Javascript must be enabled to continue!
Deselularisasi Makroalga Eucheuma cottonii dan Ulva sp. sebagai Bahan Dasar Perancah untuk Rekayasa Jaringan
View through CrossRef
Fabrikasi perancah merupakan komponen penting dalam rekayasa jaringan yang penting dalam bidang biomedis dan terapi kesehatan regeneratif. Salah satu metode fabrikasi perancah adalah metode deselularisasi jaringan. Pada umumnya metode deselularisasi menggunakan bahan dasar organ hewan. Namun, sejumlah penelitian beberapa tahun terakhir telah mengeksplorasi potensi perancah rekayasa jaringan berbasis selulosa dari makroalgha masih sangat minim. Makroalga Eucheuma cottonii dan Ulva sp. merupakan jenis rumput laut dengan kandungan selulosa yang tinggi dan kemelimpahannya tinggi di Indonesia. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah makroalga Eucheuma cottonii dan Ulva sp. dapat dideselularisasi dengan metode fisika-kimiawi menggunakan teknik imersi-agitasi sampel dalam larutan Triton X-100 untuk dijadikan perancah biologis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan yang terdiri atas variasi konsentrasi Triton X-1000, yaitu 0,1%, 0,5%, dan 1%. Hasil penelitian ini menunjukkan keberhasilan deselularisasi Eucheuma cottonii menggunakan larutan Triton X-100 dengan konsentrasi 0,5% dan 1% selama 10 hari mampu memberikan gambaran makroskopis bening transparan dan gambaran mikroskopis hilangnya inti sel dengan mempertahankan struktur dinding sel. Namun demikian, ketiga konsentrasi Triton X-100 tersebut tidak dapat mendeselularisasi makroalga Ulva sp. Pengujian karakteristik pori perancah, uji biodegradabilitas, dan uji biokompabilitas masih perlu untuk dilakukan untuk mengevaluasi keberhasilan perancah berbasis makroalga ini agar dapat dimanfaatkan dalam rekayasa jaringan.
Universitas Warmadewa
Title: Deselularisasi Makroalga Eucheuma cottonii dan Ulva sp. sebagai Bahan Dasar Perancah untuk Rekayasa Jaringan
Description:
Fabrikasi perancah merupakan komponen penting dalam rekayasa jaringan yang penting dalam bidang biomedis dan terapi kesehatan regeneratif.
Salah satu metode fabrikasi perancah adalah metode deselularisasi jaringan.
Pada umumnya metode deselularisasi menggunakan bahan dasar organ hewan.
Namun, sejumlah penelitian beberapa tahun terakhir telah mengeksplorasi potensi perancah rekayasa jaringan berbasis selulosa dari makroalgha masih sangat minim.
Makroalga Eucheuma cottonii dan Ulva sp.
merupakan jenis rumput laut dengan kandungan selulosa yang tinggi dan kemelimpahannya tinggi di Indonesia.
Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah makroalga Eucheuma cottonii dan Ulva sp.
dapat dideselularisasi dengan metode fisika-kimiawi menggunakan teknik imersi-agitasi sampel dalam larutan Triton X-100 untuk dijadikan perancah biologis.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan yang terdiri atas variasi konsentrasi Triton X-1000, yaitu 0,1%, 0,5%, dan 1%.
Hasil penelitian ini menunjukkan keberhasilan deselularisasi Eucheuma cottonii menggunakan larutan Triton X-100 dengan konsentrasi 0,5% dan 1% selama 10 hari mampu memberikan gambaran makroskopis bening transparan dan gambaran mikroskopis hilangnya inti sel dengan mempertahankan struktur dinding sel.
Namun demikian, ketiga konsentrasi Triton X-100 tersebut tidak dapat mendeselularisasi makroalga Ulva sp.
Pengujian karakteristik pori perancah, uji biodegradabilitas, dan uji biokompabilitas masih perlu untuk dilakukan untuk mengevaluasi keberhasilan perancah berbasis makroalga ini agar dapat dimanfaatkan dalam rekayasa jaringan.
Related Results
Analisis Perbandingan Biaya dan waktu Pelaksanaan Perancah Kayu (konvensional) dan Perancah Besi (scaffolding)
Analisis Perbandingan Biaya dan waktu Pelaksanaan Perancah Kayu (konvensional) dan Perancah Besi (scaffolding)
Perancah adalah konstruksi yang memikul atau menerima beban dan memberi kekuatan serta kesetabilan pada bekisting. Dimana perancah memegang peranan penting agar beton tidak terjadi...
Analisis Mutu Dodol Rumput Laut Eucheuma cottonii Dengan Penambahan Tepung Maizena dan Sari Buah Nenas
Analisis Mutu Dodol Rumput Laut Eucheuma cottonii Dengan Penambahan Tepung Maizena dan Sari Buah Nenas
Seaweed dodol is processed using basic ingredients such as Eucheuma cottonii seaweed and additives such as sugar, flour, coconut milk, salt, vanilla and other additives as well. Th...
Exploring the Characteristics and Applications of Eucheuma Cottonii Seaweed Flour in Crepe Production
Exploring the Characteristics and Applications of Eucheuma Cottonii Seaweed Flour in Crepe Production
These days, people eat to focus on their hunger, meet their nutritional needs, and lower their risk of illness. People are conscious of nutritional facts. Individuals are beginning...
Keanekaragaman Jenis Makroalga di Perairan Teluk Gilimanuk Bali
Keanekaragaman Jenis Makroalga di Perairan Teluk Gilimanuk Bali
Makroalga di pesisir Indonesia memiliki keanekaragaman spesies biodiversity yang tinggi, namun organisme ini sangat rentan terhadap perubahan kondisi lingkungan baik secara alami s...
Bioactive Components of Seaweed Eucheuma cottonii Potential as Antibacteria
Bioactive Components of Seaweed Eucheuma cottonii Potential as Antibacteria
Indonesian waters are rich in biological resources of seaweed, one of which is seaweed Eucheuma cottonii. However, its use is still limited for the process of making various foods ...
FORMULASI BIOETANOL DARI Eucheuma cottonii UPAYA ENERGI TERBARU NELAYAN SUMBERKENCONO BANYUWANGI
FORMULASI BIOETANOL DARI Eucheuma cottonii UPAYA ENERGI TERBARU NELAYAN SUMBERKENCONO BANYUWANGI
Bahan bakar khususnya minyak merupakan bahan bakar yang paling banyak dikenal dan digunakan oleh masyarakat Indonesia. Salah satu bahan bakar cair yang dapat diproduksi dari materi...
PERBANDINGAN STRUKTUR DAN KOMPOSISI MAKROALGA DI PANTAI DRINI DAN PANTAI KRAKAL
PERBANDINGAN STRUKTUR DAN KOMPOSISI MAKROALGA DI PANTAI DRINI DAN PANTAI KRAKAL
ABSTRACTDrini and Krakal Beach are two beaches in the Gunungkidul area which are crowded with visitors. The high human activity, directly and indirectly will affect marine organism...
Diversifikasi dan karakterisasi mie dan nori berbasis rumput laut
Diversifikasi dan karakterisasi mie dan nori berbasis rumput laut
Indonesia memegang peranan penting dalam produksi rumput laut dunia yang digunakan dalam pembuatan karagenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan rumput lau...

