Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISA KAPASITAS SALURAN DRAINASE PADA JALAN HARYONO M.T KOTA BANJARMASIN

View through CrossRef
Pada tahun 2021 saluran drainase di Jalan Haryono. M. T Banjarmasin diperbaiki dan dibangun kembali agar tidak ada lagi permasalahan genangan. Untuk saluran dilakukan pengukuran dilapangan yaitu dimensi saluran, bahan saluran dan kemiringan saluran. Selanjutnya dihitung debit saluran (Qs). Bila Qs lebih besar dari Qh, maka saluran mampu mengalirkan aliran air hujan, dan tidak terjadi genangan pada lahan sekitar saluran. Dari hasil perhitungan, untuk tinggi curah hujan rancangan (periode ulang 2 tahun) didapatkan hasil adalah 89,645 mm dan hasil perhitungan debit hujan rancangan pada ruas saluran A1(saluran sisi hilir setelah perempatan jalan) adalah 0,511 m3/detik, debit hujan rancangan pada ruas saluran A2(saluran sisi hulu sebelum perempatan jalan) adalah 0,209 m3/detik sehingga debit hujan rencana total pada ruas saluran A1 adalah 0,720 m3/detik. Hasil dari debit eksisting saluran yang didapat ruas saluran A1 adalah 0,7511 m3/detik dan pada A2 adalah 0,7047 m3/detik. Dapat disimpulkan saluran dapat mengalirkan debit hujan rencana pada periode ulang 2 tahun, dengan dimensi saluran persegi, dengan dimensi lebar penampang (B) = 0,8 m, tinggi penampang (H) = 0,85 m dan kemiringan 0,00117 . Saluran drainase di Jalan Haryono. M.T Banjarmasin dapat mengalirkan debit hujan rancangan pada periode ulang maksimum 2,2426 tahun dan tinggi hujan adalah 93,22 mm.
Title: ANALISA KAPASITAS SALURAN DRAINASE PADA JALAN HARYONO M.T KOTA BANJARMASIN
Description:
Pada tahun 2021 saluran drainase di Jalan Haryono.
M.
T Banjarmasin diperbaiki dan dibangun kembali agar tidak ada lagi permasalahan genangan.
Untuk saluran dilakukan pengukuran dilapangan yaitu dimensi saluran, bahan saluran dan kemiringan saluran.
Selanjutnya dihitung debit saluran (Qs).
Bila Qs lebih besar dari Qh, maka saluran mampu mengalirkan aliran air hujan, dan tidak terjadi genangan pada lahan sekitar saluran.
Dari hasil perhitungan, untuk tinggi curah hujan rancangan (periode ulang 2 tahun) didapatkan hasil adalah 89,645 mm dan hasil perhitungan debit hujan rancangan pada ruas saluran A1(saluran sisi hilir setelah perempatan jalan) adalah 0,511 m3/detik, debit hujan rancangan pada ruas saluran A2(saluran sisi hulu sebelum perempatan jalan) adalah 0,209 m3/detik sehingga debit hujan rencana total pada ruas saluran A1 adalah 0,720 m3/detik.
Hasil dari debit eksisting saluran yang didapat ruas saluran A1 adalah 0,7511 m3/detik dan pada A2 adalah 0,7047 m3/detik.
Dapat disimpulkan saluran dapat mengalirkan debit hujan rencana pada periode ulang 2 tahun, dengan dimensi saluran persegi, dengan dimensi lebar penampang (B) = 0,8 m, tinggi penampang (H) = 0,85 m dan kemiringan 0,00117 .
Saluran drainase di Jalan Haryono.
M.
T Banjarmasin dapat mengalirkan debit hujan rancangan pada periode ulang maksimum 2,2426 tahun dan tinggi hujan adalah 93,22 mm.

