Javascript must be enabled to continue!
Arsitektur Vernakular Berdasarkan Aspek Sosial-Budaya Pada Ruko Di Kota Medan
View through CrossRef
Arsitektur vernakular merupakan arsitektur yang terlahir dari masyarakat sebagai cerminan tradisi lokal dan terus berkembang dikarenakan sifatnya yang fleksibel dengan potensi sekitarnya. Salah satu bentuk arsitektur vernakular yang muncul di Kota Medan adalah ruko sebagai hasil pengembangan arsitektur vernakular dalam konteks perkotaan yang mana masyarakatnya berasal dari daerah rural dan memiliki latar belakang yang berbeda-beda sebagai hasil akibat dari akulturasi sehingga mempengaruhi identitas dari dearah tesebut melalui perubahan ataupun penyesuain karakter arsitektur yang menampilkan ciri khas. Ruko digunakan mayoritas masyarakat di Kota Medan sebagai tempat tinggal dan juga berwira usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk medapatkan hubungan komprehensif antara arsitektur vernakular dan ruko. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis yang dalam pelaksanaanya dilakukan proses pengumpulan data, menganalisis data, dan menafsirkannya berdasarkan aspek sosial-budaya. Dari data yang didapat dihasilkan adanya hubungan antara arsitektur vernakular dan bangunan ruko.
The vernacular architecture was born from the community as a reflection of local traditions and continues to develop due to its flexibility with its surrounding potential. One form of vernacular architecture that arises in Medan City is shophouses as a result of the development of vernacular architecture in an urban context where the people come from rural areas and have different backgrounds as a result of acculturation that affects the identity of the region through changes or adjustments. Architectural characters that display characteristics. Shophouses are used by the majority of people in Medan as a place to live and also do business. The purpose of this study is to obtain a comprehensive relationship between vernacular architecture and shophouses. The research method used in this research is analytical descriptive in which the data collection process is being collected, analyzing the data, and interpreting it based on socio-cultural aspects, from the data obtained produced a relationship between vernacular architecture and shophouses.
Universitas Sumatera Utara
Title: Arsitektur Vernakular Berdasarkan Aspek Sosial-Budaya Pada Ruko Di Kota Medan
Description:
Arsitektur vernakular merupakan arsitektur yang terlahir dari masyarakat sebagai cerminan tradisi lokal dan terus berkembang dikarenakan sifatnya yang fleksibel dengan potensi sekitarnya.
Salah satu bentuk arsitektur vernakular yang muncul di Kota Medan adalah ruko sebagai hasil pengembangan arsitektur vernakular dalam konteks perkotaan yang mana masyarakatnya berasal dari daerah rural dan memiliki latar belakang yang berbeda-beda sebagai hasil akibat dari akulturasi sehingga mempengaruhi identitas dari dearah tesebut melalui perubahan ataupun penyesuain karakter arsitektur yang menampilkan ciri khas.
Ruko digunakan mayoritas masyarakat di Kota Medan sebagai tempat tinggal dan juga berwira usaha.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk medapatkan hubungan komprehensif antara arsitektur vernakular dan ruko.
Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis yang dalam pelaksanaanya dilakukan proses pengumpulan data, menganalisis data, dan menafsirkannya berdasarkan aspek sosial-budaya.
Dari data yang didapat dihasilkan adanya hubungan antara arsitektur vernakular dan bangunan ruko.
The vernacular architecture was born from the community as a reflection of local traditions and continues to develop due to its flexibility with its surrounding potential.
One form of vernacular architecture that arises in Medan City is shophouses as a result of the development of vernacular architecture in an urban context where the people come from rural areas and have different backgrounds as a result of acculturation that affects the identity of the region through changes or adjustments.
Architectural characters that display characteristics.
Shophouses are used by the majority of people in Medan as a place to live and also do business.
The purpose of this study is to obtain a comprehensive relationship between vernacular architecture and shophouses.
The research method used in this research is analytical descriptive in which the data collection process is being collected, analyzing the data, and interpreting it based on socio-cultural aspects, from the data obtained produced a relationship between vernacular architecture and shophouses.
Related Results
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
Analisis Fikih Muamalah terhadap Sewa Ruko yang Belum Dibangun
Analisis Fikih Muamalah terhadap Sewa Ruko yang Belum Dibangun
Abstract. Regarding the object of study discussed, this thesis examines the practice of renting out shops (ruko) that have not yet been built in Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, K...
PEREMAJAAN FASAD ARSITEKTUR RUKO PECINAN UNTUK MEMPERKUAT CITRA VISUAL PADA KORIDOR SEI RAMPAH
PEREMAJAAN FASAD ARSITEKTUR RUKO PECINAN UNTUK MEMPERKUAT CITRA VISUAL PADA KORIDOR SEI RAMPAH
Koridor Sei Rampah merupakan jalan lintas Sumatera yang terletak di pusat Kota Sei Rampah. Koridor perdagangan dan jasa ini didominasi oleh deretan ruko pecinan yang dahulunya meru...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
ELEMEN-ELEMEN ARSITEKTUR NEO-GOTIK PADA GEREJA POUK LAHAI ROI JAKARTA
ELEMEN-ELEMEN ARSITEKTUR NEO-GOTIK PADA GEREJA POUK LAHAI ROI JAKARTA
Abstrak - Gereja POUK Lahai Roi merupakan Gereja Oikumene yang terletak di Jakarta. Sekilas dapat terlihat elemen-elemen Arsitektur neo-Gotik pada gereja ini, seperti adanya menara...
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
<p><em>Kota Surakarta </em><em>memiliki visi </em><em>menjaga keseimbangan kebutuhan lahan dan daya tampung lingkungan dengan pertumbuhan pendud...
Catatan dari Managing Editor
Catatan dari Managing Editor
Salam sejahtera,
Tahun 2020 ini menandakan awal dari akhir sebuah dekade dimana terjadi berbagai perubahan sosial dan teknologi. Pertama, diketahui bahwa teknologi internet dan me...
Spasialitas dan Temporalitas Arsitektur Bambu dalam Konteks Masyarakat Tradisional dan Kontemporer
Spasialitas dan Temporalitas Arsitektur Bambu dalam Konteks Masyarakat Tradisional dan Kontemporer
Diskusi tentang spasialitas dan temporalitas arsitektur diangkat karena dapat menghubungkan elemen-elemen arsitektur dengan pengalaman manusia di dalam ruang dan waktu. Pembahasan ...

