Javascript must be enabled to continue!
PENYEBAB BANJIR DAN UPAYA PERBAIKANNYA DI SALURAN DRAINASE JL. G. OBOS IX KOTA PALANGKA RAYA
View through CrossRef
Ketika terjadi hujan lebat, beberapa segmen saluran drainase sekunder di Jalan G. Obos IX Kota Palangka Raya rawan mengalami banjir, yang dapat mengganggu aktivitas warga. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penyebab banjir dan upaya perbaikannya. Penelitian ini menggunakan data primer berupa profil melintang dan memanjang saluran drainase eksisting, serta data penggunaan lahan. Penelitian ini juga menggunakan data sekunder, seperti data hujan harian maksimum, koordinat stasiun hujan, dan peta lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 42 segmen saluran, 21 di antaranya rawan terhadap banjir, sementara 21 segmen saluran lainnya tidak rawan. Penyebab banjir yang paling dominan di saluran drainase Jalan G. Obos IX dan sekitarnya adalah pendangkalan akibat endapan sedimen. Faktor-faktor lain yang juga berkontribusi terhadap banjir meliputi dimensi saluran drainase kurang memadai, kondisi dinding saluran drainase buruk, dan adanya tumpukan sampah di saluran drainase. Upaya perbaikan yang disarankan mencakup normalisasi saluran drainase pada 27 segmen, pembuatan gorong-gorong pada 5 lokasi, penambahan saluran drainase pada 3 lokasi, dan pemasangan penyaring sampah pada 28 lokasi.
Title: PENYEBAB BANJIR DAN UPAYA PERBAIKANNYA DI SALURAN DRAINASE JL. G. OBOS IX KOTA PALANGKA RAYA
Description:
Ketika terjadi hujan lebat, beberapa segmen saluran drainase sekunder di Jalan G.
Obos IX Kota Palangka Raya rawan mengalami banjir, yang dapat mengganggu aktivitas warga.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penyebab banjir dan upaya perbaikannya.
Penelitian ini menggunakan data primer berupa profil melintang dan memanjang saluran drainase eksisting, serta data penggunaan lahan.
Penelitian ini juga menggunakan data sekunder, seperti data hujan harian maksimum, koordinat stasiun hujan, dan peta lokasi penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 42 segmen saluran, 21 di antaranya rawan terhadap banjir, sementara 21 segmen saluran lainnya tidak rawan.
Penyebab banjir yang paling dominan di saluran drainase Jalan G.
Obos IX dan sekitarnya adalah pendangkalan akibat endapan sedimen.
Faktor-faktor lain yang juga berkontribusi terhadap banjir meliputi dimensi saluran drainase kurang memadai, kondisi dinding saluran drainase buruk, dan adanya tumpukan sampah di saluran drainase.
Upaya perbaikan yang disarankan mencakup normalisasi saluran drainase pada 27 segmen, pembuatan gorong-gorong pada 5 lokasi, penambahan saluran drainase pada 3 lokasi, dan pemasangan penyaring sampah pada 28 lokasi.
Related Results
PERENCANAAN SISTEM JARINGAN DRAINASE UNTUK PERUMAHAN BAITI JANNATI SUMBAWA
PERENCANAAN SISTEM JARINGAN DRAINASE UNTUK PERUMAHAN BAITI JANNATI SUMBAWA
Kondisi drainase yang ada di Kota Sumbawa saat ini masih kurang baik secara keseluruhan. Ini terbukti dengan masih adanya perumahan-perumahan atau bangunan-bangunan yang belum dile...
Pola Genangan Air (Banjir) DAS Sekanak-Lambidaro
Pola Genangan Air (Banjir) DAS Sekanak-Lambidaro
Banjir merupakan permasalahan yang umum yang terjadi di sebagian wilayah Indonesia. Sungai Musi dan sembilan belas sistem drainase yang ada dikota Palembang yang melayani unit cath...
Evaluasi Saluran Drainase dan Rencana Anggaran Biaya Ruas Jalan Sumeith Pasinaro – Watui Kabupaten Seram Bagian Barat
Evaluasi Saluran Drainase dan Rencana Anggaran Biaya Ruas Jalan Sumeith Pasinaro – Watui Kabupaten Seram Bagian Barat
Saluran drainase pada ruas jalan Sumeith Pasinaro - Watui yang tentunya mempengaruhi aktivitas di wilayah ini akibat longsor yang sering terjadi, menyebabkan banjir dan aliran air,...
EVALUASI SALURAN DRAINASE UTAMA (STUDI KASUS : KOMPLEK DOSEN IKIP)
EVALUASI SALURAN DRAINASE UTAMA (STUDI KASUS : KOMPLEK DOSEN IKIP)
Drainase memiliki arti menguras, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Secara umum drainase diartikan sebagai rangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan/atau me...
PERENCANAAN SISTEM DRAINASE (Studi Kasus Jalan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir)
PERENCANAAN SISTEM DRAINASE (Studi Kasus Jalan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir)
Abstract
Sungai Beringin Street is a road that has the status of a provincial road, as a connecting road between the capital city of the District of Tembilahan with other dis...
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU SALURAN DRAINASE BATU KALI DENGAN BETON READYMIX DAN BETON PRACETAK PADA RUAS JALAN BOYOLANGU – CAMPURDARAT KABUPATEN TULUNGAGUNG
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU SALURAN DRAINASE BATU KALI DENGAN BETON READYMIX DAN BETON PRACETAK PADA RUAS JALAN BOYOLANGU – CAMPURDARAT KABUPATEN TULUNGAGUNG
Ruas Jalan Boyolangu - Campurdarat merupakan jalur utama menuju ke destinasi kawasan wisata di pesisir selatan kabupaten tulungagung, jalur ini saat musim hujan sering terjadi banj...
Evaluasi Saluran Drainase Utama (Studi Kasus : Perumahan Bumi Nasio Indah)
Evaluasi Saluran Drainase Utama (Studi Kasus : Perumahan Bumi Nasio Indah)
Drainase yang berasal dari bahasa Inggris drainage mempunyai arti mengalirkan , menguras, membuang, atau mengalihkan air. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi ko...
ANALISA KAPASITAS DIMENSI SALURAN DRAINASE DI JALAN KEBUN AGUNG SAMARINDA
ANALISA KAPASITAS DIMENSI SALURAN DRAINASE DI JALAN KEBUN AGUNG SAMARINDA
Saluran drainase merupakan saluran air atau jalur pembuangan air untuk mengurangi kelebihan air. Saluran drainase direncanakan untuk menampung debit rencana dengan aman berd...

