Javascript must be enabled to continue!
Aritmetik penentuan takwim Hijri oleh Syeikh Abdul Rahman Gudang al-Fatani dalam Minhaj al-Qawim
View through CrossRef
Minhaj al-Qawim fi macrifati al-Hisab wa al-Taqwim (1310H/1893M) merupakan naskhah falak takwim koleksi Khazanah Fathaniyah (2018) terdiri daripada empat lembar (tujuh halaman) menggunakan bahasa Melayu jawi. Naskhah ini membincangkan ilmu hisab dalam penyusunan takwim istilahi. Hitungan bagi penyusunan tersebut menggunakan teknik aritmetik mudah bermula dengan pengenalan 28 huruf abjadiyah yang mempunyai nilai tertentu. Artikel ini bertujuan mengungkapkan hitungan aritmetik yang digunakan dalam penentuan takwim. Kajian ini berbentuk kualitatif menggunakan metodologi analisis kandungan merangkumi naskhah pramoden, buku-buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan tokoh dan takwim Hijri. Teknik analisis data dilakukan dengan meneliti asal usul angka bersama nilainya bagi huruf tahun dan bulan sehingga perhitungan awal bulan yang dijelaskan dalam naskhah tersebut. Hasil kajian mendapati konsep aritmetik dalam hisab istilahi telah diamalkan masyarakat Islam di Patani pada abad ke-19M terutamanya dalam kalangan ulama falak ketika itu. Kesimpulannya, kajian ini membuktikan konsep hisab istilahi adalah sinonim digunakan ketika pramoden di Alam Melayu semasa proses perkembangan ilmu falak.
Minhāj al-Qawīm fī maᶜrifati al-Ḥisāb wa al-Taqwīm (1310H/1893M) is a falak manuscript from the Khazanah Fathaniyah collection (2019). It has seven pages written in Malay Jawi script. This manuscript discusses the mathematical aspect of calculation in the compilation of the takwim istilahi (octaval calendar). The calculations for this compilation utilize simple arithmetic techniques, beginning with an introduction to the 28 abjadiyah letters, each possessing a specific numerical value. This article aims to critically analyze the arithmetic methods in ḥisāb istilahi employed by Sheikh Abdul Rahman Gudang al-Faṭānī and to evaluate their accuracy in compiling the Hijri calendar. This study adopts both qualitative and quantitative approaches. The qualitative approach uses content analysis, encompassing pre-modern manuscripts, books, journals and documents related to the scholar and the Hijri calendar. The quantitative approach utilizes Accurate Time 5.7 software for data validation. This research will extract aspects related to huruf jummal (numerical values of letters), huruf tahun (numerical values of years), huruf bulan (numerical values of months) and calculation of the month beginning as explained in the manuscript. The findings indicate that the arithmetic concepts within this manuscript demonstrate a scientific application in the compilation of the takwim istilahi. In conclusion, the concept of ḥisāb istilahi was widely used during the pre-modern era in the Malay Archipelago amidst the development of falak knowledge, owing to its simple methodology and its close approximation to actual astronomical criteria.
Universiti Sains Islam Malaysia
Title: Aritmetik penentuan takwim Hijri oleh Syeikh Abdul Rahman Gudang al-Fatani dalam Minhaj al-Qawim
Description:
Minhaj al-Qawim fi macrifati al-Hisab wa al-Taqwim (1310H/1893M) merupakan naskhah falak takwim koleksi Khazanah Fathaniyah (2018) terdiri daripada empat lembar (tujuh halaman) menggunakan bahasa Melayu jawi.
Naskhah ini membincangkan ilmu hisab dalam penyusunan takwim istilahi.
Hitungan bagi penyusunan tersebut menggunakan teknik aritmetik mudah bermula dengan pengenalan 28 huruf abjadiyah yang mempunyai nilai tertentu.
Artikel ini bertujuan mengungkapkan hitungan aritmetik yang digunakan dalam penentuan takwim.
Kajian ini berbentuk kualitatif menggunakan metodologi analisis kandungan merangkumi naskhah pramoden, buku-buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan tokoh dan takwim Hijri.
Teknik analisis data dilakukan dengan meneliti asal usul angka bersama nilainya bagi huruf tahun dan bulan sehingga perhitungan awal bulan yang dijelaskan dalam naskhah tersebut.
Hasil kajian mendapati konsep aritmetik dalam hisab istilahi telah diamalkan masyarakat Islam di Patani pada abad ke-19M terutamanya dalam kalangan ulama falak ketika itu.
Kesimpulannya, kajian ini membuktikan konsep hisab istilahi adalah sinonim digunakan ketika pramoden di Alam Melayu semasa proses perkembangan ilmu falak.
Minhāj al-Qawīm fī maᶜrifati al-Ḥisāb wa al-Taqwīm (1310H/1893M) is a falak manuscript from the Khazanah Fathaniyah collection (2019).
It has seven pages written in Malay Jawi script.
This manuscript discusses the mathematical aspect of calculation in the compilation of the takwim istilahi (octaval calendar).
