Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pandangan Yusuf Al-Qardhawi Terhadap Penggunaan Pil Penunda Haid

View through CrossRef
<p><em>Ketika seorang wanita</em><em> telah memasuki masa </em><em>haid, maka dilarang</em><em> </em><em>melakukan</em><em> </em><em>ibadah-ibadah</em><em> </em><em>yang juga</em><em> </em><em>diharamkan</em><em> kepada </em><em> </em><em>orang</em><em> </em><em>yang</em><em> </em><em>sedang junub, seperti  shalat, puasa, haji / umrah, menyentuh Alquran dan berhubungan suami isteri. Hal tersebut menjadikan kurangnya waktu bagi kaum wanita </em><em>untuk mendapatkan</em><em> </em><em>amalan kebaikan dari ibadah-ibadah tersebut. Karena alasan tersebut, maka sebagian wanita ingin</em><em> </em><em>menunda waktu haid mereka khususnya ketika menjalankan ibadah</em><em> </em><em>puasa Ramadhan , ibadah haji dan berhubungan di malam pertama dengan mengkonsumsi pil penunda haid. Terkait hukum penggunaan pil penunda haid ini, ulama mempunyai beberapa pendapat atau pandangan hukum dan salah satunya adalah Yusuf al-Qardhawi sebagai salah seorang sosok ulama kontemporer. </em><em>Peneliti menggunakan metode  penelitian pustaka (library research) dengan teknik analisis deskriptif dengan sumber data berasal dari  berbagai sumber</em><em> yang relevan</em><em> </em><em>dan terkait dengan penelitian yang peneliti lakukan</em><em>. Hasil dari penelitian ini bahwa</em><em> Yusuf Qardhawi membolehkan</em><em>  </em><em>wanita muslimah</em><em> </em><em> menggunakan pil </em><em>penunda haid pada bulan Ramadhan dan saat </em><em>menunaikan haji (thawaf ifadhah)</em><em> serta untuk malam pertama. Kebolehan tersebut atas dasar pertimbangan penggunaan  pil tersebut</em><em> dapat dipertanggungjawabkan tidak </em><em>akan </em><em>menimbulkan mudharat</em><em>. </em></p><em>When a woman has entered her menstrual period, she is prohibited from carrying out acts of worship that are also prohibited for people who are junub, such as praying, fasting, Hajj/Umrah, touching the Koran and having sex with husband and wife. This results in a lack of time for women to get good deeds from these worship services. For this reason, some women want to delay their menstruation, especially when fasting during Ramadan, performing the Hajj and having sex on the first night by taking menstrual delay pills. Regarding the law on the use of menstrual delay pills, scholars have several opinions or legal views and one of them is Yusuf al-Qardhawi as a contemporary ulama figure. Researchers use library research methods with descriptive analysis techniques with data sources coming from various sources that are relevant and related to the research that the researcher is conducting. The results of this research are that Yusuf Qardhawi allows Muslim women to use menstruation delay pills in the month of Ramadan and when performing the Hajj (thawaf ifadhah) as well as for the first night. This ability is based on considerations that the use of the pill can be accounted for and will not cause harm.</em>
Title: Pandangan Yusuf Al-Qardhawi Terhadap Penggunaan Pil Penunda Haid
Description:
<p><em>Ketika seorang wanita</em><em> telah memasuki masa </em><em>haid, maka dilarang</em><em> </em><em>melakukan</em><em> </em><em>ibadah-ibadah</em><em> </em><em>yang juga</em><em> </em><em>diharamkan</em><em> kepada </em><em> </em><em>orang</em><em> </em><em>yang</em><em> </em><em>sedang junub, seperti  shalat, puasa, haji / umrah, menyentuh Alquran dan berhubungan suami isteri.
Hal tersebut menjadikan kurangnya waktu bagi kaum wanita </em><em>untuk mendapatkan</em><em> </em><em>amalan kebaikan dari ibadah-ibadah tersebut.
Karena alasan tersebut, maka sebagian wanita ingin</em><em> </em><em>menunda waktu haid mereka khususnya ketika menjalankan ibadah</em><em> </em><em>puasa Ramadhan , ibadah haji dan berhubungan di malam pertama dengan mengkonsumsi pil penunda haid.
Terkait hukum penggunaan pil penunda haid ini, ulama mempunyai beberapa pendapat atau pandangan hukum dan salah satunya adalah Yusuf al-Qardhawi sebagai salah seorang sosok ulama kontemporer.
</em><em>Peneliti menggunakan metode  penelitian pustaka (library research) dengan teknik analisis deskriptif dengan sumber data berasal dari  berbagai sumber</em><em> yang relevan</em><em> </em><em>dan terkait dengan penelitian yang peneliti lakukan</em><em>.
Hasil dari penelitian ini bahwa</em><em> Yusuf Qardhawi membolehkan</em><em>  </em><em>wanita muslimah</em><em> </em><em> menggunakan pil </em><em>penunda haid pada bulan Ramadhan dan saat </em><em>menunaikan haji (thawaf ifadhah)</em><em> serta untuk malam pertama.
Kebolehan tersebut atas dasar pertimbangan penggunaan  pil tersebut</em><em> dapat dipertanggungjawabkan tidak </em><em>akan </em><em>menimbulkan mudharat</em><em>.
</em></p><em>When a woman has entered her menstrual period, she is prohibited from carrying out acts of worship that are also prohibited for people who are junub, such as praying, fasting, Hajj/Umrah, touching the Koran and having sex with husband and wife.
This results in a lack of time for women to get good deeds from these worship services.
For this reason, some women want to delay their menstruation, especially when fasting during Ramadan, performing the Hajj and having sex on the first night by taking menstrual delay pills.
Regarding the law on the use of menstrual delay pills, scholars have several opinions or legal views and one of them is Yusuf al-Qardhawi as a contemporary ulama figure.
Researchers use library research methods with descriptive analysis techniques with data sources coming from various sources that are relevant and related to the research that the researcher is conducting.
The results of this research are that Yusuf Qardhawi allows Muslim women to use menstruation delay pills in the month of Ramadan and when performing the Hajj (thawaf ifadhah) as well as for the first night.
This ability is based on considerations that the use of the pill can be accounted for and will not cause harm.
</em>.

