Javascript must be enabled to continue!
Pelestarian Permukiman Tradisonal Batak Toba di Kawasan Ekowisata Tano Ponggol
View through CrossRef
Kawasan ekowisata Tano Ponggol merupakan daerah yang memiliki potensi keindahan tersendiri, selain kondisi alam yang indah juga tersebar beberapa peninggalan bangunan permukiman tradisonal batak. Bangunan permukiman tradisional tersebut jika dikembangkan dengan baik maka dapat menjadi destinasi khusus dan ikon wisata kawasan Tano Ponggol. Namun kondisi fisik bangunan tradisional tersebut kurang diperhatikan oleh berbagai pihak baik itu pemerintah maupun masyarakat yang menempati permukiman tradisonal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melestarikan permukiman tradisional Batak Toba dengan hasil penelitian berupa masukan dan upaya pelestarian serta menganalisis potensi penggembangan permukiman tradisional Batak Toba sebagai kawasan ekowisata. Penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap masyarakat di permukiman tradisional serta melakukan pengamatan langsung di wilayah studi, selanjutnya metode yang dilakukan dengan metoda deskriptif kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah memberi masukan atau usulan terkait pelestarian bangunan permukiman tradisional Batak Toba sehingga bisa menjadi destinasi wisata di kawasan Tano Ponggol, Pangururan.
Tano Ponggol ecotourism area is an area that has its own potential of beauty, in addition to the beautiful natural conditions are also scattered several relics of traditional Batak residential buildings. If the traditional settlement building is well developed, it can become a special destination and tourist icon in the Tano Ponggol area. However, the physical conditions of these traditional buildings were not considered by various parties, both the government and the people who occupied the traditional settlements. This study aims to preserve traditional Toba Batak settlements with the results of research in the form of input and conservation efforts and analyse the potential development of traditional Toba Batak settlements as an ecotourism area. The study was conducted by conducting interviews with the people in traditional settlements and conducting direct observations in the study area; then the methods carried out by qualitative descriptive methods. The conclusion of this study is to provide input or suggestions related to the preservation of traditional Toba Batak settlement buildings so that they can become tourist destinations in the Tano Ponggol area, Pangururan.
Universitas Sumatera Utara
Title: Pelestarian Permukiman Tradisonal Batak Toba di Kawasan Ekowisata Tano Ponggol
Description:
Kawasan ekowisata Tano Ponggol merupakan daerah yang memiliki potensi keindahan tersendiri, selain kondisi alam yang indah juga tersebar beberapa peninggalan bangunan permukiman tradisonal batak.
Bangunan permukiman tradisional tersebut jika dikembangkan dengan baik maka dapat menjadi destinasi khusus dan ikon wisata kawasan Tano Ponggol.
Namun kondisi fisik bangunan tradisional tersebut kurang diperhatikan oleh berbagai pihak baik itu pemerintah maupun masyarakat yang menempati permukiman tradisonal tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk melestarikan permukiman tradisional Batak Toba dengan hasil penelitian berupa masukan dan upaya pelestarian serta menganalisis potensi penggembangan permukiman tradisional Batak Toba sebagai kawasan ekowisata.
Penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap masyarakat di permukiman tradisional serta melakukan pengamatan langsung di wilayah studi, selanjutnya metode yang dilakukan dengan metoda deskriptif kualitatif.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah memberi masukan atau usulan terkait pelestarian bangunan permukiman tradisional Batak Toba sehingga bisa menjadi destinasi wisata di kawasan Tano Ponggol, Pangururan.
Tano Ponggol ecotourism area is an area that has its own potential of beauty, in addition to the beautiful natural conditions are also scattered several relics of traditional Batak residential buildings.
If the traditional settlement building is well developed, it can become a special destination and tourist icon in the Tano Ponggol area.
However, the physical conditions of these traditional buildings were not considered by various parties, both the government and the people who occupied the traditional settlements.
This study aims to preserve traditional Toba Batak settlements with the results of research in the form of input and conservation efforts and analyse the potential development of traditional Toba Batak settlements as an ecotourism area.
The study was conducted by conducting interviews with the people in traditional settlements and conducting direct observations in the study area; then the methods carried out by qualitative descriptive methods.
The conclusion of this study is to provide input or suggestions related to the preservation of traditional Toba Batak settlement buildings so that they can become tourist destinations in the Tano Ponggol area, Pangururan.
Related Results
Perencanaan Penggunaan Lahan Kawasan Tano Ponggol Sebagai Tujuan Ekowisata
Perencanaan Penggunaan Lahan Kawasan Tano Ponggol Sebagai Tujuan Ekowisata
Tano Ponggol merupakan sebuah wilayah yang berada pada Kec. Pangururan, Kab. Samosir. Letak yang strategis dan wilayah yang kaya akan sumber daya alam dan budaya membuat Kawasan Ta...
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Personal branding menjadi hal yang penting dalam diri untuk menciptakan citra diri yang positif dengan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya. Riset penelitian ini membahas men...
Perencanaan Kanal Tano Ponggol Sebagai Kawasan Ekowisata di Kabupaten Samosir
Perencanaan Kanal Tano Ponggol Sebagai Kawasan Ekowisata di Kabupaten Samosir
Kanal Tano Ponggol merupakan satu-satunya kanal yang terdapat di Kabupaten Samosir yang memiliki peran penting dulunya hingga saat ini. Kanal ini memisahkan pulau Sumatera dan Pula...
Cephalometry Variation of Bataknese
Cephalometry Variation of Bataknese
Indonesia merupakan negara dengan penduduk yang terdiri dari berbagai macam etnis dan suku bangsa, salah satu suku bangsa terbesar di Indonesia adalah suku Batak. Suku Batak terbag...
EKSISTENSI BAHASA BATAK TOBA DI KOTA MEDAN
EKSISTENSI BAHASA BATAK TOBA DI KOTA MEDAN
Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi serta identitas suatu masyarakat harus terus dijaga. Namun ada sekitar 145 bahasa terus mengalami kemunduran. Bahasa yang berangsur-angsur ...
CORRESPONDENCE OF THE PROTO-AUSTRONESIAN CONSONANT PHONEMES IN TOBA BATAK LANGUAGE
CORRESPONDENCE OF THE PROTO-AUSTRONESIAN CONSONANT PHONEMES IN TOBA BATAK LANGUAGE
Abstrak—Bahasa Proto Austronesia merupakan nama sebuah rumpun bahasa yang mendiami wilayah daratan Asia Tenggara. Bahasa Batak merupakan bahasa yang digunakan oleh penutur asli bah...
KEKERABATAN BAHASA BATAK TOBA DAN BAHASA BATAK ANGKOLA SUATU KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
KEKERABATAN BAHASA BATAK TOBA DAN BAHASA BATAK ANGKOLA SUATU KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan antara Bahasa Batak Toba dan Bahasa Batak Angkola, dengan melakukan perbandingan antara Bahasa Batak An...
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERADAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI SURAKARTA
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERADAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI SURAKARTA
<p class="Style1">Kawasan permukiman kumuh merupakan kawasan yang terabaikan dari pembangunan kota dengan kondisi lingkungan permukiman yang mengalami penurunan kualitas fisi...