The calculations for this compilation utilize simple arithmetic techniques, beginning with an introduction to the 28 abjadiyah letters, each possessing a specific numerical value.
This article aims to critically analyze the arithmetic methods in ḥisāb istilahi employed by Sheikh Abdul Rahman Gudang al-Faṭānī and to evaluate their accuracy in compiling the Hijri calendar.
This study adopts both qualitative and quantitative approaches.
The qualitative approach uses content analysis, encompassing pre-modern manuscripts, books, journals and documents related to the scholar and the Hijri calendar.
The quantitative approach utilizes Accurate Time 5.
7 software for data validation.
This research will extract aspects related to huruf jummal (numerical values of letters), huruf tahun (numerical values of years), huruf bulan (numerical values of months) and calculation of the month beginning as explained in the manuscript.
The findings indicate that the arithmetic concepts within this manuscript demonstrate a scientific application in the compilation of the takwim istilahi.
In conclusion, the concept of ḥisāb istilahi was widely used during the pre-modern era in the Malay Archipelago amidst the development of falak knowledge, owing to its simple methodology and its close approximation to actual astronomical criteria.
Related Results
Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Resi Gudang Dan Penerima Hak Jaminan Resi Gudang Terhadap Pengelola Gudang Yang Pailit
Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Resi Gudang Dan Penerima Hak Jaminan Resi Gudang Terhadap Pengelola Gudang Yang Pailit
This Study aims to analyze the arrangement for guaranteeing the warehouse receipt system in terms of the legislation in Indonesia and to find out and analyze the form of legal pro...
ILMU SILAT SYEIKH ABDULLAH: SEBUAH KRITIKAN
ILMU SILAT SYEIKH ABDULLAH: SEBUAH KRITIKAN
Syeikh Abdullah merupakan tokoh pendakwah yang mengislamkan Raja Kedah iaitu Seri Paduka Maharaja Derbar Raja sekaligus menyebarkan Islam di Empayar Kedah. Yahya Said yang merupa...
Penanggulangan Banjir Kota Pangkal Pinang melalui Pemeliharaan Kolong Gudang Padi
Penanggulangan Banjir Kota Pangkal Pinang melalui Pemeliharaan Kolong Gudang Padi
Kolong Gudang Padi dibangun pada tahun 2015 untuk mengendalikan limpasan permukaan di Kelurahan Pasar Padi kecamatan Girimaya yang diakibatkan oleh permukiman di sekitarnya. Adapu...
Pengaruh Penerapan Warehouse Management System Terhadap Kinerja Gudang Pada PTP Nusantara XIV Persero
Pengaruh Penerapan Warehouse Management System Terhadap Kinerja Gudang Pada PTP Nusantara XIV Persero
PTP. NUSANTARA XIV (PERSERO).merupakan perusahaan public produk konsumen berbasis tebu yang terintegrasi dan terkemuka yang memproduksi tebu menjadi produk gula pasir. Produk yang ...
Fahaman Melampau Menurut Sheikh Ahmad Al-Fatani (M. 1908) Berdasarkan Kitab Hadiqatul Azhar War Rayahin Extreme Thinking According To Sheikh Ahmad Al-Fatani (D. 1908) Based on The Book of Hadiqatul Azhar War Rayahin
Fahaman Melampau Menurut Sheikh Ahmad Al-Fatani (M. 1908) Berdasarkan Kitab Hadiqatul Azhar War Rayahin Extreme Thinking According To Sheikh Ahmad Al-Fatani (D. 1908) Based on The Book of Hadiqatul Azhar War Rayahin
Abstract
Hadiqatul Azhar War Rayahin is a masterwork written at the end of the nineteenth century by Sheikh Ahmad al-Fatani that analyses the history of the Ottoman Empire, the sto...
Implementasi Sistem Resi Gudang (Srg) Komoditas Gambir Di Kabupaten Lima Puluh Kota
Implementasi Sistem Resi Gudang (Srg) Komoditas Gambir Di Kabupaten Lima Puluh Kota
Gambir merupakan salah satu produk unggulan di Kabupaten Lima Puluh Kota, namun dalam perkembangannya, terdapat beberapa permasalahan. Persoalan utama yang dihadapi petani gambir a...
TRADEMARK GUDANG GARAM VERSUS GUDANG BARU
TRADEMARK GUDANG GARAM VERSUS GUDANG BARU
The purpose of this study is to analyze the issue of trademark rights disputes between Gudang Garam and Gudang Baru regarding the name and logo of a painting or picture. The disput...
PENENTUAN LETAK GUDANG UNTUK MEMINIMKAN BIAYA TRANSPORTASI DENGAN PENDEKATAN CENTER OF GRAVITY
PENENTUAN LETAK GUDANG UNTUK MEMINIMKAN BIAYA TRANSPORTASI DENGAN PENDEKATAN CENTER OF GRAVITY
Abstract To meet the rapid demand for pharmaceutical drugs, a new warehouse is needed to distribute to various cities in West Java. This research at PT. Kimia Farma has the aim of ...

