Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Estimasi Kebutuhan Bandwidth Internet di Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe

View through CrossRef
Bandwidth internet merupakan salah satu parameter utama yang menjadi ukuran oleh pengguna dalam mengakses jaringan internet. Bandwidth yang bagus akan membuat pengguna nyaman dalam mengakses situs-situs yang dikunjunginya. Oleh karena itu, penentuan kebutuhan bandwidth pengguna internet harus tepat. Pada penelitian ini dilakukan estimasi kebutuhan bandwidth internet di Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe. Kebutuhan bandwidth dihitung untuk kondisi normal dan kondisi saat terjadi bencana. Penghitungan bandwidth, untuk kondisi normal, hanya untuk aktifitas di gedung utama dan gedung bengkel Jurusan Teknik Elektro. Pengguna internet berasal dari staf dosen, pejabat jurusan, staf PLP/Teknisi, staf administrasi, dan mahasiswa yang aktif mengakses internet di dua gedung tersebut. Perkiraan jumlah pengguna internet maksimum adalah 103 pengguna dengan asumsi 1 pengguna menggunakan 1 workstation. Kategori bandwidth per pengguna aktif dikelompokkan menjadi 3 kategori, yaitu kategori bandwidth rendah, sedang, dan tinggi, dengan kebutuhan bandwidth 80-100 Kbps kategori rendah, 100-250 Kbps kategori sedang, dan 250-500 Kbps kategori tinggi. Pada saat semua pengguna mengakses internet secara bersamaan, atau disebut dengan beban puncak, hasil penghitungan kebutuhan bandwidth rata-rata adalah 27 Mbps. Pada saat jam belajar berlangsung, sementara ada dosen dan mahasiswa mengakses video streaming, maka kebutuhan bandwidth rata-rata adalah 22 Mbps. Jika tidak ada dosen dan mahasiswa yang mengakses video streaming pada saat jam belajar, maka kebutuhan bandwidth rata-rata adalah 8,5 Mbps. Realita yang terjadi di lapangan adalah akses internet tidak terjadi secara bersamaan. Kebutuhan bandwidth rata-rata yang ditawarkan pada kondisi ini adalah 3 Mbps. Adapun kebutuhan bandwidth saat terjadi bencana adalah 300 Kbps.
Title: Estimasi Kebutuhan Bandwidth Internet di Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe
Description:
Bandwidth internet merupakan salah satu parameter utama yang menjadi ukuran oleh pengguna dalam mengakses jaringan internet.
Bandwidth yang bagus akan membuat pengguna nyaman dalam mengakses situs-situs yang dikunjunginya.
Oleh karena itu, penentuan kebutuhan bandwidth pengguna internet harus tepat.
Pada penelitian ini dilakukan estimasi kebutuhan bandwidth internet di Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe.
Kebutuhan bandwidth dihitung untuk kondisi normal dan kondisi saat terjadi bencana.
Penghitungan bandwidth, untuk kondisi normal, hanya untuk aktifitas di gedung utama dan gedung bengkel Jurusan Teknik Elektro.
Pengguna internet berasal dari staf dosen, pejabat jurusan, staf PLP/Teknisi, staf administrasi, dan mahasiswa yang aktif mengakses internet di dua gedung tersebut.
Perkiraan jumlah pengguna internet maksimum adalah 103 pengguna dengan asumsi 1 pengguna menggunakan 1 workstation.
Kategori bandwidth per pengguna aktif dikelompokkan menjadi 3 kategori, yaitu kategori bandwidth rendah, sedang, dan tinggi, dengan kebutuhan bandwidth 80-100 Kbps kategori rendah, 100-250 Kbps kategori sedang, dan 250-500 Kbps kategori tinggi.
Pada saat semua pengguna mengakses internet secara bersamaan, atau disebut dengan beban puncak, hasil penghitungan kebutuhan bandwidth rata-rata adalah 27 Mbps.
Pada saat jam belajar berlangsung, sementara ada dosen dan mahasiswa mengakses video streaming, maka kebutuhan bandwidth rata-rata adalah 22 Mbps.
Jika tidak ada dosen dan mahasiswa yang mengakses video streaming pada saat jam belajar, maka kebutuhan bandwidth rata-rata adalah 8,5 Mbps.
Realita yang terjadi di lapangan adalah akses internet tidak terjadi secara bersamaan.
Kebutuhan bandwidth rata-rata yang ditawarkan pada kondisi ini adalah 3 Mbps.
Adapun kebutuhan bandwidth saat terjadi bencana adalah 300 Kbps.

Related Results

The Geography of Cyberspace
The Geography of Cyberspace
The Virtual and the Physical The structure of virtual space is a product of the Internet’s geography and technology. Debates around the nature of the virtual — culture, s...
ANALISIS QUALITY OF SERVICE SISTEM MANAJEMEN BANDWIDTH PADA JARINGAN LABORATORIUM TEKNIK INFORMATIKA ITN MALANG
ANALISIS QUALITY OF SERVICE SISTEM MANAJEMEN BANDWIDTH PADA JARINGAN LABORATORIUM TEKNIK INFORMATIKA ITN MALANG
Kecepatan internet memiliki dua hal yaitu kecepatan upload dan download, dua hal tersebut merupakan faktor penting dalam mengakses data dan informasi. Terdapat banyak hal yang bisa...
Exact and Approximate Digraph Bandwidth
Exact and Approximate Digraph Bandwidth
Abstract Note: Please see pdf for full abstract with equations. In this paper, we introduce a directed variant of the classical BANDWIDTH problem and study it from the view...
RELEVANSI KURIKULUM EKONOMI SYARIAH IAIN LHOKSEUMAWE TERHADAP SUMBER DAYA MANUSIA PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH
RELEVANSI KURIKULUM EKONOMI SYARIAH IAIN LHOKSEUMAWE TERHADAP SUMBER DAYA MANUSIA PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH
This study aims to explain the relevance of the syariah economic curriculum that is applied to the Islamic economics department of the Islamic economics and business faculty of IAI...
Link-Based Signalized Arterial Progression Optimization with Practical Travel Speed
Link-Based Signalized Arterial Progression Optimization with Practical Travel Speed
Bandwidth is defined as the maximum amount of green time for a designated movement as it passes through an arterial. In most previous studies, bandwidth has been referred to arteri...
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha pada Siswa SMK
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha pada Siswa SMK
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh faktor intrinsik secara parsial terhadap minat berwirausaha siswa kelas XII jurusan tata boga di SMK Negeri 3 ...
Pemodelan Faktor Risiko Penyakit Tuberkulosis di Kota Lhokseumawe
Pemodelan Faktor Risiko Penyakit Tuberkulosis di Kota Lhokseumawe
Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan yang sampai sekarang menjadi penyaki...

Back to Top