Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Representasi Identitas Androgini di Media Sosial

View through CrossRef
Di dalam masyarakat Indonesia, masih banyak terjadi kesalahpahaman mengenai konsep androgini. Androgini memiliki stereotipe homoseksual seperti Lesbi, Gay, Biseks dan Transgender (LGBT). Padahal konsep awal androgini adalah konsep kesetaraan gender antara femininitas dan maskulinitas. Berbagai pandangan pro dan kontra muncul di tengah masyarakat. Namun, saat ini banyak orang yang beridentitas androgini berani memvisualisasikan dirinya di media sosial terutama Instagram. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses representasi androgini di media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dan menggunakan metode penelitian fenomenologi. Subjek dari penelitian ini adalah tiga informan androgini. Sedangkan objek dari penelitian ini adalah perilaku androgini dalam merepresentasikan diri di media sosial Instagram. Data dikumpulkan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah androgini merepresentasikan diri di media sosial melalui tiga representasi. Pertama, representasi mental, di mana androgini bersikap acuh terhadap interaksi negatif di media sosial. Selanjutnya, representasi bahasa, di mana androgini memvisualisasikan dirinya dengan penggunaan bahasa yang biasa atau dengan menggunakan simbol-simbol tertentu. Terakhir yaitu representasi sosial, dengan adanya faktor dukungan sosial dari lingkungan sekitar, androgini berani memutuskan untuk terjun ke media sosial.
Title: Representasi Identitas Androgini di Media Sosial
Description:
Di dalam masyarakat Indonesia, masih banyak terjadi kesalahpahaman mengenai konsep androgini.
Androgini memiliki stereotipe homoseksual seperti Lesbi, Gay, Biseks dan Transgender (LGBT).
Padahal konsep awal androgini adalah konsep kesetaraan gender antara femininitas dan maskulinitas.
Berbagai pandangan pro dan kontra muncul di tengah masyarakat.
Namun, saat ini banyak orang yang beridentitas androgini berani memvisualisasikan dirinya di media sosial terutama Instagram.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses representasi androgini di media sosial Instagram.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dan menggunakan metode penelitian fenomenologi.
Subjek dari penelitian ini adalah tiga informan androgini.
Sedangkan objek dari penelitian ini adalah perilaku androgini dalam merepresentasikan diri di media sosial Instagram.
Data dikumpulkan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah androgini merepresentasikan diri di media sosial melalui tiga representasi.
Pertama, representasi mental, di mana androgini bersikap acuh terhadap interaksi negatif di media sosial.
Selanjutnya, representasi bahasa, di mana androgini memvisualisasikan dirinya dengan penggunaan bahasa yang biasa atau dengan menggunakan simbol-simbol tertentu.
Terakhir yaitu representasi sosial, dengan adanya faktor dukungan sosial dari lingkungan sekitar, androgini berani memutuskan untuk terjun ke media sosial.

Related Results

Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Artikel ini membahas politik identitas sebagai tindakan politis yang bertujuan untuk memajukan kepentingan kelompok berdasarkan kesamaan identitas atau karakteristik mereka. Politi...
Representasi Diri di Sosial Media: Antara Identitas Nyata dan Identitas Virtual
Representasi Diri di Sosial Media: Antara Identitas Nyata dan Identitas Virtual
Kemajuan teknologi digital telah mengubah cara individu membentuk dan merepresentasikan identitas diri, terutama melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinam...
Catatan dari Managing Editor
Catatan dari Managing Editor
Salam sejahtera, Tahun 2020 ini menandakan awal dari akhir sebuah dekade dimana terjadi berbagai perubahan sosial dan teknologi. Pertama, diketahui bahwa teknologi internet dan me...
Dampak Media Sosial Dikalangan Remaja
Dampak Media Sosial Dikalangan Remaja
Media sosial menjadi sangat identik dengan kehidupan remaja masa kini. Kehadiran media sosial sendiri telah mengubah gaya hidup remaja saat ini mulai dari pergaulan,gaya hidup dan...
Fase Pembentukan Perubahan Seksual Tokoh Utama Film Serial TV Transit Girls Karya Masato Maeda
Fase Pembentukan Perubahan Seksual Tokoh Utama Film Serial TV Transit Girls Karya Masato Maeda
Orientasi seksual kaum homoseksual yang berbeda dari kelompok heterogen memicu problematika identitas dalam dirinya dan dalam relasi sosial. Proses yang dilalui oleh pelaku homosek...
Peran Media Sosial Dalam Pertukaran Sosial Remaja Di Media Sosial
Peran Media Sosial Dalam Pertukaran Sosial Remaja Di Media Sosial
Dalam perkembangan media sosial ini telah membawa banyak perubahan yang begitu signifikan terhadap cara remaja dalam berinteraksi serta bertukar informasi pada era digital saat ini...
Pemanfaatan Media Sosial Dalam Pemasaran Sosial Bagi Remaja
Pemanfaatan Media Sosial Dalam Pemasaran Sosial Bagi Remaja
Adolescent face very vulnerable period of transition from childhood to adulthood. Because adolescents do not have enough knowledge and awareness to get through this transition, ado...
Rekonstruksi Identitas Sosial Kebudayaan di Perkotaan
Rekonstruksi Identitas Sosial Kebudayaan di Perkotaan
Identitas suatu tempat pada hakikatnya dapat diubah dan dibentuk. Kondisi seperti ini dapat dimungkinkan sebagai bentuk upaya untuk mengakomodir perubahan keseharian yang terjadi y...

Back to Top