Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan Pelagis di Perairan Laut Kabupaten Belu Berdasarkan Data Citra Satelit

View through CrossRef
Perairan utara Kabupaten Belu memiliki potensi perikanan tangkap yang cukup besar, antara lain kekayaan sumber daya ikan pelagis, baik ikan pelagis kecil maupun ikan pelagis besar. Potensi tersebut menjadikan masyarakat pesisir sebagai mata pencaharian sebagai nelayan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup. Namun para nelayan memiliki beberapa kendala dalam kegiatan penangkapan ikan, salah satunya tidak mengetahui wilayah gerombolan ikan yang ada di perairan khususnya bagi para nelayan di laut utara Kabupaten Belu. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan daerah penangkapan ikan berdasarkan data citra satelit klorofil-a dan suhu permukaan laut tahun 2003-2021. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam memberikan informasi kepada nelayan mengenai daerah penangkapan sehingga kegiatan penangkapan dapat dilakukan lebih optimal dan dalam mendukung sumber daya perikanan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu dengan mengambil data satelit dari klorofil-a Aqua-MODIS dan suhu permukaan laut. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa daerah penangkapan ikan yang potensial untuk menangkap ikan berada di perairan Selat Ombai dan perairan Kepulauan Alor. Kelimpahan ikan terdeteksi pada bulan Januari dan tumbuh pesat hingga mencapai puncaknya pada bulan Agustus dan September.
Title: Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan Pelagis di Perairan Laut Kabupaten Belu Berdasarkan Data Citra Satelit
Description:
Perairan utara Kabupaten Belu memiliki potensi perikanan tangkap yang cukup besar, antara lain kekayaan sumber daya ikan pelagis, baik ikan pelagis kecil maupun ikan pelagis besar.
Potensi tersebut menjadikan masyarakat pesisir sebagai mata pencaharian sebagai nelayan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup.
Namun para nelayan memiliki beberapa kendala dalam kegiatan penangkapan ikan, salah satunya tidak mengetahui wilayah gerombolan ikan yang ada di perairan khususnya bagi para nelayan di laut utara Kabupaten Belu.
Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan daerah penangkapan ikan berdasarkan data citra satelit klorofil-a dan suhu permukaan laut tahun 2003-2021.
Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam memberikan informasi kepada nelayan mengenai daerah penangkapan sehingga kegiatan penangkapan dapat dilakukan lebih optimal dan dalam mendukung sumber daya perikanan yang berkelanjutan.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu dengan mengambil data satelit dari klorofil-a Aqua-MODIS dan suhu permukaan laut.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa daerah penangkapan ikan yang potensial untuk menangkap ikan berada di perairan Selat Ombai dan perairan Kepulauan Alor.
Kelimpahan ikan terdeteksi pada bulan Januari dan tumbuh pesat hingga mencapai puncaknya pada bulan Agustus dan September.

Related Results

MODEL PEMILIHAN UNIT PENANGKAPAN IKAN PELAGIS BERBASIS TEKNOLOGI DAN EKONOMI DI KOTA AMBON
MODEL PEMILIHAN UNIT PENANGKAPAN IKAN PELAGIS BERBASIS TEKNOLOGI DAN EKONOMI DI KOTA AMBON
Penangkapan ikan pelagis di Kota Ambon oleh nelayan masih berlangsung hingga saat ini dengan menggunakan 7 (tujuh) jenis alat penangkap ikan. Pada umumnya faktor teknologi penangka...
Dinamika Daerah Penangkapan Ikan Pelagis di Kota Ambon
Dinamika Daerah Penangkapan Ikan Pelagis di Kota Ambon
Perairan Kota Ambon dan sekitarnya dimanfaatkan oleh nelayan sebagai daerah penangkapan ikan (DPI) pelagis. Aktifitas pemanfaatannya terindikasi dinamis sebab terjadi perubahan dan...
KERAGAAN PERIKANAN TANGKAP DI PERAIRAN KABUPATEN TANGERANG
KERAGAAN PERIKANAN TANGKAP DI PERAIRAN KABUPATEN TANGERANG
Perairan Kabupaten Tangerang memiliki potensi sumber daya ikan yang cukup besar. Saat ini, pengaruh kegiatan pesisir dan pola penangkapan telah mengakibatkan terjadinya dinamika pe...
PERIKANAN PUKAT CINCIN DI PEMANGKAT, KALIMANTAN BARAT
PERIKANAN PUKAT CINCIN DI PEMANGKAT, KALIMANTAN BARAT
Pemanfaatan sumber daya ikan pelagis kecil di Laut Cina Selatan wilayah Indonesia (luasnya sekitar 595.000 km2), khususnya di perairan pantai Kalimantan Barat dengan sasaran utaman...
Status dan Perkembangan Perikanan Pukat Cincin di Banda Aceh
Status dan Perkembangan Perikanan Pukat Cincin di Banda Aceh
Dalam periode tahun 1995-1998 terdapat dua cara atau metode penangkapan pukat cincin di perairan Banda Aceh. Cara pertama adalah mengejar gerombolan ikan pelagis besar pada siang h...
Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Ilegal Fishing
Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Ilegal Fishing
Abstract. This study aims to determine law enforcement for perpetrators of illegal fishing and legal accountability for foreign fishermen who fish illegally in Indonesian waters. T...

Back to Top