Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Perilaku Vaginal Hygiene dan Kejadian Leukorea Pada Remaja

View through CrossRef
Leukorrhea is an occurrence that occurs in women, where the fluid discharge occurs from the vagina, does not feel itching and does not smell, on the contrary that is a concern when leukorrhea smells, and itches for that reason to avoid abnormal leukorrhea is important for teenagers to carry out proper vaginal hygiene. The purpose of this study is to find out the relationship between vaginal hygiene behaviour and the occurrence of leukorrhea in teenagers. Research method is the descriptive correlation using the Cross Sectional approach. Sampling was carried out purposive sampling with a total sample of 199 respondents. The results of the study showed vaginal hygiene behaviour of 199 respondents there were as many as 164 respondents (82.4%) in the good category and 35 respondents (17.6%) with the bad category, for the incidence of leukorrhea as much as 178 respondent (89.4%) on the normal category and 21 respondents (10.6%) at the abnormal category. There's a connection between vaginal hygiene behaviour and the occurrence of leukorrhea in teenagers, with a p-value of 0.020 < 0.05. The recommendation for teenagers to maintain good vaginal behavior and for the following researchers it is recommended to study the factors of knowledge, attitudes, daily activities Lekorea merupakan suatu kejadian yang terjadi pada wanita, dimana terjadinya pengeluaran cairan dari vagina berwarna bening, tidak terasa gatal dan tidak berbau, sebaliknya yang menjadi perhatian bila leukorea berbau, dan terasa gatal oleh sebab itu untuk menghindari leukorea yang tidak normal penting bagi remaja untuk melakukan vaginal hygiene yang benar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perilaku vaginal hygiene dengan kejadian leukorea pada mahasiswi. Metode penelitian yaitu deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional. Pengambilan sampel dilakukan purposive sampling dengan jumlah sampel 199 responden. Hasil penelitian didapati perilaku vaginal hygiene dari 199 responden terdapat sebanyak 164 responden (82,4%) pada kategori baik dan 35 reponden (17,6%) dengan kategori buruk, untuk kejadian leukorea sebanyak 178 responden (89,4%) pada kategori normal dan 21 responden (10,6%) pada kategori tidak normal. Ada hubungan antara perilaku vaginal hygiene dengan kejadian leukorea pada remaja, dengan nilai p-value 0,020 < 0.05. Rekomendasi bagi remaja tetap mempertahankan perilaku vaginal yang baik dan untuk peneliti berikut disarankan untuk meneliti faktor pengetahuan, sikap, aktivitas sehari-hari.
Klabat Journal of Nursing, Universitas Klabat
Title: Hubungan Perilaku Vaginal Hygiene dan Kejadian Leukorea Pada Remaja
Description:
Leukorrhea is an occurrence that occurs in women, where the fluid discharge occurs from the vagina, does not feel itching and does not smell, on the contrary that is a concern when leukorrhea smells, and itches for that reason to avoid abnormal leukorrhea is important for teenagers to carry out proper vaginal hygiene.
The purpose of this study is to find out the relationship between vaginal hygiene behaviour and the occurrence of leukorrhea in teenagers.
Research method is the descriptive correlation using the Cross Sectional approach.
Sampling was carried out purposive sampling with a total sample of 199 respondents.
The results of the study showed vaginal hygiene behaviour of 199 respondents there were as many as 164 respondents (82.
4%) in the good category and 35 respondents (17.
6%) with the bad category, for the incidence of leukorrhea as much as 178 respondent (89.
4%) on the normal category and 21 respondents (10.
6%) at the abnormal category.
There's a connection between vaginal hygiene behaviour and the occurrence of leukorrhea in teenagers, with a p-value of 0.
020 < 0.
05.
The recommendation for teenagers to maintain good vaginal behavior and for the following researchers it is recommended to study the factors of knowledge, attitudes, daily activities Lekorea merupakan suatu kejadian yang terjadi pada wanita, dimana terjadinya pengeluaran cairan dari vagina berwarna bening, tidak terasa gatal dan tidak berbau, sebaliknya yang menjadi perhatian bila leukorea berbau, dan terasa gatal oleh sebab itu untuk menghindari leukorea yang tidak normal penting bagi remaja untuk melakukan vaginal hygiene yang benar.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perilaku vaginal hygiene dengan kejadian leukorea pada mahasiswi.
Metode penelitian yaitu deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional.
Pengambilan sampel dilakukan purposive sampling dengan jumlah sampel 199 responden.
Hasil penelitian didapati perilaku vaginal hygiene dari 199 responden terdapat sebanyak 164 responden (82,4%) pada kategori baik dan 35 reponden (17,6%) dengan kategori buruk, untuk kejadian leukorea sebanyak 178 responden (89,4%) pada kategori normal dan 21 responden (10,6%) pada kategori tidak normal.
Ada hubungan antara perilaku vaginal hygiene dengan kejadian leukorea pada remaja, dengan nilai p-value 0,020 < 0.
05.
Rekomendasi bagi remaja tetap mempertahankan perilaku vaginal yang baik dan untuk peneliti berikut disarankan untuk meneliti faktor pengetahuan, sikap, aktivitas sehari-hari.

Related Results

Hubungan antara Lama Pemakaian KB IUD dengan Kejadian Leukorea di Puskesmas Batunyala Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah
Hubungan antara Lama Pemakaian KB IUD dengan Kejadian Leukorea di Puskesmas Batunyala Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah
IUD merupakan suatu benda kecil yang terbuat dari plastik yang lentur, mempunyai lilitan tembaga  atau mengandung hormon yang dimasukkan ke dalam vagina dan mempunyai benang. Pada ...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Faktor Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan yang Mempengaruhi Kejadian Skabies
Faktor Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan yang Mempengaruhi Kejadian Skabies
Skabies merupakan gangguan kulit akibat dari paparan parasit Sarcoptes scabiei. Untuk menjelaskan faktor personal hygiene dan sanitasi lingkungan yang menyebabkan kejadian skabies ...
Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Kabupaten Majene
Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Kabupaten Majene
Anemia merupakan kelainan gizi yang paling sering ditemukan di dunia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang bersifat epidemik. Salah satu golongan yang rawan terkena anemia ...
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
PELATIHAN BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA TERHADAP MANAJEMEN KEUANGAN
Menurut UU No. 22 Tahun 1997, Narkotika adalah “zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau ...
Peran Edukasi Remaja dalam Pencegahan Stunting
Peran Edukasi Remaja dalam Pencegahan Stunting
Pendahuluan : Program Generasi Berencana (GenRe) menjadi salah satu program yang dituntut untuk melakukan penyesuaian karena target Group dari program ini adalah remaja yang tidak ...

Back to Top