Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas Model Reciprocal Teaching Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Pembelajaran Bahasa Indonesia
View through CrossRef
Kurangnya keterampilan siswa dalam menulis dan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Model reciprocal teaching merupakan suatu alternatif untuk meningkatkan efektifitas siswa dalam menulis dan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih optimal. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui peningkatan efektifitas pembelajaran Bahasa Indonesia dengan penerapan model reciprocal teaching. Penelitian dilaksanakan menggunakan desain eksperimen kuasi dengan teknik analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Lokasi penelitian dilaksanakan di SD Hj. Isriati Moenadi Ungaran, Semarang dengan sampel penelitian melibatkan 36 siswa kelas V Imam Bonjol sebagai kelas eksperimen dan 36 siswa V Kartini sebagai kelas kontrol. Hasil nilai rata-rata keterampilan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas eksperimen yang awalnya 53.58 setelah perlakuan menggunakan model reciprocal teaching nilainya naik menjadi 85.69. Hasil uji paired sample t-test juga menjukkan nilai signifikansi (Sig.) 0,001 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini membuktikan bahwa terjadi peningkatan keterampilan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia, dan dapat dikatakan model reciprocal teaching efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Hj. Isriati Moenadi Ungaran, Semarang.
Title: Efektivitas Model Reciprocal Teaching Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Pembelajaran Bahasa Indonesia
Description:
Kurangnya keterampilan siswa dalam menulis dan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
Model reciprocal teaching merupakan suatu alternatif untuk meningkatkan efektifitas siswa dalam menulis dan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih optimal.
Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui peningkatan efektifitas pembelajaran Bahasa Indonesia dengan penerapan model reciprocal teaching.
Penelitian dilaksanakan menggunakan desain eksperimen kuasi dengan teknik analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis.
Lokasi penelitian dilaksanakan di SD Hj.
Isriati Moenadi Ungaran, Semarang dengan sampel penelitian melibatkan 36 siswa kelas V Imam Bonjol sebagai kelas eksperimen dan 36 siswa V Kartini sebagai kelas kontrol.
Hasil nilai rata-rata keterampilan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas eksperimen yang awalnya 53.
58 setelah perlakuan menggunakan model reciprocal teaching nilainya naik menjadi 85.
69.
Hasil uji paired sample t-test juga menjukkan nilai signifikansi (Sig.
) 0,001 < 0,05.
Berdasarkan hasil penelitian ini membuktikan bahwa terjadi peningkatan keterampilan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia, dan dapat dikatakan model reciprocal teaching efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Hj.
Isriati Moenadi Ungaran, Semarang.
Related Results
Peningkatan Keterampilan Berbicara Menggunakan Model Cooperative Script
Peningkatan Keterampilan Berbicara Menggunakan Model Cooperative Script
Keterampilan berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari sebab berbicara merupakan dasar utama dalam berkomunikasi dan be...
PEMBELAJARAN DEBAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNKAN MODEL PEMBELAJARAN DEBAT
PEMBELAJARAN DEBAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNKAN MODEL PEMBELAJARAN DEBAT
Pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran wajib yang diajarkan disekolah, pelajaran ini penting karena merupakan alat untuk memahami mata pelajaran lainya. Ada empat a...
PEMBELAJARAN DEBAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNKAN MODEL PEMBELAJARAN DEBAT
PEMBELAJARAN DEBAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNKAN MODEL PEMBELAJARAN DEBAT
Pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran wajib yang diajarkan disekolah, pelajaran ini penting karena merupakan alat untuk memahami mata pelajaran lainya. Ada empat a...
Pembelajaran Debat Meningkatkan Kemampuan Berbicara Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Debat
Pembelajaran Debat Meningkatkan Kemampuan Berbicara Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Debat
Pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran wajib yang diajarkan disekolah, pelajaran ini penting karena merupakan alat untuk memahami mata pelajaran lainya. Ada empat a...
MODEL RENCANA PEMBELAJARAN BERBICARA BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
MODEL RENCANA PEMBELAJARAN BERBICARA BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
Rencana pelajaran adalah komponen penting dari pengajaran. Dosen bahasa Inggris harus terampil, kreatif, dan inovatif agar mahasiswa dapat menyerap ilmu pembelajaran bahasa dengan ...
MENULIS KOMUNIKATIF (Pembelajaran Bahasa Indonesia Ragam Teknik)
MENULIS KOMUNIKATIF (Pembelajaran Bahasa Indonesia Ragam Teknik)
Berdasarkan hasil analisis temuan data penelitian di atas, maka dapat diambil beberapa kesimpulan pokok sebagai berikut:1. Cara mengembangkan pembelajaran menulis komunikatif MKW...
KESETARAAN HANYU SHUIPING KAOSHI LEVEL I-IV DENGAN CEFR PADA KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA MANDARIN
KESETARAAN HANYU SHUIPING KAOSHI LEVEL I-IV DENGAN CEFR PADA KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA MANDARIN
AbstrakSejalan dengan derasnya perkembangan era disrupsi teknologi revolusi industri 4.0, pembelajaran bahasa asing dituntut untuk mempunyai standar tingkat penguasaan sebagai acua...
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Lanskap Linguistik ( LL) merujuk pada objek penggunaan bahasa di ruang publik. Menurut Landry and Bourhis (1997) yang termasuk dalam LL adalah bahasa di ruang-ruang publik seperti ...

