Javascript must be enabled to continue!
PEMATUNG KAYU KANONIK DI DESA PELIATAN
View through CrossRef
Abstrak
Tujuan Penelitian ini ditulis adalah untuk mendeskripsikan (1) Bagaimanakah riwayat berkesenian dari tokoh pematung kayu kanonik di desa Peliatan dan pengaruhnya terhadap pematung kayu lainnya di desa Peliatan. (2) Apa sajakah ciri khas visual karya yang dihasilkan tokoh pematung kayu kanonik di desa Peliatan. metode yang digunakan dala penelitan ini adalah metode kualitatif dengan metode deskriptif. Tehnik yang digunakan dalam pengumpulan data teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Dalam penelitian ini terdapat 4 orang pematung sebagai subyek penelitian dengan prestasi dan hasil karya yang memiliki pengaruh bagi pematung laiinnya di desa Peliatan.
Dari proses penelitian serta pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Mendeskripsikan riwayat berksenian para tokoh pematung kayu kanonik dan pengarunya terhadap pematung kayu lainnya di desa Peliatan. Masing-masing tokoh memiliki riwayat berkesenian yang dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sekitar, yang dikelilingi peninggalan-peninggalan kebudayaan berupa ukiran dan patung yang sarat menjadi inspirasi berkarya. Yang kemudian memiliki capaian gemilang di pasar seni rupa maupun pameran di masa nya (2) Mendeskripsikan ciri khas visual para tokoh pematung kayu kanonik di desa Peliatan. Antara satu dengan yang lain memiliki keterikatan pengaruh, namun memiliki hasil karya yang khas pada masing-masing tokoh, seperti bentuk binatang, buah-buahan, pohon-pohonan, mitologi ataupun wiracerita lokal.
Kata kunci : Pematung, Kanonik, Desa Peliatan
Abstract
The objectives of this research are to describe (1) the artistic history of the canonical wood sculptors in Peliatan village and their influence on other wood sculptors in Peliatan village; and (2) the visual characteristics of the works produced by the canonical wood sculptors in Peliatan village. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. The data collection techniques used are observation, interviews, 1 documentation, and literature review. In this study, there are four sculptors as research subjects with achievements and artworks that have influenced other sculptors in Peliatan village.
Research process and discussion in this study, the following conclusions can be drawn: (1) Describing the artistic history of the canonical wood sculptors and their influence on other wood sculptors in Peliatan village. Each figure has an artistic history influenced by the surrounding environment, which is surrounded by cultural heritage in the form of carvings and statues that are rich sources of artistic inspiration. This later led to brilliant achievements in the art market and exhibitions of their time. (2) Describing the visual characteristics of the canonical wood sculptors in Peliatan village. While there is an interconnected influence between them, each figure possesses distinctive artworks, such as forms of animals, fruits, trees, mythology, or local epics.
Keywords: Sculptor, Canonical, Peliatan Village
Universitas Pendidikan Ganesha
Title: PEMATUNG KAYU KANONIK DI DESA PELIATAN
Description:
Abstrak
Tujuan Penelitian ini ditulis adalah untuk mendeskripsikan (1) Bagaimanakah riwayat berkesenian dari tokoh pematung kayu kanonik di desa Peliatan dan pengaruhnya terhadap pematung kayu lainnya di desa Peliatan.
(2) Apa sajakah ciri khas visual karya yang dihasilkan tokoh pematung kayu kanonik di desa Peliatan.
metode yang digunakan dala penelitan ini adalah metode kualitatif dengan metode deskriptif.
Tehnik yang digunakan dalam pengumpulan data teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan.
Dalam penelitian ini terdapat 4 orang pematung sebagai subyek penelitian dengan prestasi dan hasil karya yang memiliki pengaruh bagi pematung laiinnya di desa Peliatan.
Dari proses penelitian serta pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Mendeskripsikan riwayat berksenian para tokoh pematung kayu kanonik dan pengarunya terhadap pematung kayu lainnya di desa Peliatan.
Masing-masing tokoh memiliki riwayat berkesenian yang dipengaruhi oleh keadaan lingkungan sekitar, yang dikelilingi peninggalan-peninggalan kebudayaan berupa ukiran dan patung yang sarat menjadi inspirasi berkarya.
Yang kemudian memiliki capaian gemilang di pasar seni rupa maupun pameran di masa nya (2) Mendeskripsikan ciri khas visual para tokoh pematung kayu kanonik di desa Peliatan.
Antara satu dengan yang lain memiliki keterikatan pengaruh, namun memiliki hasil karya yang khas pada masing-masing tokoh, seperti bentuk binatang, buah-buahan, pohon-pohonan, mitologi ataupun wiracerita lokal.
Kata kunci : Pematung, Kanonik, Desa Peliatan
Abstract
The objectives of this research are to describe (1) the artistic history of the canonical wood sculptors in Peliatan village and their influence on other wood sculptors in Peliatan village; and (2) the visual characteristics of the works produced by the canonical wood sculptors in Peliatan village.
The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach.
The data collection techniques used are observation, interviews, 1 documentation, and literature review.
In this study, there are four sculptors as research subjects with achievements and artworks that have influenced other sculptors in Peliatan village.
Research process and discussion in this study, the following conclusions can be drawn: (1) Describing the artistic history of the canonical wood sculptors and their influence on other wood sculptors in Peliatan village.
Each figure has an artistic history influenced by the surrounding environment, which is surrounded by cultural heritage in the form of carvings and statues that are rich sources of artistic inspiration.
This later led to brilliant achievements in the art market and exhibitions of their time.
(2) Describing the visual characteristics of the canonical wood sculptors in Peliatan village.
While there is an interconnected influence between them, each figure possesses distinctive artworks, such as forms of animals, fruits, trees, mythology, or local epics.
Keywords: Sculptor, Canonical, Peliatan Village
.
Related Results
PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
Upaya penanaman kembali hutan-hutan yang gundul sudah dilakukan berbagai fihak, baikpemegang HPH maupun pemerintah melalui pemilihan bibit-bibit pohon denganpertumbuhan amat cepat ...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
KARAKTERISASI BAMBU LAMINASI SEBAGAI BAHAN PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN
KARAKTERISASI BAMBU LAMINASI SEBAGAI BAHAN PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN
Penggunaan bambu dibidang konstruksi sampai saat ini masih sangat terbatas dan hanya digunakan pada struktur ringan. Pengembangan penggunaan bambu dibidang struktur, khususnya dibi...
SIFAT KIMIA NON STRUKTURAL KAYU TARIK (TENSION WOOD) PADA KAYU MINDI (MELIA AZEDARACH L.)
SIFAT KIMIA NON STRUKTURAL KAYU TARIK (TENSION WOOD) PADA KAYU MINDI (MELIA AZEDARACH L.)
Abstrak: Kayu reaksi pada beberapa aspek tertentu, bisa memiliki sifat-sifat anatomi, fisis, dan kimia yang berbeda dengan kayu normal. Kayu reaksi baik berupa kayu tekan atau tari...
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Kayu Manis Indonesia ke Jerman
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Kayu Manis Indonesia ke Jerman
Penelitian ini menganalisis faktor yang memengaruhi ekspor kayu manis Indonesia ke Jerman. Data sekunder diperoleh menggunakan FAOSTAT, UN Comtrade, dan BPS meliputi tahunan harga ...

