Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Remaja, Media Sosial, dan Cyberbullying: Kajian Literatur

View through CrossRef
Social media and teenagers are interrelated and almost inseparable. Since the pandemic, the level of mobile phone usage has increased because learning activities and social interactions have moved online. So, the use of social media among teenagers has also increased. On the other hand, social media plays an important role in supporting social interaction between them. However, being active on social media makes you vulnerable to cyberbullying. Cyberbullying is a form of bullying behavior carried out using information technology, such as the internet and mobile phones. Activities in cyberspace lead to a higher risk of cyberbullying because social boundaries in cyberspace are considered looser than in the real world, so that the perpetrators feel more courageous and think they do not need to take responsibility for their actions. Cyberbullying can have an impact on the psychological and social conditions of teenagers. The role of parents and teachers is needed as a protective factor so that teenagers avoid cyberbullying, both as perpetrators and victims. Abstrak Media sosial dan remaja merupakan dua hal yang saling berkaitan dan hampir tidak dapat terpisahkan. Semenjak pandemi melanda, tingkat penggunaan gawai pun meningkat lantaran aktivitas belajar maupun interaksi sosial berpindah ke dunia maya. Seiring dengan hal tersebut, penggunaan media sosial di kalangan remaja pun ikut meningkat. Di satu sisi, media sosial berperan penting dalam menunjang interaksi sosial tetap berlangsung. Akan tetapi, beraktivitas di media sosial rentan mengalami cyberbullying. Cyberbullying merupakan bentuk perilaku perundungan yang dilakukan menggunakan teknologi informasi, seperti internet dan gawai. Cyberbullying ditandai dengan adanya perilaku yang sengaja ditujukan untuk menyakiti dan dilakukan berulang-ulang, Aktivitas di dunia maya menyebabkan resiko cyberbullying lebih tinggi sebab batasan sosial di dunia maya dianggap lebhi longgar dibandingkan di dunia nyata sehingga pelaku merasa lebih berani dan menganggap tidak perlu mempertanggungjawabkan perbuatannya. Cyberbullying dapat berdampak pada kondisi psikologis dan sosial remaja. Peran orang tua dan guru sangat diperlukan sebagai faktor protektif agar remaja terhindar dari cyberbullying, baik sebagai perilaku maupun korban.
Title: Remaja, Media Sosial, dan Cyberbullying: Kajian Literatur
Description:
Social media and teenagers are interrelated and almost inseparable.
Since the pandemic, the level of mobile phone usage has increased because learning activities and social interactions have moved online.
So, the use of social media among teenagers has also increased.
On the other hand, social media plays an important role in supporting social interaction between them.
However, being active on social media makes you vulnerable to cyberbullying.
Cyberbullying is a form of bullying behavior carried out using information technology, such as the internet and mobile phones.
Activities in cyberspace lead to a higher risk of cyberbullying because social boundaries in cyberspace are considered looser than in the real world, so that the perpetrators feel more courageous and think they do not need to take responsibility for their actions.
Cyberbullying can have an impact on the psychological and social conditions of teenagers.
The role of parents and teachers is needed as a protective factor so that teenagers avoid cyberbullying, both as perpetrators and victims.
Abstrak Media sosial dan remaja merupakan dua hal yang saling berkaitan dan hampir tidak dapat terpisahkan.
Semenjak pandemi melanda, tingkat penggunaan gawai pun meningkat lantaran aktivitas belajar maupun interaksi sosial berpindah ke dunia maya.
Seiring dengan hal tersebut, penggunaan media sosial di kalangan remaja pun ikut meningkat.
Di satu sisi, media sosial berperan penting dalam menunjang interaksi sosial tetap berlangsung.
Akan tetapi, beraktivitas di media sosial rentan mengalami cyberbullying.
Cyberbullying merupakan bentuk perilaku perundungan yang dilakukan menggunakan teknologi informasi, seperti internet dan gawai.
Cyberbullying ditandai dengan adanya perilaku yang sengaja ditujukan untuk menyakiti dan dilakukan berulang-ulang, Aktivitas di dunia maya menyebabkan resiko cyberbullying lebih tinggi sebab batasan sosial di dunia maya dianggap lebhi longgar dibandingkan di dunia nyata sehingga pelaku merasa lebih berani dan menganggap tidak perlu mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Cyberbullying dapat berdampak pada kondisi psikologis dan sosial remaja.
Peran orang tua dan guru sangat diperlukan sebagai faktor protektif agar remaja terhindar dari cyberbullying, baik sebagai perilaku maupun korban.

Related Results

Empati dan Cyberbullying pada Remaja Pengguna Media Sosial: Sebuah Kajian Literatur
Empati dan Cyberbullying pada Remaja Pengguna Media Sosial: Sebuah Kajian Literatur
The many emerging social media features and easy access when using them have made the younger generation interested in using social media. However, excessive use of social media or...
School Staff's Perceptions and Attitudes towards Cyberbullying
School Staff's Perceptions and Attitudes towards Cyberbullying
<p>Parallel with the spread of technology use, cyberbullying has become a serious problem in schools, particularly those in developed countries where most young people have r...
Moderasi Anonimitas dalam Pengaruh Celebrity Worship terhadap Cyberbullying NCTzen
Moderasi Anonimitas dalam Pengaruh Celebrity Worship terhadap Cyberbullying NCTzen
Abstract. Cyberbullying behavior has become a prevalent phenomenon within K-pop fandom communities, often influenced by the intensity of attachment to celebrities and the presence ...
Fenomena Cyberbullying di Media Sosial TikTok
Fenomena Cyberbullying di Media Sosial TikTok
TikTok is a social media platform that creates 15-60 second videos with various music features, filters, stickers, and other creative effects. The existence of the Tiktok social ne...
Teori framing dan media sosial: analisis kontroversi cyberbullying terhadap Jang Won-Young
Teori framing dan media sosial: analisis kontroversi cyberbullying terhadap Jang Won-Young
Teori framing dan media sosial: analisis kontroversi cyberbullying terhadap Jang Won-YoungAbstrakPenelitian ini menggali fenomena cyberbullying yang menimpa Jang Won-young, seorang...
Peran Media Sosial Dalam Pertukaran Sosial Remaja Di Media Sosial
Peran Media Sosial Dalam Pertukaran Sosial Remaja Di Media Sosial
Dalam perkembangan media sosial ini telah membawa banyak perubahan yang begitu signifikan terhadap cara remaja dalam berinteraksi serta bertukar informasi pada era digital saat ini...
Pemanfaatan Media Sosial Dalam Pemasaran Sosial Bagi Remaja
Pemanfaatan Media Sosial Dalam Pemasaran Sosial Bagi Remaja
Adolescent face very vulnerable period of transition from childhood to adulthood. Because adolescents do not have enough knowledge and awareness to get through this transition, ado...
Dampak Media Sosial Dikalangan Remaja
Dampak Media Sosial Dikalangan Remaja
Media sosial menjadi sangat identik dengan kehidupan remaja masa kini. Kehadiran media sosial sendiri telah mengubah gaya hidup remaja saat ini mulai dari pergaulan,gaya hidup dan...

Back to Top