Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PROBLEMATIKA TANDHE TELLOK DALAM SISTEM PERKAWINAN DI MADURA

View through CrossRef
Abstrak              Larangan melangsungkan pernikahan menurut hukum adat Tandhe Tellok yang masih diyakini di masyarakat Dusun,tengger Desa,Polagan Kec,Galis Pamekasan Madura,yang mana merupakan tradisi turun temurun dari para leluhur masyarakat Dusun,Tengger.yang mana dalam hukum adat tersebut melarang melangsungkan pernikahan apabila hari lahir si laki-laki hari senin dan hari lahir si wanita hari rabu maka menurut hukum adat Tandhe Tellok tidah bisa dilangsungkan,intinya hari lahir kedua mempelai tidak boleh bertanda tida seperti hari senin dan rabu,rabu dan jumat,jumat dan minggu dan seterusnya, hari lahir dihitung dari hari lahir si laki-laki karena laki-laki di madura khususnya masyarakat Dusun,Tengger di yakini sebagai pelindung dan sekaligus penuntun bagi wanitanya maka dari itu hari lahir dihitung mulai dari si laki-laki.akibat apabila tetap melangsungkan pernikahan meski bertentangan dengan hukum adat Tandhe Tellok maka di percaya akan mendapatkan bala musibah.meskipun hukum adat tersebut bertentangan dengan agama islam karena sudah mempercayai terhadap hal-hal tersebut,akan tetapi masyarakat Dusun,Tengger masih meyakini hukum adat tersebut sebagai bentuk warisan dari leluhurnya dan apabila tidak mengikuti aturan hukum adat tersebut apabila terjadi hal-hal buruk maka masyarakat setempat akan menghubungkan dengan kejadian tersebut dan dampaknya bisa jadi bahan pembicaraan dan bahan gosipan.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu dengan Teknik pengumpulan data dari hasil wawancara ,dan juga observasi lokasi penelitian yaitu di Dusun,Tengger Desa,Polahan Kec,Galis Pamekasan Madura. Obyek penelitian ini adalah dilarangnya melakukan pernikahan yang bertentangan dengan hukum adat Tandhe Tellok,dalam penelitian pemantapan dan kebenaran informasi dicapai dengan cara mengunakan Teknik triangulasi metode, triangulasi metode dilakukan dengan cara membandingkan wawancara terstuktur dan mendalam dan juga membandingkan dengan hasil pencatatan dan dokumen.Kata Kunci: Tandhe Tellok, Perkawinan, Madura
Title: PROBLEMATIKA TANDHE TELLOK DALAM SISTEM PERKAWINAN DI MADURA
Description:
Abstrak              Larangan melangsungkan pernikahan menurut hukum adat Tandhe Tellok yang masih diyakini di masyarakat Dusun,tengger Desa,Polagan Kec,Galis Pamekasan Madura,yang mana merupakan tradisi turun temurun dari para leluhur masyarakat Dusun,Tengger.
yang mana dalam hukum adat tersebut melarang melangsungkan pernikahan apabila hari lahir si laki-laki hari senin dan hari lahir si wanita hari rabu maka menurut hukum adat Tandhe Tellok tidah bisa dilangsungkan,intinya hari lahir kedua mempelai tidak boleh bertanda tida seperti hari senin dan rabu,rabu dan jumat,jumat dan minggu dan seterusnya, hari lahir dihitung dari hari lahir si laki-laki karena laki-laki di madura khususnya masyarakat Dusun,Tengger di yakini sebagai pelindung dan sekaligus penuntun bagi wanitanya maka dari itu hari lahir dihitung mulai dari si laki-laki.
akibat apabila tetap melangsungkan pernikahan meski bertentangan dengan hukum adat Tandhe Tellok maka di percaya akan mendapatkan bala musibah.
meskipun hukum adat tersebut bertentangan dengan agama islam karena sudah mempercayai terhadap hal-hal tersebut,akan tetapi masyarakat Dusun,Tengger masih meyakini hukum adat tersebut sebagai bentuk warisan dari leluhurnya dan apabila tidak mengikuti aturan hukum adat tersebut apabila terjadi hal-hal buruk maka masyarakat setempat akan menghubungkan dengan kejadian tersebut dan dampaknya bisa jadi bahan pembicaraan dan bahan gosipan.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu dengan Teknik pengumpulan data dari hasil wawancara ,dan juga observasi lokasi penelitian yaitu di Dusun,Tengger Desa,Polahan Kec,Galis Pamekasan Madura.
Obyek penelitian ini adalah dilarangnya melakukan pernikahan yang bertentangan dengan hukum adat Tandhe Tellok,dalam penelitian pemantapan dan kebenaran informasi dicapai dengan cara mengunakan Teknik triangulasi metode, triangulasi metode dilakukan dengan cara membandingkan wawancara terstuktur dan mendalam dan juga membandingkan dengan hasil pencatatan dan dokumen.
Kata Kunci: Tandhe Tellok, Perkawinan, Madura.

Related Results

Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami bagaimana sistem perkawinan nasional di Indonesia dan Thailand, (2) Latar belakang pemberlakuan hukum perkawinan Islam di Indonesia dan ...
Tinjauan Yuridis Terhadap Hak Waris Anak Luar Kawin Dengan Ayah Biologisnya Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010
Tinjauan Yuridis Terhadap Hak Waris Anak Luar Kawin Dengan Ayah Biologisnya Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010
Perkawinan adalah sebuah perilaku makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, agar kehidupan manusia dapat berkembang. Sistem perkawinan dan aturannya yang berlaku pada suatu masyarakat a...
Akta Penegasan Perjanjian Perkawinan Kaitannya dengan Pemenuhan Prinsip Publisitas
Akta Penegasan Perjanjian Perkawinan Kaitannya dengan Pemenuhan Prinsip Publisitas
In the Marriage Agreement to bind the third party, then the marriage agreement must meet the principle of publicity, that is, by registered or recorded. Registration of marriage ag...
Aplikasi Kamus Bahasa Madura Berbasis Web
Aplikasi Kamus Bahasa Madura Berbasis Web
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki banyak keanekaragaman budaya, salah satu keragamannya adalah bahasa yang berbeda di setiap wilayah. Bahasa Madura adalah salah satu b...
Handwritten Image Segmentation Carakan Madura Based Projection And Connected Component Labeling
Handwritten Image Segmentation Carakan Madura Based Projection And Connected Component Labeling
At the time the Carakan Madura is currently found on sign of street names in the Madura region. It is also found in the historical sites and museum. However, many people do not und...
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP HAK WARIS ANAK HASIL PERKAWINAN SIRI
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP HAK WARIS ANAK HASIL PERKAWINAN SIRI
Masyarakat Indonesia mengenal istilah perkawinan siri sebagai perkawinan yang sah secara hukum Islam tetapi  tidak dicatatkan di KUA (Kantor Urusan Agama), sehingga   keabsahan   d...
PERKAWINAN BEDA AGAMA
PERKAWINAN BEDA AGAMA
Perkawinan bertujuan untuk membina keluarga sakinah mawaddah dan rahmah. Dalam usaha mewujudkan tujuan tersebut, Islam menawarkan keserasian antara pasangan, yakni sepadan baik dal...
Perkawinan Beda Agama
Perkawinan Beda Agama
Perkawinan bertujuan untuk membina keluarga sakinah mawaddah dan rahmah. Dalam usaha mewujudkan tujuan tersebut, Islam menawarkan keserasian antara pasangan, yakni sepadan baik dal...

Back to Top