Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Perilaku Struktur Gedung Berkolom Masif Dan Berlubang

View through CrossRef
Kolom merupakan elemen struktur penting dalam struktur bangunan gedung yang berfungsi menopang dan meneruskan  beban  aksial  dan  momen  ke  struktur  pondasi.  Kolom  berlubang  sering  digunakan  sebagai conduit tempat  perpipaan plumbing,  mekanikal  dan elektrikal  untuk  tujuan  estetika.  Penelitian perilaku struktur  gedung  berkolom  massif  dan berlubang  bertujuan  mengetahui  perilaku  struktur  kolom  berlubang dengan luasan lubang 3%, 4%, 5% dan 6% dari luasan penampang  kolom. Perilaku yang diamati berupa waktu  getar  struktur,  gaya  geser  dasar,  simpangan,  dan  momen  guling.  Hasil  analisis  diperoleh  bahwa model  struktur  dengan  kolom  berlubang  tersebut  mempunyai  waktu  getar  struktur  lebih  kecil  dari  getar struktur maksimum  yang disyaratkan.  Akibat adanya lubang berat struktur kolom berlubang   menjadi lebih ringan dibandingkan dengan struktur dengan kolom massif sehingga mereduksi gaya geser dasar, simpangan dan momen guling pada struktur dengan kolom massif.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Flores
Title: Analisis Perilaku Struktur Gedung Berkolom Masif Dan Berlubang
Description:
Kolom merupakan elemen struktur penting dalam struktur bangunan gedung yang berfungsi menopang dan meneruskan  beban  aksial  dan  momen  ke  struktur  pondasi.
 Kolom  berlubang  sering  digunakan  sebagai conduit tempat  perpipaan plumbing,  mekanikal  dan elektrikal  untuk  tujuan  estetika.
  Penelitian perilaku struktur  gedung  berkolom  massif  dan berlubang  bertujuan  mengetahui  perilaku  struktur  kolom  berlubang dengan luasan lubang 3%, 4%, 5% dan 6% dari luasan penampang  kolom.
Perilaku yang diamati berupa waktu  getar  struktur,  gaya  geser  dasar,  simpangan,  dan  momen  guling.
 Hasil  analisis  diperoleh  bahwa model  struktur  dengan  kolom  berlubang  tersebut  mempunyai  waktu  getar  struktur  lebih  kecil  dari  getar struktur maksimum  yang disyaratkan.
 Akibat adanya lubang berat struktur kolom berlubang   menjadi lebih ringan dibandingkan dengan struktur dengan kolom massif sehingga mereduksi gaya geser dasar, simpangan dan momen guling pada struktur dengan kolom massif.

Related Results

Pertimbangan Kaidah Struktur Pada Transformasi Bentuk Arsitektur
Pertimbangan Kaidah Struktur Pada Transformasi Bentuk Arsitektur
AbstrakKaidah struktur seringkali merupakan penghambat proses kreativitas arsitek dalam merancang bentuk bangunan. Banyak karya arsitektur yang hanya bermain pada kemasan saja, tan...
Pengaruh Model Perletakan Struktur Rangka Baja Sistem Bresing akibat Beban Gempa
Pengaruh Model Perletakan Struktur Rangka Baja Sistem Bresing akibat Beban Gempa
Sistem struktur rangka baja bresing konsentris dan eksentris merupakan sistem struktur konstruksi yang termasuk dalam struktur yang tahan terhadap beban gempa. Pada penelitian ini,...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
TINJAUAN STRUKTUR APARTEMEN PORIS 88 TANGERANG
TINJAUAN STRUKTUR APARTEMEN PORIS 88 TANGERANG
Peninjauan struktur Apartemen Poris 88 Tangerang ini mengacu pada standar peraturan-peraturan perencanaan gedung Indonesia yang berlaku seperti, Tata Cara Perhitungan Struktur Beto...
EKSPLORASI KONSTRUKSI BAMBU RECIPROCAL-DEPLOYABLE GRIDSHELL
EKSPLORASI KONSTRUKSI BAMBU RECIPROCAL-DEPLOYABLE GRIDSHELL
Abstrak - Adanya keterbutuhan akan naungan semi-permanen atau sementara yang mudah dan cepat dibangun untuk sesuatu peristiwa tertentu. Pada penelitian ini menggali potensi struktu...
PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI VERTIKAL PADA GEDUNG BERTINGKAT
PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI VERTIKAL PADA GEDUNG BERTINGKAT
Pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi dengan tinggi 4 lantai pada gedung A dan C, tinggi 5 lantai pada gedung B masih menggunakan tangga sebagai alat transportasi vertikal u...
ANALISIS PERUBAHAN LUAS TULANGAN KOLOM AKIBAT PENGARUH PEMASANGAN DINDING GESER
ANALISIS PERUBAHAN LUAS TULANGAN KOLOM AKIBAT PENGARUH PEMASANGAN DINDING GESER
Kolom merupakan suatu komponen struktur yang sangat penting peranannya dalam suatu struktur bangunan. Tulangan kolom dapat dikurangi dengan adanya penambahan dinding geser sebagai ...

Back to Top