Javascript must be enabled to continue!
Revitalisasi Ruang Pameran Galeri Nasional Indonesia melalui Inovasi Teknologi, Studi Kasus: Area Pameran Gedung B
View through CrossRef
Bangunan umum terus berkembang dan dilengkapi dengan IoT untuk memenuhi kebutuhan yang praktis dan efisien. Layaknya Galeri Nasional Indonesia (GNI) memerlukan adaptasi ulang dengan kemajuan era mendatang yang tidak lain yaitu sebuah teknologi bersama Internet of Things (IoT) yang akan meningkat pesat sekian waktu. Permasalahan yang paling menonjol yaitu bagaimana cara mewujudkan IoT dan teknologi yang baik ke dalam interior GNI. Dari semua hal tersebut, perancangan GNI untuk penelitian kali ini tertuju kepada ruang pameran gedung B. Tujuan perancangan yang utama ialah untuk mewujudkan IoT dan teknologi yang baik ke dalam interior GNI dan untuk memperoleh data yang diperlukan sebagai landasan dalam penelitian. Metode perancangan desain Rosemary dan Otie Kilmer, metode desain dibagi 2 bagian dengan 8 tahapan. Untuk perancangan galeri ini berkonsep teknologi dengan IoT menggunakan aplikasi di perangkat gadget kini merubah kebutuhan masyarakat khususnya ruang aktifitas masyarakat. Pengimplementasian teknologi serta IoT ke dalam ruang pameran tetap GNI yaitu dengan video mapping blinds dan motion sensor. Ruang pameran tetap akan memberikan dampak interior galeri yang dapat meningkatkan daya tarik masyarakat terhadap situasi wilayah ruang publik tersebut. Hal itu pula yang dapat mempermudah saluran informasi yang akan berguna untuk kualitas hidup masyarakat.
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Title: Revitalisasi Ruang Pameran Galeri Nasional Indonesia melalui Inovasi Teknologi, Studi Kasus: Area Pameran Gedung B
Description:
Bangunan umum terus berkembang dan dilengkapi dengan IoT untuk memenuhi kebutuhan yang praktis dan efisien.
Layaknya Galeri Nasional Indonesia (GNI) memerlukan adaptasi ulang dengan kemajuan era mendatang yang tidak lain yaitu sebuah teknologi bersama Internet of Things (IoT) yang akan meningkat pesat sekian waktu.
Permasalahan yang paling menonjol yaitu bagaimana cara mewujudkan IoT dan teknologi yang baik ke dalam interior GNI.
Dari semua hal tersebut, perancangan GNI untuk penelitian kali ini tertuju kepada ruang pameran gedung B.
Tujuan perancangan yang utama ialah untuk mewujudkan IoT dan teknologi yang baik ke dalam interior GNI dan untuk memperoleh data yang diperlukan sebagai landasan dalam penelitian.
Metode perancangan desain Rosemary dan Otie Kilmer, metode desain dibagi 2 bagian dengan 8 tahapan.
Untuk perancangan galeri ini berkonsep teknologi dengan IoT menggunakan aplikasi di perangkat gadget kini merubah kebutuhan masyarakat khususnya ruang aktifitas masyarakat.
Pengimplementasian teknologi serta IoT ke dalam ruang pameran tetap GNI yaitu dengan video mapping blinds dan motion sensor.
Ruang pameran tetap akan memberikan dampak interior galeri yang dapat meningkatkan daya tarik masyarakat terhadap situasi wilayah ruang publik tersebut.
Hal itu pula yang dapat mempermudah saluran informasi yang akan berguna untuk kualitas hidup masyarakat.
Related Results
PERANCANGAN BOOTH PAMERAN BATIK GALERI GRIYA PENI DENGAN MEDIA MAKET
PERANCANGAN BOOTH PAMERAN BATIK GALERI GRIYA PENI DENGAN MEDIA MAKET
Pameran merupakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk memamerkan suatu hasil karya kepada khalayak. Kata pameran berasal dari bahasa Inggris Exhibition, yang kemudian diserap menj...
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...
Penerapan Prinsip Le Corbusier pada Convention and Exhibtion
Penerapan Prinsip Le Corbusier pada Convention and Exhibtion
Kota Medan merupakan pusat pembangunan yang penting dalam hal pembangunan di Indonesia. Kota Medan saat ini banyak melakukan kegiatan budaya baik lokal, nasional maupun internasion...
PERAN RUANG KOMUNAL DALAM MENCIPTAKAN SENSE OF COMMUNITY STUDI KOMPARASI PERUMAHAN TERENCANA DAN PERUMAHAN TIDAK TERENCANA
PERAN RUANG KOMUNAL DALAM MENCIPTAKAN SENSE OF COMMUNITY STUDI KOMPARASI PERUMAHAN TERENCANA DAN PERUMAHAN TIDAK TERENCANA
Sense of community merupakan penentu signifikan kualitas hidup secara umum dan kepuasan dalam kesejahteraan. Dalam kehidupan bermukim, anggotanya harus memiliki sense of community ...
Perancangan Dan Implementasi Pemodelan Sistem Informasi Pemesanan Tiket Online Di Galeri Nasional Indonesia
Perancangan Dan Implementasi Pemodelan Sistem Informasi Pemesanan Tiket Online Di Galeri Nasional Indonesia
Adanya sistem informasi reservasi tiket online dalam proses pemesanan tiket pengunjung dan admin menjadi lebih mudah dan efektif dan pengunjung bisa dengan mudah untuk pemesanan ti...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI PASAR TRADISIONAL NAMBANGAN DI KOTA SURABAYA
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI PASAR TRADISIONAL NAMBANGAN DI KOTA SURABAYA
Pasar tradisional merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian suatu negara, namun pada saat ini kondisi pasar tradisional terancam dikarenakan semakin berkembangnya pasa...
ERA BARU GALERI NASIONAL INDONESIA: MENGHIDUPKAN KEMBALI GALERI DI DALAM KAWASAN CAGAR BUDAYA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL JUKSTAPOSISI
ERA BARU GALERI NASIONAL INDONESIA: MENGHIDUPKAN KEMBALI GALERI DI DALAM KAWASAN CAGAR BUDAYA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL JUKSTAPOSISI
The advancement of modern times has led to an increased interest in visiting galleries, making it a current trend. However, the public's interest in visiting galleries located in h...
Pelaksanaan Pengawasan Dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Oleh Pemerintah Kota Payakumbuh
Pelaksanaan Pengawasan Dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Oleh Pemerintah Kota Payakumbuh
Kebijakan penataan ruang merupakan langkah yang ditetapkan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk dilaksanakan dan diwujudkan dalam penyelenggaraan penataan ruang di Indon...

