Javascript must be enabled to continue!
Sebaran Spasial Nitrat dan Fosfat Di Perairan Terumbu Karang Kabupaten Bone dan Kelayakannya Untuk Lokasi Pertumbuhan Karang
View through CrossRef
Nitrat dan posfat dibutuhkan oleh zooxhantella yang bersimbiosis dengan terumbu karang. Kadar nitrat dan fospat perairan dipengaruhi oleh aktifitas di daratan karena sumber utama nutriaen yang ada di perairan berasal dari daratan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi distribusi spasial nitrat dan fospat perairan dan kelayakan perairan untuk mendukung pertumbuhan karang. Pengujian nitrat dan fospat dilakukan di laboratorium kualitas air FIKP UNHAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar nitrat dan fospat perairan di perairan terumbu karang kabupaten bone tidak terpengaruh oleh jaraknya dengan daratan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kadar nitrat perairan melebihi baku mutu air laut sedangkan kadar fospat perairan masih dibawah baku mutu air laut. Kondisi oseongrafi seperti suhu, salinitas dan DO tidak berada dalam kisaran optimal, sedangkan kecerahan, kecepatan arus dan pH perairan masih dalam kondisi optimal dalam mendukung pertumbuhan karang.
Universitas PGRI Palembang
Title: Sebaran Spasial Nitrat dan Fosfat Di Perairan Terumbu Karang Kabupaten Bone dan Kelayakannya Untuk Lokasi Pertumbuhan Karang
Description:
Nitrat dan posfat dibutuhkan oleh zooxhantella yang bersimbiosis dengan terumbu karang.
Kadar nitrat dan fospat perairan dipengaruhi oleh aktifitas di daratan karena sumber utama nutriaen yang ada di perairan berasal dari daratan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi distribusi spasial nitrat dan fospat perairan dan kelayakan perairan untuk mendukung pertumbuhan karang.
Pengujian nitrat dan fospat dilakukan di laboratorium kualitas air FIKP UNHAS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar nitrat dan fospat perairan di perairan terumbu karang kabupaten bone tidak terpengaruh oleh jaraknya dengan daratan.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kadar nitrat perairan melebihi baku mutu air laut sedangkan kadar fospat perairan masih dibawah baku mutu air laut.
Kondisi oseongrafi seperti suhu, salinitas dan DO tidak berada dalam kisaran optimal, sedangkan kecerahan, kecepatan arus dan pH perairan masih dalam kondisi optimal dalam mendukung pertumbuhan karang.
Related Results
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
ABSTRACTComparative studies on the percentage of coral reef substrate cover have been carried out in 3 (three) management zones (protection zone, utilization and Non-MPA) Karimunja...
Fluktuasi Nitrat, Fosfat dan Silikat di Perairan Pulau Bintan
Fluktuasi Nitrat, Fosfat dan Silikat di Perairan Pulau Bintan
Pulau Bintan di Provinsi Kepulauan Riau merupakan wilayah perairan yang diandalkan sebagai penghasil bahan tambang bauksit, penghasil komoditas perikanan dan sebagai daerah wisata ...
Aksi Rehabilitasi Kerusakan Terumbu Karang dengan Kombinasi Metode Rock Piles dan Transplantasi
Aksi Rehabilitasi Kerusakan Terumbu Karang dengan Kombinasi Metode Rock Piles dan Transplantasi
Aktifitas penambangan terumbu karang dan pemboman ikan di perairan Desa Tol-toli telah terjadi dalam beberapa dekade terakhir. Meskipun aktifitas tersebut sudah terhenti namun damp...
KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON
KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON
ABSTRAK Sungai Morosari berada di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Perairan ini digunakan untuk pembuangan limbah domestik maupun industri, jalur lalu lintas perahu nelayan, kawa...
FORAMINIFERA BENTONIK SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS PERAIRAN TERUMBU KARANG DI PULAU TEGAL, TELUK LAMPUNG, LAMPUNG
FORAMINIFERA BENTONIK SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS PERAIRAN TERUMBU KARANG DI PULAU TEGAL, TELUK LAMPUNG, LAMPUNG
Foraminifera telah banyak digunakan sebagai indikator kualitas perairan sekitar terumbu karang di Indonesia berdasarkan perbandingan kelompok foraminifera bentonik tertentu. Studi ...
Konsentrasi Nitrat dan Fosfat pada Sedimen dan Hubungannya dengan Kelimpahan dan Keanekaragaman Makrozoobentos di Sungai Kreo Semarang Relationship of Nitrate and Phosphate Consetrati
Konsentrasi Nitrat dan Fosfat pada Sedimen dan Hubungannya dengan Kelimpahan dan Keanekaragaman Makrozoobentos di Sungai Kreo Semarang Relationship of Nitrate and Phosphate Consetrati
ABSTRAKSungai Kreo merupakan suatu ekosistem yang di dalamnya terdapat beberapa komponen yang saling berinteraksi. Zat hara nitratdan fosfat biasanya terkandung di dalam air dan se...
Monitoring Habitat Terumbu Karang Di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran
Monitoring Habitat Terumbu Karang Di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran
Provinsi Lampung merupakan bagian minor ekosistem terumbu karang, khususnya Pulau Pahawang yang merupakan destinasi wisata unggulan habitat terumbu karang. Maka dari itu, proses mo...
KOMUNITAS IKAN KARANG DI PERAIRAN TAMAN WISATA ALAM (TWA) BATUANGUS, KOTAMADYA BITUNG, PROVINSI SULAWESI UTARA
KOMUNITAS IKAN KARANG DI PERAIRAN TAMAN WISATA ALAM (TWA) BATUANGUS, KOTAMADYA BITUNG, PROVINSI SULAWESI UTARA
<p><strong><em>REEF FISH COMMUNITY IN THE BATUANGUS NATURE PARK, MUNICIPALITY OF BITUNG, NORTH SULAWESI PROVINCE</em></strong></p><p><e...

