Javascript must be enabled to continue!
Performans Pertumbuhan Tanaman Turi Pupuk Bokashi Feses Sapi Sumba Ongole dan Daun Chromolaena odorata dengan Level Berbeda
View through CrossRef
Populasi ternak Sapi Sumba Ongole yang besar memiliki potensi limbah feses Sapi yang sangat banyak dikalangan masyarakat yang tidak dimanfaatkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk bokashi feses Sapi Sumba Ongole dan daun Chromolaena odorata pada level yang berbeda terhadap pertumbuhan tinggi, diameter batang, dan jumlah helai daun tanaman turi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan, adapun perlakuan Po= tanpa pemberian pupuk bokashi, P1= pemberian pupuk bokashi (250) gram, P2= Pemberian pupuk bokashi (500) gram, P3= pemberian pupuk bokashi (750) gram, P4= pemeberian pupuk bokashi (1000) gram. Adapun varibel yang diteliti adalah tinggi tanaman turi, diameter batang, dan jumlah helai daun. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata (P<0,05) pada pertumbuhan awal tanaman turi. Pupuk bokashi feses Sapi Sumba Ongole dan daun Chromolaena odorata pada perlakuan terbaik berada pada perlakuan level P4(1000) gram/polybag pada minggu 5 dengan tinggi tanaman 57,80 cm, diameter batang 25,08 cm, dan jumlah helai daun 176,60. Dapat disimpulkan bahwa pemeberian pupuk bokashi feses Sapi Sumba Ongole dan daun Chromolaena odorata pada dosis 1000 gram/polybag dari pertumbuhan awal yang baik pada tanaman turi memberikan hasil terbaik.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Performans Pertumbuhan Tanaman Turi Pupuk Bokashi Feses Sapi Sumba Ongole dan Daun Chromolaena odorata dengan Level Berbeda
Description:
Populasi ternak Sapi Sumba Ongole yang besar memiliki potensi limbah feses Sapi yang sangat banyak dikalangan masyarakat yang tidak dimanfaatkan.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk bokashi feses Sapi Sumba Ongole dan daun Chromolaena odorata pada level yang berbeda terhadap pertumbuhan tinggi, diameter batang, dan jumlah helai daun tanaman turi.
Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan, adapun perlakuan Po= tanpa pemberian pupuk bokashi, P1= pemberian pupuk bokashi (250) gram, P2= Pemberian pupuk bokashi (500) gram, P3= pemberian pupuk bokashi (750) gram, P4= pemeberian pupuk bokashi (1000) gram.
Adapun varibel yang diteliti adalah tinggi tanaman turi, diameter batang, dan jumlah helai daun.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata (P<0,05) pada pertumbuhan awal tanaman turi.
Pupuk bokashi feses Sapi Sumba Ongole dan daun Chromolaena odorata pada perlakuan terbaik berada pada perlakuan level P4(1000) gram/polybag pada minggu 5 dengan tinggi tanaman 57,80 cm, diameter batang 25,08 cm, dan jumlah helai daun 176,60.
Dapat disimpulkan bahwa pemeberian pupuk bokashi feses Sapi Sumba Ongole dan daun Chromolaena odorata pada dosis 1000 gram/polybag dari pertumbuhan awal yang baik pada tanaman turi memberikan hasil terbaik.
Related Results
Pengaruh Pemberian Pupuk Bokashi Ekskreta Ayam Broiler dan Daun Chromolaena Odorata dengan Level Berbeda pada Pertumbuhan Awal Tanaman Turi
Pengaruh Pemberian Pupuk Bokashi Ekskreta Ayam Broiler dan Daun Chromolaena Odorata dengan Level Berbeda pada Pertumbuhan Awal Tanaman Turi
Pengolahan limbah feses ayam broiler sebagai pupuk masih sangat rendah saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk bokashi feses ayam broiler dan d...
Aplikasi Pupuk Organik Pada Domestikasi Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.)
Aplikasi Pupuk Organik Pada Domestikasi Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis dan dosis pupuk organik dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan (Physalis angul...
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
Optimalisasi pemanfaatan areal dapat meningkatkan produktivitas suatu lahan. Areal TBM kelapa sawit mulai dari tanaman tahun 0 hingga tahun ke-3, memiliki sela yang dapat dimanfaat...
PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DAN DOSIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PER HEKTAR TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L)
PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DAN DOSIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PER HEKTAR TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L)
Tanaman bawang daun merupakan sayuran yang potensial untuk diusahakan. Salah satu usaha untuk peningkatan produksi bawang daun adalah dengan pemberian nutrisi yang tepat yaitu pupu...
PENGARUH BOKASHI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP HASIL KAILAN (Brassica oleraceae L.)
PENGARUH BOKASHI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP HASIL KAILAN (Brassica oleraceae L.)
Abstrak : Kailan merupakan salah satu produk hortikultura yang sangat diminati masyarakat karena kaya kandungan gizi, seperti mineral, vitamin B, vitamin C, serat, antioksidan, ka...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG KETAN (Zea mays L.)
PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG KETAN (Zea mays L.)
Penelitian tentang Kajian Dosis Pupuk Kandang Kambing Dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung ketan (Zea mays L.) dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober – 20 ...

