Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penerapan Prinsip Le Corbusier pada Convention and Exhibtion

View through CrossRef
Kota Medan merupakan pusat pembangunan yang penting dalam hal pembangunan di Indonesia. Kota Medan saat ini banyak melakukan kegiatan budaya baik lokal, nasional maupun internasional. Gelar dimulai dengan mempelajari dasar-dasar dan pemahaman tentang kegiatan konvensi dan pameran, standar yang terkait dengan penataan ruang di gedung-gedung pusat konvensi dan pameran, studi banding berbagai gedung konvensi dan pusat pameran di Indonesia, dan studi banding literatur ruang konferensi yang berbeda. Ada juga evaluasi lokasi gedung konvensi dan pameran yang akan berlokasi di Kota Medan. Untuk pembahasan konsep desain menggunakan desain Le Corbusier. Lokasi yang digunakan merupakan hasil pemilihan beberapa alternatif lokasi di Kota Medan yang sesuai dengan kebutuhan ruang pada kawasan di Jalan T. Amir Hamzah. Selain itu, menyangkut massa dan luas bangunan, penampilan bangunan, konstruksi dan peralatan yang digunakan dalam desain "ruang konferensi dan pameran". Konsep desain ditekankan dengan penerapan prinsip Le Corbusier, konsep desain bangunan yang berdiri di tengah lingkungan tidak berdampak negatif terhadap lingkungan, baik dari waktu konstruksi maupun dari waktu pemeliharaan gedung. Gedung konvensi dan pameran menampilkan dirinya dalam bentuk modern dengan bahan prefabrikasi yang mencerminkan zaman modern. Dalam hal dinding penahan beban diganti dengan kisi-kisi kolom beton bertulang dengan beban pada fasad bangunan, identitas prinsip Le Corbusier yang dimasukkan ke dalam konsep modernisme harus dipertahankan. Untuk bahan bangunan yang akan diterapkan yaitu material yang memiliki sifat fleksibel dan efisien. Secara struktural disadari bahwa dinding penahan tanah digantikan oleh kisi-kisi kolom beton bertulang dengan beban dan penopang atap pada konstruksi space frame dan konstruksi atap lipat.
Title: Penerapan Prinsip Le Corbusier pada Convention and Exhibtion
Description:
Kota Medan merupakan pusat pembangunan yang penting dalam hal pembangunan di Indonesia.
Kota Medan saat ini banyak melakukan kegiatan budaya baik lokal, nasional maupun internasional.
Gelar dimulai dengan mempelajari dasar-dasar dan pemahaman tentang kegiatan konvensi dan pameran, standar yang terkait dengan penataan ruang di gedung-gedung pusat konvensi dan pameran, studi banding berbagai gedung konvensi dan pusat pameran di Indonesia, dan studi banding literatur ruang konferensi yang berbeda.
Ada juga evaluasi lokasi gedung konvensi dan pameran yang akan berlokasi di Kota Medan.
Untuk pembahasan konsep desain menggunakan desain Le Corbusier.
Lokasi yang digunakan merupakan hasil pemilihan beberapa alternatif lokasi di Kota Medan yang sesuai dengan kebutuhan ruang pada kawasan di Jalan T.
Amir Hamzah.
Selain itu, menyangkut massa dan luas bangunan, penampilan bangunan, konstruksi dan peralatan yang digunakan dalam desain "ruang konferensi dan pameran".
Konsep desain ditekankan dengan penerapan prinsip Le Corbusier, konsep desain bangunan yang berdiri di tengah lingkungan tidak berdampak negatif terhadap lingkungan, baik dari waktu konstruksi maupun dari waktu pemeliharaan gedung.
Gedung konvensi dan pameran menampilkan dirinya dalam bentuk modern dengan bahan prefabrikasi yang mencerminkan zaman modern.
Dalam hal dinding penahan beban diganti dengan kisi-kisi kolom beton bertulang dengan beban pada fasad bangunan, identitas prinsip Le Corbusier yang dimasukkan ke dalam konsep modernisme harus dipertahankan.
Untuk bahan bangunan yang akan diterapkan yaitu material yang memiliki sifat fleksibel dan efisien.
Secara struktural disadari bahwa dinding penahan tanah digantikan oleh kisi-kisi kolom beton bertulang dengan beban dan penopang atap pada konstruksi space frame dan konstruksi atap lipat.

Related Results

El proyecto para el hospital de Venecia de Le Corbusier
El proyecto para el hospital de Venecia de Le Corbusier
El objetivo primero de la tesis era hacer un análisis del proyecto del hospital de Venecia de Le Corbusier, siguiendo una metodología de trabajo que permitía hacer dicho análisis e...
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Tujuan artikel ini adalah agar setiap gembala mengetahui tentang prinsip-prinsip penggembalaan Yesus dalam Injil Matius yang dapat diterapkan dalam pelayanan penggembalaan masa kin...
Regina (Keyu) and Others v. Secretary of State for Foreign and Commonwealth Affairs and Another
Regina (Keyu) and Others v. Secretary of State for Foreign and Commonwealth Affairs and Another
Relationship of international law and municipal law — Treaties — Effect in municipal law — European Convention on Human Rights, 1950 — Article 2 of Convention — Human Rights Act 19...
Le Corbusier and São Paulo – 1929: Architecture and Landscape
Le Corbusier and São Paulo – 1929: Architecture and Landscape
Abstract: This article looks into Le Corbusier’s urban proposal for the City of São Paulo, as formulated during his journey to South America in 1929. It highlights the relationship...
Le Corbusier between sketches. A graphic analysis of the Acropolis sketches
Le Corbusier between sketches. A graphic analysis of the Acropolis sketches
Abstract: In contrast to Le Corbusier's later written accounts and the opinions critics have formed from these texts, this article concentrates on the ideas and opinions Le Corbusi...
Konsep Dasar Pembelajaran
Konsep Dasar Pembelajaran
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Konsep Dasar Pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Pendekatan yang dipakai adalah penelitian murni kepust...
Bruno Zevi on Le Corbusier: another way to an “organic architecture”
Bruno Zevi on Le Corbusier: another way to an “organic architecture”
Abstract: Bruno Zevi was an enthusiastic promoter of Frank Lloyd Wright’s architecture and theories. However, the critical enquiry and propaganda of the Italian architect and histo...

Back to Top