Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PROFIL PENYAKIT DIFTERI, PENGETAHUAN, USIA, DAN RIWAYAT IMUNISASI PADA MASYARAKAT

View through CrossRef
ABSTRAKKasus difteri pada tahun 2018 kembali lagi ditemukan di Kabupaten Cianjur. Kejadian difteri tersebut dianggap suatu kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) karena ditemukan sejumlah masyarakat  yang terkena difteri. Namun belum diketahui profil masyakarat  yang dinyatakan difetri dan profil demografi yang meliputi pengetahuan dan usia serta riwayat imunisasi masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui profil penyakit difteri, pengetahuan, usia, dan riwayat imunisasi pada masyarakat di RT 09/02 Kampung Cipatat, Kabupten Cianjur. Metode penelitian yang digunakan survei deskriptif. Besaran populasi 40 responden dengan teknik sampling menggunakan Total sampling. Hasil penelitian ini berdasarkan Analisis Univariat menunjukkan bahwa dari 40 responden ditemukan sebanyak 6 (15,0%) responden mengalami kejadian difteri, sebanyak 28 (70,0%) responden berpengetahuan  cukup, sebanyak 35 (87,5%) responden kartegori usia dewasa tengah, dan sebanyak dan 25 (62,5%) responden tidak mendapatkan imunisasi.  Simpulan: Profil kejadian difteri sebanyak 6 (15,0%) responden, Profil pengetahuan masyarakat sebanyak 28 (70,0%) responden berpengetahuan  cukup, dan Profil usia masyarakat sebanyak 35 (87,5%) responden kartegori usia dewasa tengah, dan 25 (62,5%) responden tidak mendapatkan imunisasi. Saran, hasil penelitian ini diharapkan dilakukan uji lanjut untuk mendapatkan faktor penyebab terjadinya difteri terutama pada masyarakat Desa Sukamulya agar kejadian difteri pada masyarakat dapat tereliminasi.Kata kunci: difteri, pengetahuan, status imunisasi, usia.        PROFILE OF DISEASE, KNOWLEDGE, AGE, AND IMMUNIZATION HISTORY IN COMMUNITIES Abstrack Diphtheria cases in 2018 were again found in Cianjur Regency. The diphtheria incident is considered a case of Extraordinary Events (KLB) because it was found a number of people affected by diphtheria. However, it is not yet known which profiles of people are stated as diffetrices and demographic profiles which include knowledge and age and the history of community immunization. The purpose of this study was to determine the profile of diphtheria and demographic disease and the history of community immunization in RT 09/02 Cipatat Village, Cianjur Regency. The research method used is descriptive survey. The population size of 40 respondents using a total sampling technique. The results of this study based on Univariate Analysis showed that out of 40 respondents found as many as 6 (15.0%) respondents experienced diphtheria events, as many as 28 (70.0%) respondents were knowledgeable enough, as many as 35 (87.5%) middle-aged middle-aged respondents in the middle category , and as many as 25 (62.5%) respondents did not get immunizations. Conclusions: Profile of diphtheria events were 6 (15.0%) respondents, community knowledge profiles were 28 (70.0%) respondents were well-informed, and community age profiles were 35 (87.5%) middle age adult respondents, and 25 (62.5%) respondents did not get immunizations. Suggestions, the results of this study are expected to be carried out further tests to get the factors causing diphtheria, especially in the community of Sukamulya Village so that the incidence of diphtheria in the community can be eliminated. Keywords: diphtheria, knowledge, immunization status, age.
Title: PROFIL PENYAKIT DIFTERI, PENGETAHUAN, USIA, DAN RIWAYAT IMUNISASI PADA MASYARAKAT
Description:
ABSTRAKKasus difteri pada tahun 2018 kembali lagi ditemukan di Kabupaten Cianjur.
Kejadian difteri tersebut dianggap suatu kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) karena ditemukan sejumlah masyarakat  yang terkena difteri.
Namun belum diketahui profil masyakarat  yang dinyatakan difetri dan profil demografi yang meliputi pengetahuan dan usia serta riwayat imunisasi masyarakat.
Tujuan penelitian untuk mengetahui profil penyakit difteri, pengetahuan, usia, dan riwayat imunisasi pada masyarakat di RT 09/02 Kampung Cipatat, Kabupten Cianjur.
Metode penelitian yang digunakan survei deskriptif.
Besaran populasi 40 responden dengan teknik sampling menggunakan Total sampling.
Hasil penelitian ini berdasarkan Analisis Univariat menunjukkan bahwa dari 40 responden ditemukan sebanyak 6 (15,0%) responden mengalami kejadian difteri, sebanyak 28 (70,0%) responden berpengetahuan  cukup, sebanyak 35 (87,5%) responden kartegori usia dewasa tengah, dan sebanyak dan 25 (62,5%) responden tidak mendapatkan imunisasi.
 Simpulan: Profil kejadian difteri sebanyak 6 (15,0%) responden, Profil pengetahuan masyarakat sebanyak 28 (70,0%) responden berpengetahuan  cukup, dan Profil usia masyarakat sebanyak 35 (87,5%) responden kartegori usia dewasa tengah, dan 25 (62,5%) responden tidak mendapatkan imunisasi.
Saran, hasil penelitian ini diharapkan dilakukan uji lanjut untuk mendapatkan faktor penyebab terjadinya difteri terutama pada masyarakat Desa Sukamulya agar kejadian difteri pada masyarakat dapat tereliminasi.
Kata kunci: difteri, pengetahuan, status imunisasi, usia.
        PROFILE OF DISEASE, KNOWLEDGE, AGE, AND IMMUNIZATION HISTORY IN COMMUNITIES Abstrack Diphtheria cases in 2018 were again found in Cianjur Regency.
The diphtheria incident is considered a case of Extraordinary Events (KLB) because it was found a number of people affected by diphtheria.
However, it is not yet known which profiles of people are stated as diffetrices and demographic profiles which include knowledge and age and the history of community immunization.
The purpose of this study was to determine the profile of diphtheria and demographic disease and the history of community immunization in RT 09/02 Cipatat Village, Cianjur Regency.
The research method used is descriptive survey.
The population size of 40 respondents using a total sampling technique.
The results of this study based on Univariate Analysis showed that out of 40 respondents found as many as 6 (15.
0%) respondents experienced diphtheria events, as many as 28 (70.
0%) respondents were knowledgeable enough, as many as 35 (87.
5%) middle-aged middle-aged respondents in the middle category , and as many as 25 (62.
5%) respondents did not get immunizations.
Conclusions: Profile of diphtheria events were 6 (15.
0%) respondents, community knowledge profiles were 28 (70.
0%) respondents were well-informed, and community age profiles were 35 (87.
5%) middle age adult respondents, and 25 (62.
5%) respondents did not get immunizations.
Suggestions, the results of this study are expected to be carried out further tests to get the factors causing diphtheria, especially in the community of Sukamulya Village so that the incidence of diphtheria in the community can be eliminated.
 Keywords: diphtheria, knowledge, immunization status, age.

