Javascript must be enabled to continue!
Pengadaptasian Budaya Islam terhadap Seni Musik Tarawangsa
View through CrossRef
Abstract. Starting from the researcher's interest in music, especially Tarawangsa, the researcher chose to discuss one of the traditional arts of West Java, namely Tarawangsa Traditional Music, in which there are elements of Islamic cultural adaptation. This art is spread in several areas, one of which is in the Cikondang area, Lumajang, West Java, Cikondang Village is one of the Sundanese traditional settlements that still maintains the value of its traditions and customs, there is one complex that is sacred including traditional houses that are the center of traditional activities, sacred forests, pacilingan, rice fields and sacred tombs. Traditional ceremonies in Cikondang Lamajang Village are often accompanied by tarawangsa performances, even for ceremonial events to Islam, Tarawangsa is often presented. This attracted the attention of researchers to find out the adaptation of Islamic culture to the traditional music art of Tarawangsa, for this reason, the researcher focused on this research problem including; the performance and process of presenting traditional Tarawangsa music as well as the experiences and meanings of the performers, the adaptation of Islamic culture found in traditional tarawangsa music. The purpose of this study is to find out the meaning of the experience of Tarawangsa performers in traditional ceremonial performances, to find out tarawangsa actors interpret the adaptation of Islamic culture in tarawangsa performing arts. This research uses qualitative methods with the phenomenological approach of Alfred Schutz. The data collection technique is by field observations in Ci Kondang village, as well as in-depth interviews with Bah Ayi and tarawangsa art practitioners, as well as documentation. The result of the research that has been done is that the performance and presentation process of traditional tarawangsa music is carried out in accordance with what has been done by previous generations. The Islamic value that dominates more in traditional tarawangsa music is the value of Aqidah (faith). Where the value of this faith becomes a real form in the daily lives of players and connoisseurs such as by saying dhikr sentences, as well as practicing Allah's commandment, which is to be grateful.
Abstrak. Berawal dari ketertarikan peneliti terhadap seni musik khususnya Tarawangsa maka peneliti memilih membahas salah satu kesenian tradisional Jawa Barat yaitu Musik Tradisional Tarawangsa yang didalamnya terdapat unsur adaptasi budaya Islam. Kesenian ini tersebar di beberapa wilayah salah satunya di daerah Cikondang, Lumajang, Jawa Barat Kampung Cikondang merupakan salah satu pemukiman adat sunda yang masih menjaga nilai nilai tradisi dan adat-istiadatnya, terdapat satu komplek yang di keramatkan diantaranya rumah adat yang menjadi pusat kegiatan adat, hutan keramat, pacilingan, sawah dan makam keramat. Upacara adat di Cikondang Desa Lamajang sering diiringi oleh penampilan Tarawangsa, bahkan untuk acara-acara upacara ke agama Islam pun sering kali Tarawangsa dihadirkan. Hal tersebut menarik perhatian peneliti untuk mengetahui adaptasi budaya Islam pada kesenian musik tradisional Tarawangsa, untuk itu peneliti memfokuskan permasalahan penelitian ini meliputi; penampilan dan proses penyajian musik tradisional Tarawangsa serta pengalaman dan makna dari para pelaku, pengadaptasian budaya Islam yang terdapat pada musik tradisional tarawangsa. Tujun dari penelitian ini ialah untuk mengetahui makna pengalaman pelaku seni Tarawangsa dalam pertunjukan upacara adat, untuk mengetahui pelaku Tarawangsa memaknai pengadaptasian budaya Islam dalam seni pertunjukan Tarawangsa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu dengan observasi lapangan di desa Ci Kondang, juga wawancara mendalam dengan Bah Ayi dan para pelaku kesenian tarawangsa, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan ialah Penampilan dan proses penyajian musik tradisional tarawangsa dilaksanakan sesuai dengan apa yang telah dilakukan oleh generasi sebelumnya. Nilai Islam yang lebih mendominasi pada musik tradisional tarawangsa ini adalah Nilai Aqidah (keimanan). Yang dimana nilai keimanan ini menjadi bentuk nyata dalam kehidupan sehari-hari para pemain maupun penikmatnya seperti dengan mengucapkan kalimat dzikir, juga mengamalkan perintah Allah yaitu bersyukur.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Pengadaptasian Budaya Islam terhadap Seni Musik Tarawangsa
Description:
Abstract.
Starting from the researcher's interest in music, especially Tarawangsa, the researcher chose to discuss one of the traditional arts of West Java, namely Tarawangsa Traditional Music, in which there are elements of Islamic cultural adaptation.
This art is spread in several areas, one of which is in the Cikondang area, Lumajang, West Java, Cikondang Village is one of the Sundanese traditional settlements that still maintains the value of its traditions and customs, there is one complex that is sacred including traditional houses that are the center of traditional activities, sacred forests, pacilingan, rice fields and sacred tombs.
Traditional ceremonies in Cikondang Lamajang Village are often accompanied by tarawangsa performances, even for ceremonial events to Islam, Tarawangsa is often presented.
This attracted the attention of researchers to find out the adaptation of Islamic culture to the traditional music art of Tarawangsa, for this reason, the researcher focused on this research problem including; the performance and process of presenting traditional Tarawangsa music as well as the experiences and meanings of the performers, the adaptation of Islamic culture found in traditional tarawangsa music.
The purpose of this study is to find out the meaning of the experience of Tarawangsa performers in traditional ceremonial performances, to find out tarawangsa actors interpret the adaptation of Islamic culture in tarawangsa performing arts.
This research uses qualitative methods with the phenomenological approach of Alfred Schutz.
