Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengelolaan dan Pemanfaatan Plasma Nutfah Padi di Indonesia

View through CrossRef
<p><strong>Abstract</strong></p><p>Self sufficiency in rice has always been a heavy task due to limited number of sustained high yielding varieties available. Therefore, effort must be put on the breeding for high yielding varieties adapted to different agroecosystems. Development of high yielding variety should use available genetic resources at ICABIOGRAD as well as at IRRI. So far, accessions collected at ICABIOGRAD gene bank were 3563 cultivated rice and 100 wild rice. To be better able to utilize those accessions, dynamic conservation consisting of in situ and on farm conservation are needed. Wild rice should be conserved at the National Park while the traditional varieties by the farmers as well as NGO&amp;rsquo;s. Wild germplasm should be used to develope high yielding variety by using molecular marker. Development of better database will certainly facilitate the base of available genetic resources for the purpose of better high yielding variety. So far, more than 160 varieties of rice suitable for lowland, upland and tidal swamp have been released.</p><p><strong>Abstrak</strong></p><p>Upaya untuk memenuhi kebutuhan beras penduduk mendapat tantangan berat mengingat varietas unggul padi yang tersedia hanya sedikit yang mampu beradaptasi baik dan bertahan lama. Oleh karena itu, para pemulia harus lebih giat dalam merakit atau memperbaiki varietas sesuai dengan agroekosistem pengembangan, karena setiap varietas unggul menuntut sejumlah persyaratan untuk dapat menampilkan keunggulannya secara maksimum. Perakitan varietas unggul harus lebih memanfaatkan secara luas sumber keanekaragaman plasma nutfah padi yang terdapat dalam Bank Gen BB-Biogen. Hingga kini Bank Gen BB-Biogen telah melestarikan sebanyak 3563 plasma nutfah padi dan 100 aksesi padi liar. Agar plasma nutfah dapat lebih diberdayakan maka perlu dilakukan cara konservasi yang lebih dinamis seperti pelestarian in situ dan lekat lahan (onfarm conservation). Spesies padi liar sebaiknya dilestarikan di Taman Nasional dan padi tradisional dilestarikan oleh masyarakat termasuk petani dan LSM di daerah-daerah tertentu untuk dikembangkan. Penggunaan tetua yang lebih beragam diharapkan dapat dihasilkan varietas unggul dengan sifat-sifat yang diinginkan termasuk pemanfaatan spesies padi liar dalam persilangan kerabat jauh dengan menggunakan teknologi marka molekuler. Akses terhadap informasi sumber daya genetik perlu lebih dipermudah dengan mengembangkan database yang lengkap dan membangun jaringan website. Sampai Agustus 2003 di Indonesia telah dilepas lebih dari 160 varietas unggul padi yang sesuai untuk lahan sawah, lahan kering (gogo), dan lahan rawa pasang surut.</p>
Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Title: Pengelolaan dan Pemanfaatan Plasma Nutfah Padi di Indonesia
Description:
<p><strong>Abstract</strong></p><p>Self sufficiency in rice has always been a heavy task due to limited number of sustained high yielding varieties available.
Therefore, effort must be put on the breeding for high yielding varieties adapted to different agroecosystems.
Development of high yielding variety should use available genetic resources at ICABIOGRAD as well as at IRRI.
So far, accessions collected at ICABIOGRAD gene bank were 3563 cultivated rice and 100 wild rice.
To be better able to utilize those accessions, dynamic conservation consisting of in situ and on farm conservation are needed.
Wild rice should be conserved at the National Park while the traditional varieties by the farmers as well as NGO&amp;rsquo;s.
Wild germplasm should be used to develope high yielding variety by using molecular marker.
Development of better database will certainly facilitate the base of available genetic resources for the purpose of better high yielding variety.
So far, more than 160 varieties of rice suitable for lowland, upland and tidal swamp have been released.
</p><p><strong>Abstrak</strong></p><p>Upaya untuk memenuhi kebutuhan beras penduduk mendapat tantangan berat mengingat varietas unggul padi yang tersedia hanya sedikit yang mampu beradaptasi baik dan bertahan lama.
Oleh karena itu, para pemulia harus lebih giat dalam merakit atau memperbaiki varietas sesuai dengan agroekosistem pengembangan, karena setiap varietas unggul menuntut sejumlah persyaratan untuk dapat menampilkan keunggulannya secara maksimum.
Perakitan varietas unggul harus lebih memanfaatkan secara luas sumber keanekaragaman plasma nutfah padi yang terdapat dalam Bank Gen BB-Biogen.
Hingga kini Bank Gen BB-Biogen telah melestarikan sebanyak 3563 plasma nutfah padi dan 100 aksesi padi liar.
Agar plasma nutfah dapat lebih diberdayakan maka perlu dilakukan cara konservasi yang lebih dinamis seperti pelestarian in situ dan lekat lahan (onfarm conservation).
Spesies padi liar sebaiknya dilestarikan di Taman Nasional dan padi tradisional dilestarikan oleh masyarakat termasuk petani dan LSM di daerah-daerah tertentu untuk dikembangkan.
Penggunaan tetua yang lebih beragam diharapkan dapat dihasilkan varietas unggul dengan sifat-sifat yang diinginkan termasuk pemanfaatan spesies padi liar dalam persilangan kerabat jauh dengan menggunakan teknologi marka molekuler.
Akses terhadap informasi sumber daya genetik perlu lebih dipermudah dengan mengembangkan database yang lengkap dan membangun jaringan website.
Sampai Agustus 2003 di Indonesia telah dilepas lebih dari 160 varietas unggul padi yang sesuai untuk lahan sawah, lahan kering (gogo), dan lahan rawa pasang surut.
</p>.

