Javascript must be enabled to continue!
Perbedaan Hasil Pewarna Alami dan Sintetis pada Benang dalam Pembuatan Sarung Sutra Mandar
View through CrossRef
ABSTRAK - Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan penerapan benang sutra pada pembuatan Sarung Sutra Mandar dengan menggunakan dua zat warna yang berbeda yaitu pewarna alami dari kunyit dan pewarna sintetis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian rekayasa atau eksperimen dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi dan angket berupa lembar kuesioner dengan jumlah responden 25 orang. Hasil pewarnaan benang sutra dengan menggunakan 2 zat warna yang berbeda adalah baik untuk kain sutra yang telah diwarnai dengan pewarna alami dari kunyit dan sangat baik pada pewarnaan sintetis. Dapat dilihat dari hasil uji panelis yang telah dilakukan menyatakan bahwa ketajaman warna, ketahanan warna dan tekstur setelah proses pencucian, tekstur bahan yang telah diwarnai disukai oleh panelis, terutama pada pewarna sintetis. Adapun hasil uji panelis dari 25 orang panelis mengatakan 46,86% menyukai penggunaan pewarna alami dari kunyit dan 53.14% menyukai menggunaan pewarna sintetis. Kata kunci - Pewarna, Zat Warna Alami, Kunyit, Sintetis, Sutra
Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar
Title: Perbedaan Hasil Pewarna Alami dan Sintetis pada Benang dalam Pembuatan Sarung Sutra Mandar
Description:
ABSTRAK - Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan penerapan benang sutra pada pembuatan Sarung Sutra Mandar dengan menggunakan dua zat warna yang berbeda yaitu pewarna alami dari kunyit dan pewarna sintetis.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian rekayasa atau eksperimen dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi dan angket berupa lembar kuesioner dengan jumlah responden 25 orang.
Hasil pewarnaan benang sutra dengan menggunakan 2 zat warna yang berbeda adalah baik untuk kain sutra yang telah diwarnai dengan pewarna alami dari kunyit dan sangat baik pada pewarnaan sintetis.
Dapat dilihat dari hasil uji panelis yang telah dilakukan menyatakan bahwa ketajaman warna, ketahanan warna dan tekstur setelah proses pencucian, tekstur bahan yang telah diwarnai disukai oleh panelis, terutama pada pewarna sintetis.
Adapun hasil uji panelis dari 25 orang panelis mengatakan 46,86% menyukai penggunaan pewarna alami dari kunyit dan 53.
14% menyukai menggunaan pewarna sintetis.
Kata kunci - Pewarna, Zat Warna Alami, Kunyit, Sintetis, Sutra.
Related Results
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan, mulai dari flora, fauna, ilmu pengetahuan dari nenek moyang, seni batik, dan masih banyak lagi.Terdapat berbagai macam pewarna tekstil. ...
STABILITAS SERBUK PEWARNA ALAMI BERBASIS ANTOSIANIN BUAH NAGA MERAH APKIR TERVARIASI PELARUT ASAM DALAM BERBAGAI KONDISI EKSTERNA
STABILITAS SERBUK PEWARNA ALAMI BERBASIS ANTOSIANIN BUAH NAGA MERAH APKIR TERVARIASI PELARUT ASAM DALAM BERBAGAI KONDISI EKSTERNA
Antosianin merupakan pigmen berwarna merah, ungu, biru dalam buah naga merah kualitas apkir yang memiliki potensi sebagai sumber pewarna alami. Antosianin memiliki sifat lebih stab...
Pengembangan Sistem Informasi Pemesanan dan Custom Produksi Sarung Tradisional Berbasis web
Pengembangan Sistem Informasi Pemesanan dan Custom Produksi Sarung Tradisional Berbasis web
Di desa Kenteng yang terletak di kelurahan Pojok, kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo terdapat sebuah usaha yang dikenal dengan nama Home Industry Sarung Tradisional Botol Du...
Kerajinan Kain Tenun Pewarna Alam di Kabupaten Buton (Suatu Strategi Pengembangan)
Kerajinan Kain Tenun Pewarna Alam di Kabupaten Buton (Suatu Strategi Pengembangan)
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data leb...
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN CACING SUTRA (TUBIFEX SP.) DENGAN SISTEM RESIRKULASI
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN CACING SUTRA (TUBIFEX SP.) DENGAN SISTEM RESIRKULASI
Cacing sutra (Tubifex sp.) merupakan salah satu pakan alami yang memiliki kandungan gizi tinggi dan dipakai untuk menyuplai asupan gizi bagi larva ikan.Kegiatan budidaya cacing sut...
NAKODAI MARA’DIA ABANUA KAIYANG TOILOPI: SPIRIT NILAI BUDAYA MARITIM DAN IDENTITAS ORANG MANDAR
NAKODAI MARA’DIA ABANUA KAIYANG TOILOPI: SPIRIT NILAI BUDAYA MARITIM DAN IDENTITAS ORANG MANDAR
Artikel ini membahas orang Mandar sebagai suku bangsa maritim yang tidak diragukan eksistensinya. Sebagai pemangku kebudayaan maritim dan religius yang taat, tidak dapat dimungkiri...
Karakterisasi Bacillus cereus strain IrN yang memiliki sifat multiresistensi terhadap tembaga dan pewarna
Karakterisasi Bacillus cereus strain IrN yang memiliki sifat multiresistensi terhadap tembaga dan pewarna
Peningkatan aktivitas industri tekstil semakin menambahkan jumlah limbah di lingkungan. Tembaga merupakan salah satu komponen pewarna sintetis sehingga limbah industri tekstil berp...
PEMBUATAN BATIK JUMPUT TEKNIK IKAT DESA GROGOL
PEMBUATAN BATIK JUMPUT TEKNIK IKAT DESA GROGOL
Batik jumput adalah batik yang dikerjakan dengan cara tie dyeing, diikat dengan tali dan diwarnai dengan warna. Batik ini tidak menggunakan malam, tetapi kain diikat, dijahit, atau...