Related Results

HAID DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN SAINS: Studi tentang Haid Tidak Teratur Pengguna Kontrasepsi
HAID DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN SAINS: Studi tentang Haid Tidak Teratur Pengguna Kontrasepsi
Nowadays, there are several contraceptives, such as oral contraceptive pill, contraceptive injection, implants, spiral or IUD (intra uterine device), and IUS (intra uterine system)...
PEMIKIRAN YUSUF QARDHAWI MENGENAI ZAKAT SAHAM DAN OBLIGASI
PEMIKIRAN YUSUF QARDHAWI MENGENAI ZAKAT SAHAM DAN OBLIGASI
<p>Ijtihad in the field of zakat has been started since the launch of Yusuf Qardhawi writings, Fiqh al-Zakâh. Zakat which has been traditionally interpreted, broken down by Y...
PEMIKIRAN YUSUF QARDHAWI MENGENAI ZAKAT SAHAM DAN OBLIGASI
PEMIKIRAN YUSUF QARDHAWI MENGENAI ZAKAT SAHAM DAN OBLIGASI
<p>Ijtihad in the field of zakat has been started since the launch of Yusuf Qardhawi writings, Fiqh al-Zakâh. Zakat which has been traditionally interpreted, broken down by Y...
Perbandingan Faktor-Faktor yang Menyebabkan Gangguan Pola Haid pada Remaja Putri di SMAN 1 Tasikmalaya
Perbandingan Faktor-Faktor yang Menyebabkan Gangguan Pola Haid pada Remaja Putri di SMAN 1 Tasikmalaya
Abstract. Menstrual disorders are characterized by heavy or scanty bleeding, and prolonged or irregular menstruation. Signs of distress during menstruation are also influenced by b...
Zakat Profesi Menurut Pandangan Yusuf Qardhawi
Zakat Profesi Menurut Pandangan Yusuf Qardhawi
Zakat profesi merupakan zakat yang baru muncul dan tidak ada dizaman kenabian sehingga diperlukan pengkajian mengenai. Gambaran jurnal ini adalah untuk mengetahui pengertian zakat ...
Makna Fii Sabilillah Sebagai Mustahiq Zakat Perspektif Sayyid Abu Bakar Asy-Syatho dan Yusuf Qardhawi
Makna Fii Sabilillah Sebagai Mustahiq Zakat Perspektif Sayyid Abu Bakar Asy-Syatho dan Yusuf Qardhawi
Abstract: This study discusses the differences of opinion of scholars related to mustahiq zakat, especially regarding faction sabilillah group. There is a difference of opinion bet...
Perbedaan Siklus Menstruasi Akseptor KB Pil Dan Injeksi Kombinasi
Perbedaan Siklus Menstruasi Akseptor KB Pil Dan Injeksi Kombinasi
Latar Belakang: Pemilihan kontrasepsi yang digunakan oleh wanita perlu mempertimbangkan pengaruh metode tersebut terhadap fungsi reproduksi sekaligus kesejahteraan umum. Alat kontr...
Hermeneutika As-Sunah Yusuf Qardhawi
Hermeneutika As-Sunah Yusuf Qardhawi
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Prof Dr H Yusuf Qardhawi di bidang hadits. Penulis mengangkat dua permaslahan penting terkait judul di atas, yaitu: Apa dasar Yus...

Back to Top