Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

LITERARY FOLKTALES PROMOTING CHILDREN'S MULTIPLE INTELLIGENCES/KARYA SASTRA YANG MENINGKATKAN KECERDASAN MULTIPEL ANAK-ANAK

View through CrossRef
AbstractThe objective of this study wasto investigate how literary folktale narrations promoting children's multiple intelligences. In this study qualitative design was adopted. The target populations of this study were found in Awi zone. In this case, expert sampling was used to capture multiple intelligences entrenched in a meticulous manifestation of knowledge in folktales.Through purposive sampling 20 folktale narrators (10 females and 10 male) were interviewed and two group discussions were conducted. The result of the study showed that engagement of children within literary narrations enablesthem to promote their linguistic, logical, spatial, musical, natural, interpersonal, intrapersonal, and bodily kinesthetic intelligences. Result and discussion showed thatliterary folktale narrations promote social cohesion regardless of age and gender. The children at any talent stage were acquainted with how to use their multiple intelligent through learning and their life experiences. This hypothesis is significant to elementary education because teachers able to observe more recurrently that students learn in different ways. Therefore, there is close relationship between literacy and folklore in influencing naturalist intelligencechildrento make a distinction among animals, categorize, and use features of the environment.Keywords: children, folktale, intelligences, literaryAbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk meneliti bagaimana narasi folktale yang meningkatkan  kecerdasan multipel anak-anak. Dalam penelitian ini, digunakan desain kualitatif. Target populasi penelitian ini ditemukan di wilayah Awi. Dalam kasus ini, expert sampling digunakan untuk mengkaji kecerdasan multipel yang berakar dalam manifestasi pengetahuan folktale. Melalui purposive sampling(penyampelan berdasarkan tujuan), 20 pencerita folktale (10 perempuan dan 10 laki-laki) diwawancarai dan dua diskusi kelompok dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelibatan anak-anak dalam narasi sastra memungkinkan mereka untuk meningkatkan kecerdasan linguistik, logis, spasial, musik, alami, interpersonal, dan kinestetik tubuh mereka. Hasil dan pembahasan ini menunjukkan bahwa narasi folktale meningkatkan hubungan sosial tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Anak-anak pada setiap tahap bakat berkenalan dengan bagaimana menggunakan kecerdasan multipel mereka melalui pembelajaran dan pengalaman hidup mereka. Hipotesis ini sangat penting bagi pendidikan dasar guru dapat mengamati secara berulang-ulang bahwa siswa belajar dengan cara yang berbeda. Oleh karena itu, ada kaitan erat antara literasi dan cerita rakyat dalam memengaruhi kecerdasan alami anak-anak untuk membuat perbedaan di antara hewan, mengategorikannya, dan menggunakan karakteristik lingkungan.  Kata Kunci: anak-anak, dongeng, kecerdasan, literasi 
Balai Bahasa Bali
Title: LITERARY FOLKTALES PROMOTING CHILDREN'S MULTIPLE INTELLIGENCES/KARYA SASTRA YANG MENINGKATKAN KECERDASAN MULTIPEL ANAK-ANAK
Description:
AbstractThe objective of this study wasto investigate how literary folktale narrations promoting children's multiple intelligences.
In this study qualitative design was adopted.
 The target populations of this study were found in Awi zone.
In this case, expert sampling was used to capture multiple intelligences entrenched in a meticulous manifestation of knowledge in folktales.
Through purposive sampling 20 folktale narrators (10 females and 10 male) were interviewed and two group discussions were conducted.
 The result of the study showed that engagement of children within literary narrations enablesthem to promote their linguistic, logical, spatial, musical, natural, interpersonal, intrapersonal, and bodily kinesthetic intelligences.
 Result and discussion showed thatliterary folktale narrations promote social cohesion regardless of age and gender.
The children at any talent stage were acquainted with how to use their multiple intelligent through learning and their life experiences.
 This hypothesis is significant to elementary education because teachers able to observe more recurrently that students learn in different ways.
Therefore, there is close relationship between literacy and folklore in influencing naturalist intelligencechildrento make a distinction among animals, categorize, and use features of the environment.
Keywords: children, folktale, intelligences, literaryAbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk meneliti bagaimana narasi folktale yang meningkatkan  kecerdasan multipel anak-anak.
Dalam penelitian ini, digunakan desain kualitatif.
Target populasi penelitian ini ditemukan di wilayah Awi.
Dalam kasus ini, expert sampling digunakan untuk mengkaji kecerdasan multipel yang berakar dalam manifestasi pengetahuan folktale.
Melalui purposive sampling(penyampelan berdasarkan tujuan), 20 pencerita folktale (10 perempuan dan 10 laki-laki) diwawancarai dan dua diskusi kelompok dilakukan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelibatan anak-anak dalam narasi sastra memungkinkan mereka untuk meningkatkan kecerdasan linguistik, logis, spasial, musik, alami, interpersonal, dan kinestetik tubuh mereka.
Hasil dan pembahasan ini menunjukkan bahwa narasi folktale meningkatkan hubungan sosial tanpa memandang usia dan jenis kelamin.
Anak-anak pada setiap tahap bakat berkenalan dengan bagaimana menggunakan kecerdasan multipel mereka melalui pembelajaran dan pengalaman hidup mereka.
Hipotesis ini sangat penting bagi pendidikan dasar guru dapat mengamati secara berulang-ulang bahwa siswa belajar dengan cara yang berbeda.
Oleh karena itu, ada kaitan erat antara literasi dan cerita rakyat dalam memengaruhi kecerdasan alami anak-anak untuk membuat perbedaan di antara hewan, mengategorikannya, dan menggunakan karakteristik lingkungan.
  Kata Kunci: anak-anak, dongeng, kecerdasan, literasi .

