Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi Pendidikan Agama Islam Multidisipliner

View through CrossRef
Terjadinya revolusi industri 4.0 telah membawa banyak perubahan dalam semua segi-segi kehidupan, termasuk di dalamnya dalam pendidikan Islam. Di mana dalam revolusi industri tersebut banyak menghadirkan misalnya superkomputer dan kecerdasan buatan. Maka, mau tidak mau pendidikan sebagai center excellent harus mampu memfasilitasi lahirnya generasi yang memiliki critical thinking, kemampuan pemecahan masalah yang semakin kompleks, kemampuan literacy komunikasi dan kolaborasi, dan keterampilan berpikir lainnya yang capable dengan era revolusi industri 5.0 (Paschek et al., 2019; Rahmat, 2019; Rohmatika, 2019). Secara axiology, banyak terjadi perubahan pada tata nilai dan moralitas di tengah masyarakat, sementara nilai-nilai moralitas baru tersebut tidak sesuai dengan pandangan dan jiwa bangsa. Dalam konteks ini, pendidikan menjadi sangat urgent bagi proses pelestarian nilai dan penyelamatan generasi muda bangsa, yang memiliki kemampuan fisik, pengembangan spiritual dan akhlak yang tidak mengalami erosi dan dehumanisasi akibat revolusi industri tersebut. Sangat diperlukan kemampuan/kapabilitas pendidikan untuk menyiapkan generasi yang mampu menghadapi era perubahan tersebut. Pendidikan Agama Islam harus terus melakukan pembaruan/continuous improvement secara terus menerus, untuk menyiapkan generasi yang unggul. Satu pemikiran yang cukup strategis adalah dengan Pendidikan Agama Islam yang multidiscipline. Lalu bagaimana bentuk dan evaluasi pendidikan agama Islam yang multidisciplinary tersebut? Makalah ini akan membahas secara ringkas tentang evaluasi Pendidikan agama Islam dengan pendekatan multidisipliner.
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Title: Evaluasi Pendidikan Agama Islam Multidisipliner
Description:
Terjadinya revolusi industri 4.
0 telah membawa banyak perubahan dalam semua segi-segi kehidupan, termasuk di dalamnya dalam pendidikan Islam.
Di mana dalam revolusi industri tersebut banyak menghadirkan misalnya superkomputer dan kecerdasan buatan.
Maka, mau tidak mau pendidikan sebagai center excellent harus mampu memfasilitasi lahirnya generasi yang memiliki critical thinking, kemampuan pemecahan masalah yang semakin kompleks, kemampuan literacy komunikasi dan kolaborasi, dan keterampilan berpikir lainnya yang capable dengan era revolusi industri 5.
0 (Paschek et al.
, 2019; Rahmat, 2019; Rohmatika, 2019).
Secara axiology, banyak terjadi perubahan pada tata nilai dan moralitas di tengah masyarakat, sementara nilai-nilai moralitas baru tersebut tidak sesuai dengan pandangan dan jiwa bangsa.
Dalam konteks ini, pendidikan menjadi sangat urgent bagi proses pelestarian nilai dan penyelamatan generasi muda bangsa, yang memiliki kemampuan fisik, pengembangan spiritual dan akhlak yang tidak mengalami erosi dan dehumanisasi akibat revolusi industri tersebut.
Sangat diperlukan kemampuan/kapabilitas pendidikan untuk menyiapkan generasi yang mampu menghadapi era perubahan tersebut.
Pendidikan Agama Islam harus terus melakukan pembaruan/continuous improvement secara terus menerus, untuk menyiapkan generasi yang unggul.
Satu pemikiran yang cukup strategis adalah dengan Pendidikan Agama Islam yang multidiscipline.
Lalu bagaimana bentuk dan evaluasi pendidikan agama Islam yang multidisciplinary tersebut? Makalah ini akan membahas secara ringkas tentang evaluasi Pendidikan agama Islam dengan pendekatan multidisipliner.

Related Results

PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
Dalam sebuah proses pembelajaran komponen yang turut menentukan keberhasilan sebuah proses adalah evaluasi. Melalui evaluasi orang akan mengetahui sampai sejauh mana penyampaian pe...
POTRET PENDIDIKAN NILAI DILEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM
POTRET PENDIDIKAN NILAI DILEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pentingnya nilai-nilai aqidah, akhlak, dan ibadah dalam pendidikan Islam di Indonesia serta tantangan yang dihadapi dalam menga...
Pendekatan Humanistik dalam Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Pendekatan Humanistik dalam Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendekatan humanistik dalam evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta implikasinya terhadap pembelajaran yang bermakna dan t...
Analisis Kebijakan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Nasional
Analisis Kebijakan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Nasional
Substansi pendidikan Islam yang tercermin dalam substansi rumusan tujuan pendidikan nasional, yaitu “manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan akhlak mulia”,...
Peran Pendidikan Agama Hindu Dalam Membentuk Kepribadian Siswa
Peran Pendidikan Agama Hindu Dalam Membentuk Kepribadian Siswa
Anak dalam pandangan agama Hindu merupakan penyelamat bagi orang tua dan para leluhur. Setiap orang tua tentu mengharapkan lahirnya seorang anak yang suputra, seorang anak yang ber...
Eksistensi Manajemen Pendidikan Islam dalam Tatanan Pendidikan Indonesia di Masa Depan
Eksistensi Manajemen Pendidikan Islam dalam Tatanan Pendidikan Indonesia di Masa Depan
Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan konsep manajemen pendidikan Islam dalam tatanan pendidikan Indonesia dimasa depan, untuk  mendeskripsikan manajemen pendidikan Is...
Konsep Pendidikan Islam dalam Keluarga Menurut Zakiah Daradjat
Konsep Pendidikan Islam dalam Keluarga Menurut Zakiah Daradjat
Keluarga adalah merupakan lembaga pendidikan yang pertama dan utama dalam masyarakat, karena dalam keluargalah manusia dilahirkan, berkembang menjadi dewasa. Bentuk dan isi serta c...

Back to Top