Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot

View through CrossRef
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan pengarang yang merangsang imajinasi dan tanggapan pembaca. Puisi hadir dalam tanda, simbol, seperti diksi, rima, gaya bahasa, yang mengandung makna yang dapat dikaji antara lain melalui teori semiotika. Artikel ini bertujuan mendekripsikan bentuk dan makna semiotika yang terkandung dalam kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot. Masalah yang dibahas tentang apa saja bentuk semiotika dan makna yang erkandung dalam kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot.Teori yang digunakan adalah teori semiotika yang dikemukakan oleh Roland Barthes yang menggunakan 3 (tiga) metode untuk menganalisis karya sastra, yakni menemukan makna denotasi, makna konotasi, dan mitos.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa frasa, kalimat yang terdapat dalam larik-larik puisi pada kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca berulang, mencatat, dan mendeskripsikan bentuk dan makna puisi yang dianalisis sebanyak 5 (lima) puisi. Puisi yang dianalisis adalah puisi yang berisi kecaman yang bersifat sindiran, seperti puisi Kembang Tepi Jalan dan puisi Memotong Sepi; puisi berisi penyesalan yang memilukan, seperti puisi Gempa di Atas Kertas dan puisi Menggaris Matahari, dan puisi berisi ajakan penyesalan yang memilukan, seperti puisi Gempa di Atas Kertas dan puisi Menggaris Matahari, dan  puisi berisi ajakan yang membangkitkan, seperti puisi Cangkulah Bumi, Saudaraku. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis teks. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot, memiliki (1) bentuk-bentuk semiotik yang ditemukan dalam kalimat, dan frasa, dan (2) makna semiotik yang ditemukan dalam makna denotasi, makna konotasi, dan mitos.
Title: Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Description:
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini.
Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan pengarang yang merangsang imajinasi dan tanggapan pembaca.
Puisi hadir dalam tanda, simbol, seperti diksi, rima, gaya bahasa, yang mengandung makna yang dapat dikaji antara lain melalui teori semiotika.
Artikel ini bertujuan mendekripsikan bentuk dan makna semiotika yang terkandung dalam kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot.
Masalah yang dibahas tentang apa saja bentuk semiotika dan makna yang erkandung dalam kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot.
Teori yang digunakan adalah teori semiotika yang dikemukakan oleh Roland Barthes yang menggunakan 3 (tiga) metode untuk menganalisis karya sastra, yakni menemukan makna denotasi, makna konotasi, dan mitos.
 Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.
Data dalam penelitian ini berupa frasa, kalimat yang terdapat dalam larik-larik puisi pada kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot.
Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca berulang, mencatat, dan mendeskripsikan bentuk dan makna puisi yang dianalisis sebanyak 5 (lima) puisi.
Puisi yang dianalisis adalah puisi yang berisi kecaman yang bersifat sindiran, seperti puisi Kembang Tepi Jalan dan puisi Memotong Sepi; puisi berisi penyesalan yang memilukan, seperti puisi Gempa di Atas Kertas dan puisi Menggaris Matahari, dan puisi berisi ajakan penyesalan yang memilukan, seperti puisi Gempa di Atas Kertas dan puisi Menggaris Matahari, dan  puisi berisi ajakan yang membangkitkan, seperti puisi Cangkulah Bumi, Saudaraku.
Analisis data dilakukan dengan teknik analisis teks.
Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot, memiliki (1) bentuk-bentuk semiotik yang ditemukan dalam kalimat, dan frasa, dan (2) makna semiotik yang ditemukan dalam makna denotasi, makna konotasi, dan mitos.
.

Related Results

KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...
Makna Kematian Dalam Puisi Misa Arwah Karya Dea Anugrah
Makna Kematian Dalam Puisi Misa Arwah Karya Dea Anugrah
Penelitian ini berjudul “Makna Kematian pada Puisi Misa Arwah Karya Dea Anugrah”. Penelitian ini mengkaji tentang struktur puisi dan proses pemaknaan sebuah puisi. Tujuan penelitia...
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Gender merupakan piranti yang lebih dikonstruksikan secara sosial daripada biologis. Seseorang bisa menjadi kurang atau lebih ‘feminim’ dan kurang atau lebih ‘maskulin’. Seorang la...
ESTETIKA DAN MAKNA DALAM PUISI “UNTUK CORONA TANPA MENGELUH” KARYA SALAMI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN DI SEKOLAH
ESTETIKA DAN MAKNA DALAM PUISI “UNTUK CORONA TANPA MENGELUH” KARYA SALAMI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN DI SEKOLAH
ABSTRAK Penelilitian ini membahas estetika dan makna dalam puisi “Untuk Corona tanpa Mengeluh” karya Salami, serta implikasinya dengan pembelajaran di sekolah. Metode yang dip...
KRITIK ATAS PUISI-PUISI KARYA AHMAD NURULLAH DAN NANING PRANOTO 1
KRITIK ATAS PUISI-PUISI KARYA AHMAD NURULLAH DAN NANING PRANOTO 1
<p>ABSTRAK<br />Berbicara tentang kritik sastra, secara umum, selain untuk menghakimi karya sastra, juga memiliki fungsi <br />untuk mengkaji dan menafsirkan nila...

Back to Top