Javascript must be enabled to continue!
INSEMINASI BUATAN (IB) TERHADAP DAYA TETAS TELUR AYAM KAMPUNG
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Inseminasi Buatan terhadap daya tetas telur ayam kampung yang telah dilaksanakan pada tanggal 02 Januari sampai dengan 04 Mei 2020.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif melalui formulasi daya tetas telur ayam.Dalam satu kelompok terdapat 4 ekor betina dan 1 ekor jantan.Hasil penelitian pada perlakuan A menunjukan tingkat daya tetas terendah bila dibandingkan dengan perlakuan lain, dengan 3 kematian embrio. Perlakuan B menunjukan tingkat daya tetas telur lebih tinggi bila dibandingkan dengan perlakuan A, dimana perlakuan ini menggunakan 1 ml Sperma + 2 ml NaCl yang mengalami peningkatan sebanyak 7%. Pada pelakuan ini hanya memiliki 1 kematian embrio, Perlakuan C menunjukan tingkat daya tetas telur sedikit lebih rendah dari pada perlakuan B yaitu 94%, dan Perlakuan D dengan tingkat daya tetas tertinggi, yaitu 100%. Pada pelakuan ini menunjukkan tingkat pengeceran sperma1 : 4 sangat efektif dalam pembuahan sel telur, sehingga membuat telur menetas dengan sempurna.
Title: INSEMINASI BUATAN (IB) TERHADAP DAYA TETAS TELUR AYAM KAMPUNG
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Inseminasi Buatan terhadap daya tetas telur ayam kampung yang telah dilaksanakan pada tanggal 02 Januari sampai dengan 04 Mei 2020.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif melalui formulasi daya tetas telur ayam.
Dalam satu kelompok terdapat 4 ekor betina dan 1 ekor jantan.
Hasil penelitian pada perlakuan A menunjukan tingkat daya tetas terendah bila dibandingkan dengan perlakuan lain, dengan 3 kematian embrio.
Perlakuan B menunjukan tingkat daya tetas telur lebih tinggi bila dibandingkan dengan perlakuan A, dimana perlakuan ini menggunakan 1 ml Sperma + 2 ml NaCl yang mengalami peningkatan sebanyak 7%.
Pada pelakuan ini hanya memiliki 1 kematian embrio, Perlakuan C menunjukan tingkat daya tetas telur sedikit lebih rendah dari pada perlakuan B yaitu 94%, dan Perlakuan D dengan tingkat daya tetas tertinggi, yaitu 100%.
Pada pelakuan ini menunjukkan tingkat pengeceran sperma1 : 4 sangat efektif dalam pembuahan sel telur, sehingga membuat telur menetas dengan sempurna.
Related Results
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Persentase Fertilitas dan Daya Tetas Ayam Cemani dan White Leghorn Berdasarkan Ukuran Bobot Telur
Persentase Fertilitas dan Daya Tetas Ayam Cemani dan White Leghorn Berdasarkan Ukuran Bobot Telur
ABSTRAK. Fertilitas dan daya tetas sangat penting secara ekonomi untuk semua tempat penetasan, oleh karena itu harus diberikan perhatian khusus. Tujuan dari penelitian adalah untuk...
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa fase awal produksi pada ayam Ketarras dan ayam Arab betina. Penelitian terdiri 2 perlakuan dan 25 ulangan. Faktor jenis ayam di...
KAJIAN PENGENCERAN SEMEN AYAM MIRAH DENGAN DOSIS NaCl YANG BERBEDA TERHADAP PERFORMA PENETASAN
KAJIAN PENGENCERAN SEMEN AYAM MIRAH DENGAN DOSIS NaCl YANG BERBEDA TERHADAP PERFORMA PENETASAN
Ayam mirah adalah ayam lokal asli dari Kabupaten Simalungun yang dikembangkan sebagai bahan makanan tradisional etnik Simalungun. Pemanfaatan teknologi Inseminasi buatan diharapkan...
Karakteristik Telur, Daya Tetas, Pertumbuhan Larva Hermetia illucens, Sintasan Larva Selama Pemeliharaan.
Karakteristik Telur, Daya Tetas, Pertumbuhan Larva Hermetia illucens, Sintasan Larva Selama Pemeliharaan.
Larva black soldier fly/BSF (Hermetia illucens) atau yang dikenal sebagai maggot berpotensi digunakan sebagai pakan ikan berprotein tinggi. Sejauh ini maggot telah banyak diaplika...
Pengaruh Konsentrasi Kaporit Terhadap Daya Tetas Telur Nyamuk Aedes Aegypt
Pengaruh Konsentrasi Kaporit Terhadap Daya Tetas Telur Nyamuk Aedes Aegypt
Latar Belakang:Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Salah satu cara menghentikan ...

