Javascript must be enabled to continue!
Motivasi Remaja Melakukan Cyberbullying di Media Sosial
View through CrossRef
Cyberbullying merupakan tindakan agresif di media sosial untuk melecehkan, mempermalukan, dan mengejek orang lain. Penelitian ini berfokus pada motivasi remaja melakukan cyberbullying di media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden dalam penelitian ini merupakan tiga remaja perempuan pelaku cyberbullying. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perilaku motivasi remaja melakukan cyberbullying di media sosial, motivasi tersebut dapat dibagi menjadi dua yaitu motivasi internal, yang berasal dari dalam diri dan motivasi eksternal, yang berasal dari luar. Adapun motivasi internal terbagi menjadi lima, yaitu: Sering melakukan bullying di dunia nyata sehingga di lakukan di media sosial, karena media sosial merupakan jalan yang paling mudah melakukan penindasan. 2. Adanya ketidakseimbangan kuasa, atau apa yang dilakukan pelaku cyberbullying dalam segi mental dan sosial merasa lebih kuat. 3. Merasa mempunyai segalanya sehingga apapun bisa dilakukan kepada korban. 4. Membuat mental korban hancur sehingga korban mempunyai keinginan untuk berhenti bersekolah bahkan pindah sekolah. 5. Identitas yang tidak di ketahui oleh korban memudahkan pelaku melakukan tindakan cyberbullying. Sedangkan motivasi ekstrinsik terbagi menjadi 2 yaitu: 1. Sifat dan karakteristik korban yang mengundang untuk di tindas. 2. Tertantang dari sebuah film sehingga ingin melakukan tindakan cyberbullying.
Politeknik Pratama Purwokerto
Title: Motivasi Remaja Melakukan Cyberbullying di Media Sosial
Description:
Cyberbullying merupakan tindakan agresif di media sosial untuk melecehkan, mempermalukan, dan mengejek orang lain.
Penelitian ini berfokus pada motivasi remaja melakukan cyberbullying di media sosial.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Responden dalam penelitian ini merupakan tiga remaja perempuan pelaku cyberbullying.
Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara.
Hasil analisis data menunjukkan terdapat perilaku motivasi remaja melakukan cyberbullying di media sosial, motivasi tersebut dapat dibagi menjadi dua yaitu motivasi internal, yang berasal dari dalam diri dan motivasi eksternal, yang berasal dari luar.
Adapun motivasi internal terbagi menjadi lima, yaitu: Sering melakukan bullying di dunia nyata sehingga di lakukan di media sosial, karena media sosial merupakan jalan yang paling mudah melakukan penindasan.
2.
Adanya ketidakseimbangan kuasa, atau apa yang dilakukan pelaku cyberbullying dalam segi mental dan sosial merasa lebih kuat.
3.
Merasa mempunyai segalanya sehingga apapun bisa dilakukan kepada korban.
4.
Membuat mental korban hancur sehingga korban mempunyai keinginan untuk berhenti bersekolah bahkan pindah sekolah.
5.
Identitas yang tidak di ketahui oleh korban memudahkan pelaku melakukan tindakan cyberbullying.
Sedangkan motivasi ekstrinsik terbagi menjadi 2 yaitu: 1.
Sifat dan karakteristik korban yang mengundang untuk di tindas.
2.
Tertantang dari sebuah film sehingga ingin melakukan tindakan cyberbullying.
Related Results
Remaja, Media Sosial, dan Cyberbullying: Kajian Literatur
Remaja, Media Sosial, dan Cyberbullying: Kajian Literatur
Social media and teenagers are interrelated and almost inseparable. Since the pandemic, the level of mobile phone usage has increased because learning activities and social interac...
Empati dan Cyberbullying pada Remaja Pengguna Media Sosial: Sebuah Kajian Literatur
Empati dan Cyberbullying pada Remaja Pengguna Media Sosial: Sebuah Kajian Literatur
The many emerging social media features and easy access when using them have made the younger generation interested in using social media. However, excessive use of social media or...
School Staff's Perceptions and Attitudes towards Cyberbullying
School Staff's Perceptions and Attitudes towards Cyberbullying
<p>Parallel with the spread of technology use, cyberbullying has become a serious problem in schools, particularly those in developed countries where most young people have r...
Fenomena Cyberbullying di Media Sosial TikTok
Fenomena Cyberbullying di Media Sosial TikTok
TikTok is a social media platform that creates 15-60 second videos with various music features, filters, stickers, and other creative effects. The existence of the Tiktok social ne...
Moderasi Anonimitas dalam Pengaruh Celebrity Worship terhadap Cyberbullying NCTzen
Moderasi Anonimitas dalam Pengaruh Celebrity Worship terhadap Cyberbullying NCTzen
Abstract. Cyberbullying behavior has become a prevalent phenomenon within K-pop fandom communities, often influenced by the intensity of attachment to celebrities and the presence ...
Peran Media Sosial Dalam Pertukaran Sosial Remaja Di Media Sosial
Peran Media Sosial Dalam Pertukaran Sosial Remaja Di Media Sosial
Dalam perkembangan media sosial ini telah membawa banyak perubahan yang begitu signifikan terhadap cara remaja dalam berinteraksi serta bertukar informasi pada era digital saat ini...
Teori framing dan media sosial: analisis kontroversi cyberbullying terhadap Jang Won-Young
Teori framing dan media sosial: analisis kontroversi cyberbullying terhadap Jang Won-Young
Teori framing dan media sosial: analisis kontroversi cyberbullying terhadap Jang Won-YoungAbstrakPenelitian ini menggali fenomena cyberbullying yang menimpa Jang Won-young, seorang...
Pemanfaatan Media Sosial Dalam Pemasaran Sosial Bagi Remaja
Pemanfaatan Media Sosial Dalam Pemasaran Sosial Bagi Remaja
Adolescent face very vulnerable period of transition from childhood to adulthood. Because adolescents do not have enough knowledge and awareness to get through this transition, ado...

