tinggi badan balita ketika diberikan dalam waktu yang lebih panjang. Diperlukan kerja sama dengan durasi minimal 3 bulan untuk mendapatkan hasil perbaikan gizi yang signifikan.
Lembaga Sistem Informasi Komputer dan Teknologi (SISFOKOMTEK)
Title: Intervensi Menu Perbaikan Gizi Balita di Puskemas Bugel, Karawaci, Tangerang
Description:
Puskesmas Bugel merupakan salah satu puskesmas yang berkomitmen untuk menurunkan masalah gizi di wilayah kerjanya dengan menginisasi kerja sama dengan akademisi dan swasta dalam programnya.
Tujuan kegiatan abdimas adalah memberikan intervensi menu bergizi yang terjangkau, dengan bahan makanan yang mudah diperoleh dan sesuai dengan standar WHO serta tinggi zat gizi untuk dapat memperbaiki masalah gizi balita pada kegiatan Pos Gizi.
Metode pengabdian berupa intervensi menu yang terencana setiap hari selama 14 hari.
Kegiatan dilakukan di pagi hari selama 2 jam meliputi penimbangan dan pengukuran, penyuluhan kandungan gizi menu, cuci tangan bersama dan balita makan bersama.
Pihak yang terlibat adalah Puskesmas selaku mitra yang membutuhkan pendampingan intervensi menu; Akademisi selaku perancang menu yang sesuai dengan AKG 2019 dan standar WHO; dan Pihak Swasta, yaitu PT.
Accelerating Action Center (AAC Consulting Group) selaku pengolah dan penyaji menu intervensi.
Hasil menunjukkan menu intervensi memiliki rata-rata kecukupan protein yang tinggi (88% AKP 2019) dengan rata-rata densitas energi yang cukup tinggi (1,7 kkal/gram).
Lebih dari 90% responden puas dengan menu intervensi.
Menu intervensi berpotensi signifikan meningkatkan berat dan tinggi badan balita ketika diberikan dalam waktu yang lebih panjang.
Diperlukan kerja sama dengan durasi minimal 3 bulan untuk mendapatkan hasil perbaikan gizi yang signifikan.
Related Results
Efektivitas Intervensi Demo Memasak dan Makan Bersama Menu Tinggi Protein terhadap Peningkatan Berat Badan Balita di Kecamatan Simokerto, Surabaya
Efektivitas Intervensi Demo Memasak dan Makan Bersama Menu Tinggi Protein terhadap Peningkatan Berat Badan Balita di Kecamatan Simokerto, Surabaya
Latar belakang: Berdasarkan data statistik yang dipaparkan oleh Badan Pusat Statistik Indonesia, terdapat 12.183 desa yang masih memiliki penduduk yang berstatus kekurangan gizi. J...
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA UMUR 1-3 TAHUN (Di Posyandu Jaan Desa Jaan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk)
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA UMUR 1-3 TAHUN (Di Posyandu Jaan Desa Jaan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk)
Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Kejadian gangguan gizi tidak hanya ditemukan pada keluarga yang berpenghasilan ku...
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Latar belakang: Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) pada Tahun 2018 prevalensi balita underweight di Kabupaten Way Kanan sebesar 19,57%. Kunjungan balita ke Posyand...
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Latar Belakang: Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2020, ...
Revitalisasi Posyandu Balita Nusa Indah dalam upaya peningkatan pengetahuan kader tentang gizi Balita di RW 5 Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang
Revitalisasi Posyandu Balita Nusa Indah dalam upaya peningkatan pengetahuan kader tentang gizi Balita di RW 5 Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang
Balita adalah masa yang membutuhkan perhatian ekstra baik bagi orang tua maupun bagi kesehatan. Perhatian harus diberikan pada pertumbuhan atau perkembangan, status gizi sampai pad...
GAMBARAN PENERAPAN SADAR GIZI, PENGETAHUAN GIZI IBU, DAN STATUS GIZI BALITA DI DESA KARASSING KECAMATAN HERLANG KABUPATEN BULUKUMBA
GAMBARAN PENERAPAN SADAR GIZI, PENGETAHUAN GIZI IBU, DAN STATUS GIZI BALITA DI DESA KARASSING KECAMATAN HERLANG KABUPATEN BULUKUMBA
Tingginya angka kematian anak merupakan ciri yang umum dijumpai di negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia. Salah satu penyebabnya yaitu kekurangan gizi. Berdasarka...
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
Penularan influenza pada Balita seringkali terjadi.Dampak yang yang paling dirasakan adalah sesak nafas, pilek, demam, kelelahan dan kelemahan sehingga balita berkurangaktifitasnya...
Pemberdayaan Menu Sebagai Upaya Pengentasan Gizi Buruk Dan Obesitas Balita Di Desa Catur, Kintamani, Bangli, Bali
Pemberdayaan Menu Sebagai Upaya Pengentasan Gizi Buruk Dan Obesitas Balita Di Desa Catur, Kintamani, Bangli, Bali
Pengabdian masyarakat prodi Gizi Universitas Dhyana Pura dilakukan di Desa Catur, Bangli Bali bertujuan sebagai upaya memberikan edukasi dan skill kepada masyarakat ibu asuh yang m...