Related Results

PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA IMUNISASI
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA IMUNISASI
Latar belakang kegiatan ini adalah menurunnya cakupan imunisasi pada bayi dan balita akibat kekhawatiran orang tua terhadap risiko penularan penyakit dan kurangnya pemahaman tentan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGEMBANGAN DIAGNOSTIK LABORATORIUM UNTUK MENINGKATKAN PENATALAKSANAAN DAN PENGENDALIAN DIFTERI
PENGEMBANGAN DIAGNOSTIK LABORATORIUM UNTUK MENINGKATKAN PENATALAKSANAAN DAN PENGENDALIAN DIFTERI
Difteri harus tetap diwaspadai karena merupakan penyakit re-emerging yang sewaktu-waktu bisa meningkat secara cepat dan berpotensi menyebabkan wabah. Dalam hal ini, laboratorium me...
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Mompang Kabupaten Mandailing Natal
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Mompang Kabupaten Mandailing Natal
Persentase anak usia 0 sampai 11 bulan yang mendapat imunisasi dasar lengkap tercapai 75,5% dari target 92,9%, dengan capaian kinerja 75,34% (Dinas Kesehatan Sumatera Utara,2020). ...
PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA IMUNISASI PADA ANAK DI DESA LABUHAN LABO TAHUN 2022
PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA IMUNISASI PADA ANAK DI DESA LABUHAN LABO TAHUN 2022
ABSTRAK Imunisasi merupakan hal yang wajib diberikan pada bayi usia 0-9 bulan. Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif te...
Faktor yang Berhubungan dengan Kelengkapan Imunisasi Lanjutan Balita di UPT Puskesmas Kurun
Faktor yang Berhubungan dengan Kelengkapan Imunisasi Lanjutan Balita di UPT Puskesmas Kurun
Imunisasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan memberikan kekebalan terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Imunisasi lan...
Efektivitas Edukasi Melalui Video Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Orang Tua Terhadap Imunisasi Dasar Lengkap di Puskesmas Bandarharjo
Efektivitas Edukasi Melalui Video Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Orang Tua Terhadap Imunisasi Dasar Lengkap di Puskesmas Bandarharjo
Latar Belakang: Data WHO menunjukkan bahwa pada tahun 2021, sebanyak 25 juta anak tidak mendapatkan imunisasi lengkap di tingkat global. Data ini menunjukkan 5,9 juta lebih banyak ...

Back to Top