Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH EXPRESSIVE WRITING DAN TERAPI DZIKIR TERHADAP SMARTPHONE ADDICTION DENGAN KEJADIAN NOMOPHOBIA

View through CrossRef
Latar Belakang: Nomophobia merupakan kecemasan ketika jauh dari smartphone. Terapi yang dapat dlikakukan untuk mengurangi nomophobia yaitu terapi menulis dan terapi dzikir. Salah satu terapi menulis yaitu expressive writing. Expressive Writing merupakan aktivitas menulis yang mencerminkan refleksi dan ekspresi individu yang bersifat personal, bebas kritik dan aturan bahasa. Terapi dzikir merupakan aktivitas mengingat Allah SWT dengan bacaan tertentu. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi expressive writing dan terapi dzikir terhadap smartphone addiction dengan kejadian nomophobia pada siswa usia 10-14 tahun di SDN 2 Tungkarang Pangeran.Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan rancangan one group without control group pretest posttest design. Sampel dalam penelitian iniberjumlah 33 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Nomophobia Questionnaire. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kombinasi expressive writing dan terapi dzikir terhadap skor dan tingkat nomophobia, dimana hasil uji statistic menggunakan uji paired t test dengan p-value 0,002 (<0,05). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh kombinasi expressive writing dan terapi dzikir terhadap smarphone addiction dengan kejadian nomophobia pada siswa usia 10-14 tahun di SDN 2 Tungkaran Pangeran tahun 2020. Saran dari penelitian ini diharapkan kepada responden usia 10-14 menggunakan kombinasi expressive writing dan terapi dzikir sebagai alternatif dalam mengatasi nomophobia
LPPM Universitas Sari Mulia
Title: PENGARUH EXPRESSIVE WRITING DAN TERAPI DZIKIR TERHADAP SMARTPHONE ADDICTION DENGAN KEJADIAN NOMOPHOBIA
Description:
Latar Belakang: Nomophobia merupakan kecemasan ketika jauh dari smartphone.
Terapi yang dapat dlikakukan untuk mengurangi nomophobia yaitu terapi menulis dan terapi dzikir.
Salah satu terapi menulis yaitu expressive writing.
 Expressive Writing merupakan aktivitas menulis yang mencerminkan refleksi dan ekspresi individu yang bersifat personal, bebas kritik dan aturan bahasa.
Terapi dzikir merupakan aktivitas mengingat Allah SWT dengan bacaan tertentu.
 Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi expressive writing dan terapi dzikir terhadap smartphone addiction dengan kejadian nomophobia pada siswa usia 10-14 tahun di SDN 2 Tungkarang Pangeran.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan rancangan one group without control group pretest posttest design.
Sampel dalam penelitian iniberjumlah 33 responden dengan teknik purposive sampling.
Instrumen yang digunakan adalah Nomophobia Questionnaire.
 Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kombinasi expressive writing dan terapi dzikir terhadap skor dan tingkat nomophobia, dimana hasil uji statistic menggunakan uji paired t test dengan p-value 0,002 (<0,05).
 Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh kombinasi expressive writing dan terapi dzikir terhadap smarphone addiction dengan kejadian nomophobia pada siswa usia 10-14 tahun di SDN 2 Tungkaran Pangeran tahun 2020.
Saran dari penelitian ini diharapkan kepada responden usia 10-14 menggunakan kombinasi expressive writing dan terapi dzikir sebagai alternatif dalam mengatasi nomophobia.

Related Results

GAMBARAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA
GAMBARAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA
ABSTRACT The results of a survey conducted by the Indonesian Internet Service Providers Association (APJII) in 2018 said that 90% of internet users were aged 15-19 years and ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Exploring nomophobia among university students: Identifying risk factors, correlates, and predictive insights through machine learning
Exploring nomophobia among university students: Identifying risk factors, correlates, and predictive insights through machine learning
Nomophobia is a term describing a growing fear in today’s world, the fear of being without a mobile device or beyond mobile phone contact. It is the biggest non-drug addiction of t...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
HUBUNGAN KETERGANTUNGAN SMARTPHONE DENGAN KECEMASAN (NOMOPHOBIA)
HUBUNGAN KETERGANTUNGAN SMARTPHONE DENGAN KECEMASAN (NOMOPHOBIA)
Ponsel atau telepon genggam merupakan alat komunikasi yang paling popular di era sekarang ini. Mahasiswa menggunakan smartphone sebagai alat komunikasi dan hiburan untuk menghindar...
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN KECENDERUNGAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN KECENDERUNGAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA
Masa remaja adalah masa peralihan, ketika individu mulai tumbuh dan berkembang dari masa anak-anak menjadi individu yang memiliki kematangan. Pada masa ini remaja akan mengalami pe...
UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU NOMOPHOBIA DIKALANGAN MAHASISWA IAIN LHOKSEUMAWE
UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU NOMOPHOBIA DIKALANGAN MAHASISWA IAIN LHOKSEUMAWE
Nomophobia adalah kondisi kecemasan atau ketakutan yang berlebihan terhadap pemisahan atau kehilangan ponsel pintar atau smartphone. Kondisi ini semakin relevan di era digital saat...

Back to Top