Related Results

Pembentukan Koleksi Inti Plasma Nutfah Padi
Pembentukan Koleksi Inti Plasma Nutfah Padi
<p>Development of Rice Core Collection. Tiur S. Silitonga and Andari Risliawati. Rice genetic resources have been collected from almost all of the district in the provinces o...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
Toleransi Plasma Nutfah Padi Lokal terhadap Salinitas
Toleransi Plasma Nutfah Padi Lokal terhadap Salinitas
<p><strong>Abstract</strong></p><p>The research was aimed to screen the local rice germplasms for salinity tolerance. The 104 local rice germplasms we...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Sifat Fisik Dedak Padi sebagai Pakan Ternak dari Beberapa Varietas Padi Lokal di Kabupaten Agam Sumatera Barat
Analisis Sifat Fisik Dedak Padi sebagai Pakan Ternak dari Beberapa Varietas Padi Lokal di Kabupaten Agam Sumatera Barat
Salah satu potensi sumber daya pakan lokal di daerah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat yaitu dedak padi. Dedak padi merupakan hasil sampingan penggilingan padi menjadi beras ...
Eksplorasi Plasma Nutfah Tanaman Pangan di Provinsi Kalimantan Barat
Eksplorasi Plasma Nutfah Tanaman Pangan di Provinsi Kalimantan Barat
<p><strong>Abstract</strong></p><p>West Kalimantan is are area of tropical rain forest with high rainfall more than 3600 millimeter per year. Potentia...
PENGARUH VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DAN JENIS KELAMIN KEONG EMAS (Pomacea sp.) TERHADAP DAYA RUSAK KEONG EMAS PADA TANAMAN PADI
PENGARUH VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DAN JENIS KELAMIN KEONG EMAS (Pomacea sp.) TERHADAP DAYA RUSAK KEONG EMAS PADA TANAMAN PADI
Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan sumber utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Terdapat beberapa kendala yang mengganggu pada budidaya tanaman padi, sal...
Evaluasi Plasma Nutfah Padi Gogo terhadap Cekaman Naungan
Evaluasi Plasma Nutfah Padi Gogo terhadap Cekaman Naungan
<p>Padi merupakan komoditas pertanian utama di Indonesia yang dapat tumbuh di berbagai ekosistem seperti lahan sawah, lahan rawa, dan lahan kering. Pemanfaatan lahan marjinal...

Back to Top