Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH EKSTRAK MORINGA OLEIFERA TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN SERUM

View through CrossRef
Kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai "miracle plant"karena kandungan senyawa antioksidannya yang sangat tinggi, menjadikannya sumber antioksidan alami yang potensial dan bermanfaat bagi tubuh. Salah satu pemanfaatannya adalah dengan mengekstrak daun kelor dan mengolahnya menjadi sediaan serum yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kelor terhadap aktivitas antioksidan dalam sediaan serum. Ekstrak daun kelor diperoleh menggunakan metode maserasi yang kemudian diformulasikan dalam sediaan serum. Untuk mengukur aktivitas antioksidan sedian serum, digunakannya metode peredaman radikal bebas dengan 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl(DPPH) pada spektrofotometer UV-Vis sehingga diperoleh nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 sediaan serum dengan ekstrak daun kelor sebanyak 0%, 3%, dan 6% secara berturut-turut 19467,42 μg/ml, 11910,89 μg/ml, dan 7889,45 μg/ml. Dengan demikian, terdapat pengaruh penambahan ekstrak daun kelor pada formula sediaan serum. Aktivitas antioksidan akan meningkat seiring dengan bertambahnya konsentrasi ekstrak daun kelor yang digunakan, namun belum signifikan secara statistik. Untuk mencapai efektivitas antioksidan yang maksimal, diperlukan metode ekstraksi dan formulasi serum yang lebih tepat dan efisien.
Title: PENGARUH EKSTRAK MORINGA OLEIFERA TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN SERUM
Description:
Kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai "miracle plant"karena kandungan senyawa antioksidannya yang sangat tinggi, menjadikannya sumber antioksidan alami yang potensial dan bermanfaat bagi tubuh.
Salah satu pemanfaatannya adalah dengan mengekstrak daun kelor dan mengolahnya menjadi sediaan serum yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat stres oksidatif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kelor terhadap aktivitas antioksidan dalam sediaan serum.
Ekstrak daun kelor diperoleh menggunakan metode maserasi yang kemudian diformulasikan dalam sediaan serum.
Untuk mengukur aktivitas antioksidan sedian serum, digunakannya metode peredaman radikal bebas dengan 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl(DPPH) pada spektrofotometer UV-Vis sehingga diperoleh nilai IC50.
Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 sediaan serum dengan ekstrak daun kelor sebanyak 0%, 3%, dan 6% secara berturut-turut 19467,42 μg/ml, 11910,89 μg/ml, dan 7889,45 μg/ml.
Dengan demikian, terdapat pengaruh penambahan ekstrak daun kelor pada formula sediaan serum.
Aktivitas antioksidan akan meningkat seiring dengan bertambahnya konsentrasi ekstrak daun kelor yang digunakan, namun belum signifikan secara statistik.
Untuk mencapai efektivitas antioksidan yang maksimal, diperlukan metode ekstraksi dan formulasi serum yang lebih tepat dan efisien.

Related Results

Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera (Lam.)) terhadap Bakteri Patogen pada Saluran Cerna
Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera (Lam.)) terhadap Bakteri Patogen pada Saluran Cerna
Abstract. The gastrointestinal tract infection is a disease that often occurs in Indonesia. This disease caused by pathogenic bacteria such as Staphylococcus aureus, Escherichia co...
Uji Aktivitas Antioksidan Krim Luka Bakar Ekstrak Daun Cocor Bebek (Kalanchoe Pinnata L.) Menggunakan Metode DPPH
Uji Aktivitas Antioksidan Krim Luka Bakar Ekstrak Daun Cocor Bebek (Kalanchoe Pinnata L.) Menggunakan Metode DPPH
Daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata Lam. Pers) merupakan salah satu tumbuhan yang secara empiris mampu menyembuhkan luka bakar. Tumbuhan ini memiliki potensi antioksidan yang poten...
Ekstrak Daun Moringa oleifera terhadap Jumlah Folikel Tikus Model Sindroma Ovarium Polikistik
Ekstrak Daun Moringa oleifera terhadap Jumlah Folikel Tikus Model Sindroma Ovarium Polikistik
AbstrakSindroma Ovarium Polikistik (SOPK) adalah gangguan endokrin-metabolik yang memberi konsekuensi berat untuk kesehatan wanita, termasuk paling banyak menyebabkan infertilitas....
Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Pada Olahan Makanan Populer Sebagai Antioksidan Untuk Meningkatkan Nilai Gizi
Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Pada Olahan Makanan Populer Sebagai Antioksidan Untuk Meningkatkan Nilai Gizi
Pada negara berkembang, olahan makanan populer yang terbuat dari sereal memiliki jumlah mikronutrien yang rendah dan kandungan protein yang buruk. Sereal pada umumnya dibuat dari b...
Pengaruh Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi pada Karakteristik Fisik di Apotek Dataran Rendah dan Dataran Tinggi
Pengaruh Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi pada Karakteristik Fisik di Apotek Dataran Rendah dan Dataran Tinggi
Penyimpanan persediaan farmasi harus mengikuti regulasi yang berlaku untuk menjaga kualitas dan mencegah kerusakan. Tujuannya menjaga kualitas, mencegah penyalahgunaan, dan mengelo...

Back to Top