The data collection technique is by field observations in Ci Kondang village, as well as in-depth interviews with Bah Ayi and tarawangsa art practitioners, as well as documentation.
The result of the research that has been done is that the performance and presentation process of traditional tarawangsa music is carried out in accordance with what has been done by previous generations.
The Islamic value that dominates more in traditional tarawangsa music is the value of Aqidah (faith).
Where the value of this faith becomes a real form in the daily lives of players and connoisseurs such as by saying dhikr sentences, as well as practicing Allah's commandment, which is to be grateful.
Abstrak.
Berawal dari ketertarikan peneliti terhadap seni musik khususnya Tarawangsa maka peneliti memilih membahas salah satu kesenian tradisional Jawa Barat yaitu Musik Tradisional Tarawangsa yang didalamnya terdapat unsur adaptasi budaya Islam.
Kesenian ini tersebar di beberapa wilayah salah satunya di daerah Cikondang, Lumajang, Jawa Barat Kampung Cikondang merupakan salah satu pemukiman adat sunda yang masih menjaga nilai nilai tradisi dan adat-istiadatnya, terdapat satu komplek yang di keramatkan diantaranya rumah adat yang menjadi pusat kegiatan adat, hutan keramat, pacilingan, sawah dan makam keramat.
Upacara adat di Cikondang Desa Lamajang sering diiringi oleh penampilan Tarawangsa, bahkan untuk acara-acara upacara ke agama Islam pun sering kali Tarawangsa dihadirkan.
Hal tersebut menarik perhatian peneliti untuk mengetahui adaptasi budaya Islam pada kesenian musik tradisional Tarawangsa, untuk itu peneliti memfokuskan permasalahan penelitian ini meliputi; penampilan dan proses penyajian musik tradisional Tarawangsa serta pengalaman dan makna dari para pelaku, pengadaptasian budaya Islam yang terdapat pada musik tradisional tarawangsa.
Tujun dari penelitian ini ialah untuk mengetahui makna pengalaman pelaku seni Tarawangsa dalam pertunjukan upacara adat, untuk mengetahui pelaku Tarawangsa memaknai pengadaptasian budaya Islam dalam seni pertunjukan Tarawangsa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz.
Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu dengan observasi lapangan di desa Ci Kondang, juga wawancara mendalam dengan Bah Ayi dan para pelaku kesenian tarawangsa, serta dokumentasi.
Hasil dari penelitian yang telah dilakukan ialah Penampilan dan proses penyajian musik tradisional tarawangsa dilaksanakan sesuai dengan apa yang telah dilakukan oleh generasi sebelumnya.
Nilai Islam yang lebih mendominasi pada musik tradisional tarawangsa ini adalah Nilai Aqidah (keimanan).
Yang dimana nilai keimanan ini menjadi bentuk nyata dalam kehidupan sehari-hari para pemain maupun penikmatnya seperti dengan mengucapkan kalimat dzikir, juga mengamalkan perintah Allah yaitu bersyukur.
Related Results
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
PEMBELAJARAN SENI MUSIK BAGI SISWA DI SMP ADVENT RATAHAN
PEMBELAJARAN SENI MUSIK BAGI SISWA DI SMP ADVENT RATAHAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan informasi tentang bagaimana siswa di SMP Advent Ratahan mempelajari musik sebagai bentuk seni. Penelitian ini menggunakan metod...
Music Theraphy
Music Theraphy
Berbagai permasalahan dalam pelaksanaan layanan konseling dialami konselor sekolah. Konselor belum mampu menerapkan konseling yang memiliki dampak yang signifikan bagi perubahan ti...
POWER PEREMPUAN DALAM TRADISI MUSIK BECANANG DI BENER MERIAH
POWER PEREMPUAN DALAM TRADISI MUSIK BECANANG DI BENER MERIAH
This study aims to identify and examine the existence and role of women in the bronze musical tradition: becanang in Bener Meriah. The extent of the role of men in Aceh, including ...
GEDUNG MUSIK BANDA ACEH
GEDUNG MUSIK BANDA ACEH
Musik adalah bahasa manusia, karena dengan musik kita dapat mengekspresikan kemauan, atau isi hati kita tanpa harus mengerti terlebih dahulu bahasa yang dipakai oleh mereka yang me...
FILSAFAT MUSIK DAN POSISINYA DALAM HINDUISME
FILSAFAT MUSIK DAN POSISINYA DALAM HINDUISME
Musik tidak terpisahkan dari kehidupan manusia sejak zaman kuno hingga sekarang baik itu sebagai identitas diri, identitas kelompok sosial, termasuk juga dalam beragama Hindu, meng...
GITAR TUNGGAL LAMPUNG PESISIR: SEBUAH IDENTITAS DAN LANSKAP PENDIDIKAN MUSIK INFORMAL YANG BERBASIS KELOKALAN
GITAR TUNGGAL LAMPUNG PESISIR: SEBUAH IDENTITAS DAN LANSKAP PENDIDIKAN MUSIK INFORMAL YANG BERBASIS KELOKALAN
Gitar tunggal Lampung terdiri atas dua gaya, yakni pesisir dan pepadun. Diantara kedua gaya tersebut, peneliti melihat fakta-fakta unik yang terjadi pada gitar tunggal bergaya pesi...
PUSAT SENI BUDAYA SIMEULUE DI KOTA SINABANG
PUSAT SENI BUDAYA SIMEULUE DI KOTA SINABANG
Simeulue memiliki berbagai macam seni budaya yang khas, yaitu seni nandong dan debus yang sejak lama sudah ada dan selalu diajarkan dari generasi ke generasi dan seiring berjalanny...

