Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Makalah Dasar-dasar Teori Graph

View through CrossRef
Di matematika dan ilmu komputer, teori graf adalah cabang ilmu yang mempelajari sifat-sifat graf. Secara informal, suatu graf adalah himpunan benda-benda yang disebut verteks (atau node) yang terhubung oleh edge-edge (atau arc). Biasanya graf digambarkan sebagai kumpulan titik-titik (melambangkan verteks) yang dihubungkan oleh garis-garis (melambangkan edge).Banyak sekali struktur yang bisa direpresentasikan dengan graf, dan banyak masalah yang bisa diselesaikan dengan bantuan graf. Jaringan persahabatan pada Friendster bisa direpresentasikan dengan graf: verteks-verteksnya adalah para pemakai Friendster dan ada edge antara A dan B jika dan hanya jika A berteman dengan B. Perkembangan algoritma untuk menangani graf akan berdampak besar bagi ilmu komputer.Sebuah struktur graf bisa dikembangkan dengan memberi bobot pada tiap edge. Graf berbobot dapat digunakan untuk melambangkan banyak konsep berbeda. Sebagai contoh jika suatu graf melambangkan jaringan jalan maka bobotnya bisa berarti panjang jalan maupun batas kecepatan tertinggi pada jalan tertentu. Ekstensi lain pada graf adalah dengan membuat edgenya berarah, yang secara teknis disebut graf berarah atau digraf (directed graph). Digraf dengan edge berbobot disebut jaringan.Jaringan banyak digunakan pada cabang praktis teori graf yaitu analisis jaringan. Perlu dicatat bahwa pada analisis jaringan, definisi kata "jaringan" bisa berbeda, dan sering berarti graf sederhana (tanpa bobot dan arah).
Center for Open Science
Title: Makalah Dasar-dasar Teori Graph
Description:
Di matematika dan ilmu komputer, teori graf adalah cabang ilmu yang mempelajari sifat-sifat graf.
Secara informal, suatu graf adalah himpunan benda-benda yang disebut verteks (atau node) yang terhubung oleh edge-edge (atau arc).
Biasanya graf digambarkan sebagai kumpulan titik-titik (melambangkan verteks) yang dihubungkan oleh garis-garis (melambangkan edge).
Banyak sekali struktur yang bisa direpresentasikan dengan graf, dan banyak masalah yang bisa diselesaikan dengan bantuan graf.
Jaringan persahabatan pada Friendster bisa direpresentasikan dengan graf: verteks-verteksnya adalah para pemakai Friendster dan ada edge antara A dan B jika dan hanya jika A berteman dengan B.
Perkembangan algoritma untuk menangani graf akan berdampak besar bagi ilmu komputer.
Sebuah struktur graf bisa dikembangkan dengan memberi bobot pada tiap edge.
Graf berbobot dapat digunakan untuk melambangkan banyak konsep berbeda.
Sebagai contoh jika suatu graf melambangkan jaringan jalan maka bobotnya bisa berarti panjang jalan maupun batas kecepatan tertinggi pada jalan tertentu.
Ekstensi lain pada graf adalah dengan membuat edgenya berarah, yang secara teknis disebut graf berarah atau digraf (directed graph).
Digraf dengan edge berbobot disebut jaringan.
Jaringan banyak digunakan pada cabang praktis teori graf yaitu analisis jaringan.
Perlu dicatat bahwa pada analisis jaringan, definisi kata "jaringan" bisa berbeda, dan sering berarti graf sederhana (tanpa bobot dan arah).

Related Results

Penerapan Teori-Teori Filosofis Dalam Menafsirkan Al-Qur’an
Penerapan Teori-Teori Filosofis Dalam Menafsirkan Al-Qur’an
<p><strong>Abstract</strong></p><p>Human reason is a tool to understand the realities and to express them in the philosophical theories. Because the K...
TEORI PUITIKA SASTERA MELAYU: INTERPRETASI DAN PRAKTIKALITI
TEORI PUITIKA SASTERA MELAYU: INTERPRETASI DAN PRAKTIKALITI
ABSTRAK Makalah ini bertujuan menilai Teori Puitika Sastera Melayu sebagai teori sastera tempatan yang digagaskan oleh Muhammad Haji Salleh (1989). Teori ini mendapat perhati...
Abstract 902: Explainable AI: Graph machine learning for response prediction and biomarker discovery
Abstract 902: Explainable AI: Graph machine learning for response prediction and biomarker discovery
Abstract Accurately predicting drug sensitivity and understanding what is driving it are major challenges in drug discovery. Graphs are a natural framework for captu...
Domination of Polynomial with Application
Domination of Polynomial with Application
In this paper, .We .initiate the study of domination. polynomial , consider G=(V,E) be a simple, finite, and directed graph without. isolated. vertex .We present a study of the Ira...
The Complexity of Pencil Graph and Line Pencil Graph
The Complexity of Pencil Graph and Line Pencil Graph
Let ???? be a linked and undirected graph. Every linked graph ???? must contain a spanning tree ????, which is a subgraph of ????that is a tree and contain all the nodes of ????. T...
Twilight graphs
Twilight graphs
AbstractThis paper deals primarily with countable, simple, connected graphs and the following two conditions which are trivially satisfied if the graphs are finite:(a) there is an ...
Subgraph Mining
Subgraph Mining
The amount of available data is increasing very fast. With this data, the desire for data mining is also growing. More and larger databases have to be searched to find interesting ...
Drug–target affinity prediction with extended graph learning-convolutional networks
Drug–target affinity prediction with extended graph learning-convolutional networks
Abstract Background High-performance computing plays a pivotal role in computer-aided drug design, a field that holds significant promise in pharmac...

Back to Top