Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

REPRESENTASI PERSONA DALAM NOVEL CINTA TERAKHIR BABA DUNJA KARYA ALINA BRONSKY DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN

View through CrossRef
Persona dalam psikologi sastra dijelaskan sebagai topeng sosial yang digunakan individu untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi wujud persona, penyebab terbentuknya persona, serta dampak persona. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengaitkan temuan tersebut dengan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Sumber data utama adalah novel Cinta Terakhir Baba Dunja karya Alina Bronsky. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, dengan fokus pada kutipan-kutipan yang relevan terkait konsep persona. Data dianalisis menggunakan teknik analisis alir yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Setiap kutipan yang diperoleh dianalisis secara mendalam berdasarkan teori psikologi sastra Carl Gustav Jung. Hasil penelitian menunjukkan wujud persona yang ditampilkan oleh tokoh-tokoh dalam novel meliputi ketangguhan, kepedulian, kemandirian, dan emosional. Persona tokoh dalam novel terbentuk karena refleksi diri, ketahanan, dampak trauma, dan pencarian identitas. Dampak persona terhadap para tokoh meliputi munculnya kerentanan dalam hidup, kecemasan tersembunyi, dinamika hubungan keluarga, perspektif sosial, dan keterbatasan. Pendidikan berperan penting dalam membantu mengembangkan ketangguhan, kemandirian, dan keseimbangan emosional. Hadirnya pendidikan juga mendukung dalam menghadapi tekanan sosial dan pencarian identitas dengan cara yang sehat dan adaptif.
LPPM Universitas Singaperbangsa Karawang - Research Department in Indonesia University
Title: REPRESENTASI PERSONA DALAM NOVEL CINTA TERAKHIR BABA DUNJA KARYA ALINA BRONSKY DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN
Description:
Persona dalam psikologi sastra dijelaskan sebagai topeng sosial yang digunakan individu untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi wujud persona, penyebab terbentuknya persona, serta dampak persona.
Penelitian ini juga bertujuan untuk mengaitkan temuan tersebut dengan pendidikan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif.
Sumber data utama adalah novel Cinta Terakhir Baba Dunja karya Alina Bronsky.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, dengan fokus pada kutipan-kutipan yang relevan terkait konsep persona.
Data dianalisis menggunakan teknik analisis alir yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Setiap kutipan yang diperoleh dianalisis secara mendalam berdasarkan teori psikologi sastra Carl Gustav Jung.
Hasil penelitian menunjukkan wujud persona yang ditampilkan oleh tokoh-tokoh dalam novel meliputi ketangguhan, kepedulian, kemandirian, dan emosional.
Persona tokoh dalam novel terbentuk karena refleksi diri, ketahanan, dampak trauma, dan pencarian identitas.
Dampak persona terhadap para tokoh meliputi munculnya kerentanan dalam hidup, kecemasan tersembunyi, dinamika hubungan keluarga, perspektif sosial, dan keterbatasan.
Pendidikan berperan penting dalam membantu mengembangkan ketangguhan, kemandirian, dan keseimbangan emosional.
Hadirnya pendidikan juga mendukung dalam menghadapi tekanan sosial dan pencarian identitas dengan cara yang sehat dan adaptif.

Related Results

Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
Pemikiran Pendidikan Cinta Perspektif Jalaluddin Rumi
Pemikiran Pendidikan Cinta Perspektif Jalaluddin Rumi
Jalaludin Rumi yang memiliki nama asli Jalaluddin Muhammad bin Muhammad al-Balkhi al-Qunuwi merupakan seorang sufi, yuris dan teolog, sekaligus penyair masyhur dari abad ke-13. Dal...
Ironi Cinta Sinta pada “Tanya Sinta, 3” dan “Sinta Gugat, 2” dalam Antologi Puisi Kemelut Cinta Rahwana Karya Djoko Saryono
Ironi Cinta Sinta pada “Tanya Sinta, 3” dan “Sinta Gugat, 2” dalam Antologi Puisi Kemelut Cinta Rahwana Karya Djoko Saryono
Abstract: Irony can happen anywhere, especially when it comes to love. Love can be seen as a human perception in looking at life and the world. Love has many forms. The ideal form ...
KARYA PERUPA BALI DALAM MERESPON PANDEMI COVID 19 DENGAN ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
KARYA PERUPA BALI DALAM MERESPON PANDEMI COVID 19 DENGAN ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan analisis data kualitatif tentang Karya Perupa Bali Dalam Merespon Pandemi Covid 19 Dengan Analisis Semiotika Roland Barthes . Tuj...
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Revisi Proposal Kuantitatif Muhammad Putra Wahyu Perdana
Revisi Proposal Kuantitatif Muhammad Putra Wahyu Perdana
Pendidikan merupakan sebuah wahana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan pendidikan diharapkan menghasilkan manusia yang berkualitas dan bertanggung jawab serta mampu meyongs...

Back to Top