Related Results

DESAIN JARINGAN DRAINASE DESA GANDANG BARAT KECAMATAN MALIKU KABUPATEN PULANG PISAU
DESAIN JARINGAN DRAINASE DESA GANDANG BARAT KECAMATAN MALIKU KABUPATEN PULANG PISAU
Daerah    rawa    di Indonesia    mempunyai    lahan    seluas     39.424.500 hektar.Jumlah rawa Pasang   surut   di   Kabupaten   Pulang    Pisau    9.063.000 hektar, di Kecamatan...
ANALISA KAPASITAS DIMENSI SALURAN DRAINASE DI JALAN KEBUN AGUNG SAMARINDA
ANALISA KAPASITAS DIMENSI SALURAN DRAINASE DI JALAN KEBUN AGUNG SAMARINDA
Saluran drainase merupakan saluran air atau jalur pembuangan air untuk mengurangi  kelebihan  air.  Saluran  drainase  direncanakan  untuk  menampung debit rencana dengan aman berd...
Analisa Ring Road Ngawi Sta 3+200- Sta 6+200 Kabupaten Ngawi Propinsi Jawa Timur
Analisa Ring Road Ngawi Sta 3+200- Sta 6+200 Kabupaten Ngawi Propinsi Jawa Timur
Proyek pembangunan jalan Ring Road  Ngawi ini merupakan jalan alternatif untuk mengurangi kemacetan yang terjadi pada ruas jalan dari arah Surabaya menuju Solo dan sebaliknya. Proy...
PENYEBAB BANJIR DAN UPAYA PERBAIKANNYA DI SALURAN DRAINASE JL. G. OBOS IX KOTA PALANGKA RAYA
PENYEBAB BANJIR DAN UPAYA PERBAIKANNYA DI SALURAN DRAINASE JL. G. OBOS IX KOTA PALANGKA RAYA
Ketika terjadi hujan lebat, beberapa segmen saluran drainase sekunder di Jalan G. Obos IX Kota Palangka Raya rawan mengalami banjir, yang dapat mengganggu aktivitas warga. Tujuan p...
EVALUASI DAN PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PROYEK SPBU JALAN SILIWANGI RANGKASBITUNG – BANTEN
EVALUASI DAN PERENCANAAN SALURAN DRAINASE PROYEK SPBU JALAN SILIWANGI RANGKASBITUNG – BANTEN
Pembangunan suatu SPBU memerlukan perencanaan saluran drainase baik bagi keperluan drainase dalam SPBU maupun untuk keperluan drainase lingkungan. Drainase lingkungan d...
EVALUASI SALURAN DRAINASE MENGGUNAKAN APLIKASI EPA SWMM 5.2 DI KELURAHAN KEFA SELATAN KOTA KEFAMENANU
EVALUASI SALURAN DRAINASE MENGGUNAKAN APLIKASI EPA SWMM 5.2 DI KELURAHAN KEFA SELATAN KOTA KEFAMENANU
Perkembangan pembangunan pada suatu kawasan menyebabkan lahan kosong untuk meresapkan air secara alami akan semakin berkurang karena permukaan tanah yang tertutup oleh aspal dan pe...
Analisa Kinerja Bersinyal Pada Jalan Pasca Perubahan Arus Di Kota Medan
Analisa Kinerja Bersinyal Pada Jalan Pasca Perubahan Arus Di Kota Medan
Transportasi merupakan kegiatan yang penting bagi masyarakat. Dari banyak hal, kualitas hidup masyarakat salah satunya dipengaruhi oleh transportasi dan akses ke tempat kerja, temp...
Pengaruh Gerak U-Turn pada Bukaan Median terhadap Karakteristik Arus Lalu Lintas di Ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang
Pengaruh Gerak U-Turn pada Bukaan Median terhadap Karakteristik Arus Lalu Lintas di Ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang
Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang merupakan jalan arteri dengan tipe lingkungan yaitu komersial dan terdapat hambatan samping yang berdampak terhadap kinerja lalu lintas...

Back to Top