Related Results

Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Hubungan Kecerdasan Intelektual Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Prestasi Belajar Fisika
Hubungan Kecerdasan Intelektual Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Prestasi Belajar Fisika
Penelitian ini merupakan penelitian jenis ex-post facto yang memiliki tiga variabel bebas dan satu variabel terikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan kecerdas...
Metamorfosis Gastronomi Dalam Karya Sastra Kuliner
Metamorfosis Gastronomi Dalam Karya Sastra Kuliner
Abstrak. Tulisan ini merupakan hasil kajian pustaka tentang gastronomi sebagai disiplin yang memayungi kajian karya sastra kuliner yang banyak kita temukan dalam berbagai genre sas...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
INNOVATION OF ISLAMIC EDUCATION (PAI) BASED ON MULTIPLE INTELLIGENCES
INNOVATION OF ISLAMIC EDUCATION (PAI) BASED ON MULTIPLE INTELLIGENCES
This article explores Islamic education based on multiple intelligences. Islam requires human orientation not only on the outcome but also the quality of process. It has been commo...
INNOVATION OF ISLAMIC EDUCATION (PAI) BASED ON MULTIPLE INTELLIGENCES
INNOVATION OF ISLAMIC EDUCATION (PAI) BASED ON MULTIPLE INTELLIGENCES
Abstract This article explores Islamic education based on multiple intelligences. Islam requires human orientation not only on the outcome but also the quality of process. I...
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
Pembelajaran sastra di era milenial memang diperlukan perspektif terbaru. Di antara perspektif yang mulai berkembang yaitu pembelajaran botani sastra. Botani sastra adalah selukd b...
Integrasi Realistic Mathematics Education dan Multiple Intelligences pada Siswa Sekolah Dasar
Integrasi Realistic Mathematics Education dan Multiple Intelligences pada Siswa Sekolah Dasar
Abstrak: Riset ini ditujukan untuk mengetahui efektifitas bahan ajar matematika sekolah dasar dengan mengintegrasikan Realistic Mathematics Education dan Multiple Intelligences. Ku...

Back to Top