Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KEBUTUHAN GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN SMA NEGERI KOTA LUBUKLINGGAU

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan guru Penjasorkes SMA Negeri Kota Lubuklinggau pada Tahun 2014-2018. Jenis penelitian yang digunakan yaitu survey. Populasi penelitian ini adalah SMA Negeri di Kota Lubuklinggau. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik total sampling yang mana keseluruhan populasi digunakan sebagai sampel penelitian yaitu terdiri dari 9 (sembilan) SMA Negeri. Sebelum penelitian dilakukan terlebih dahulu peneliti melakukan observasi berupa jumlah siswa dan guru Penjasorkes. Teknik analisis data menggunakan time series untuk menghitung pertumbuhan jumlah siswa, kemudian data diolah menggunakan demand supply untuk mencari seberapa banyak kebutuhan ideal guru  Penjasorkes, selanjutnya dapat dihitung kekurang guru. Analisis Kebutuhan Guru Penjasorkes SMA Negeri di Kota Lubuklinggau pada tahun 2009–2013 mengalami kekurangan guru. Dari data jumlah siswa dan guru Penjasorkes SMA Negeri Kota Lubuklinggau pada tahun 2009-2013 setelah dilakukan analisis kebutuhan ideal guru Penjasorkes, maka untuk tahun 2009 mengalami kekurangan guru sebanyak 8 orang atau 50%, tahun 2010 sebanyak 7 orang atau 41%, tahun 2011 sebanyak 8 orang atau 40%, tahun 2012 sebanyak 8 orang atau 38%, dan tahun 2013 sebanyak 9 orang atau 41%. Analisis Proyeksi Kebutuhan Guru Penjasorkes di Kota Lubuklinggau pada Tahun 2014–2018 mengalami penambahan guru pada setiap tahunnya. Hasil proyeksi kebutuhan ideal guru Penjasorkes untuk 2014 dibutuhkan penambahan guru sebanyak 10 orang atau 43% dari tahun 2013. Tahun 2015 dibutuhkan penambahan guru sebanyak 1 orang atau 4,2% dari tahun 2014. Tahun 2016 dibutuhkan penambahan guru sebanyak 2 orang atau 7,7% dari tahun 2015. Tahun 2017 dibutuhkan penambahan guru sebanyak 2 orang atau 7,1% dari tahun 2016. Dan tahun 2018 dibutuhkan penambahan guru sebanyak 2 orang atau 6,7% dari tahun 2017.
Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Title: ANALISIS KEBUTUHAN GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN SMA NEGERI KOTA LUBUKLINGGAU
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan guru Penjasorkes SMA Negeri Kota Lubuklinggau pada Tahun 2014-2018.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu survey.
Populasi penelitian ini adalah SMA Negeri di Kota Lubuklinggau.
Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik total sampling yang mana keseluruhan populasi digunakan sebagai sampel penelitian yaitu terdiri dari 9 (sembilan) SMA Negeri.
Sebelum penelitian dilakukan terlebih dahulu peneliti melakukan observasi berupa jumlah siswa dan guru Penjasorkes.
Teknik analisis data menggunakan time series untuk menghitung pertumbuhan jumlah siswa, kemudian data diolah menggunakan demand supply untuk mencari seberapa banyak kebutuhan ideal guru  Penjasorkes, selanjutnya dapat dihitung kekurang guru.
Analisis Kebutuhan Guru Penjasorkes SMA Negeri di Kota Lubuklinggau pada tahun 2009–2013 mengalami kekurangan guru.
Dari data jumlah siswa dan guru Penjasorkes SMA Negeri Kota Lubuklinggau pada tahun 2009-2013 setelah dilakukan analisis kebutuhan ideal guru Penjasorkes, maka untuk tahun 2009 mengalami kekurangan guru sebanyak 8 orang atau 50%, tahun 2010 sebanyak 7 orang atau 41%, tahun 2011 sebanyak 8 orang atau 40%, tahun 2012 sebanyak 8 orang atau 38%, dan tahun 2013 sebanyak 9 orang atau 41%.
Analisis Proyeksi Kebutuhan Guru Penjasorkes di Kota Lubuklinggau pada Tahun 2014–2018 mengalami penambahan guru pada setiap tahunnya.
Hasil proyeksi kebutuhan ideal guru Penjasorkes untuk 2014 dibutuhkan penambahan guru sebanyak 10 orang atau 43% dari tahun 2013.
Tahun 2015 dibutuhkan penambahan guru sebanyak 1 orang atau 4,2% dari tahun 2014.
Tahun 2016 dibutuhkan penambahan guru sebanyak 2 orang atau 7,7% dari tahun 2015.
Tahun 2017 dibutuhkan penambahan guru sebanyak 2 orang atau 7,1% dari tahun 2016.
Dan tahun 2018 dibutuhkan penambahan guru sebanyak 2 orang atau 6,7% dari tahun 2017.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Kota Lubuklinggau Dalam Kurun Waktu 1825-1948
Kota Lubuklinggau Dalam Kurun Waktu 1825-1948
Abstrak: Kajian tentang Kota Lubuklinggau berdasarkan kronologis sejarah masih belum ada kajian yang komprehensif, sehingga terjadi kegagalan pemahaman generasi muda dalam memahami...
HASIL PEMBANGUNAN OLAHRAGA DI KOTA JAMBI DITINJAU DARI SPORT DEVELOPMENT INDEX
HASIL PEMBANGUNAN OLAHRAGA DI KOTA JAMBI DITINJAU DARI SPORT DEVELOPMENT INDEX
Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yaitu belum diketahuinya pembangunan olahraga Kota Jambi ditinjau dari Sport Development Index (SDI). Keempat aspek SDI akan membantu m...
PENGEMBANGAN BADPINGPONG SEBAGAI OLAHRAGA ALTERNATIF PADA JURUSAN PENDIDIKAN JASMANI UNIVERSITAS MUSAMUS MERAUKE
PENGEMBANGAN BADPINGPONG SEBAGAI OLAHRAGA ALTERNATIF PADA JURUSAN PENDIDIKAN JASMANI UNIVERSITAS MUSAMUS MERAUKE
Afif Khoirul Hidayat, S.Pd., M.OrPenidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Musamus Meraukeafif.khoirulhidayat@gmail.comAbstrakPen...
PERAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA PADA PERSONAL PENDIDIKAN JASMANI DI INDONESIA
PERAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA PADA PERSONAL PENDIDIKAN JASMANI DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mejelaskan peranan Pendidikan jasmani dan olahraga pada personal Pendidikan jasmani di indonesia Salah satu peran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kes...

Back to Top