Javascript must be enabled to continue!
Inovasi Teknologi Cultivator dalam Pemberdayaan Petani Palawija di Desa Mane Kareung, Kota Lhokseumawe
View through CrossRef
Petani palawija di Desa Mane Kareung Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe menghadapi kendala dalam proses pengolahan lahan. Proses pengolahan lahan berupa penggemburan tanah masih dilakukan secara konvensional, yaitu dengan menggunakan cangkul dan garu untuk menggemburkan tanah. Cara manual tersebut membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih banyak. Abdulah sebagai mitra dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) menghadapi kendala yang sama. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk menerapkan inovasi teknologi mesin penggembur tanah (cultivator) pada proses pengolahan lahan sebelum dan saat tanaman palawija berproduksi. Penggunaan mesin cultivator diharapkan dapat menghasilkan tanah yang lebih subur dan gembur, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan optimal. Penyelesaian permasalahan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari perancangan, pembuatan atau fabrikasi mesin cultivator, hingga implementasi mesin tersebut kepada mitra. Selain itu, mitra juga mendapatkan pelatihan terkait perawatan mesin. Mitra diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian dengan mesin penggembur tanah tersebut. Dari hasil dari program ini, telah berhasil terbangun dan terimplementasi mesin teknologi tepat guna cultivator bagi mitra dalam meningkatkan produktivitas palawija. Mesin ini memiliki spesifikasi sebagai berikut: Dimensi: Panjang × Lebar × Tinggi (600 × 550 × 1100 mm), Penggerak: Motor bakar berdaya 0,3 HP, Putaran maksimum: 200 rpm, Kapasitas kerja: 0,2-0,5 hektar per jam. Selain itu, hasil implementasi menunjukkan bahwa mitra telah mampu mengoperasikan dan merawat mesin pembudidaya yang diberikan. Dengan mesin ini, proses penggemburan tanah untuk palawija menjadi lebih mudah, efisien, dan efektif.
Politeknik Negeri Lhokseumawe
Title: Inovasi Teknologi Cultivator dalam Pemberdayaan Petani Palawija di Desa Mane Kareung, Kota Lhokseumawe
Description:
Petani palawija di Desa Mane Kareung Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe menghadapi kendala dalam proses pengolahan lahan.
Proses pengolahan lahan berupa penggemburan tanah masih dilakukan secara konvensional, yaitu dengan menggunakan cangkul dan garu untuk menggemburkan tanah.
Cara manual tersebut membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih banyak.
Abdulah sebagai mitra dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) menghadapi kendala yang sama.
Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk menerapkan inovasi teknologi mesin penggembur tanah (cultivator) pada proses pengolahan lahan sebelum dan saat tanaman palawija berproduksi.
Penggunaan mesin cultivator diharapkan dapat menghasilkan tanah yang lebih subur dan gembur, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan optimal.
Penyelesaian permasalahan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari perancangan, pembuatan atau fabrikasi mesin cultivator, hingga implementasi mesin tersebut kepada mitra.
Selain itu, mitra juga mendapatkan pelatihan terkait perawatan mesin.
Mitra diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian dengan mesin penggembur tanah tersebut.
Dari hasil dari program ini, telah berhasil terbangun dan terimplementasi mesin teknologi tepat guna cultivator bagi mitra dalam meningkatkan produktivitas palawija.
Mesin ini memiliki spesifikasi sebagai berikut: Dimensi: Panjang × Lebar × Tinggi (600 × 550 × 1100 mm), Penggerak: Motor bakar berdaya 0,3 HP, Putaran maksimum: 200 rpm, Kapasitas kerja: 0,2-0,5 hektar per jam.
Selain itu, hasil implementasi menunjukkan bahwa mitra telah mampu mengoperasikan dan merawat mesin pembudidaya yang diberikan.
Dengan mesin ini, proses penggemburan tanah untuk palawija menjadi lebih mudah, efisien, dan efektif.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Nilai Tukar Petani Karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir OKI
Nilai Tukar Petani Karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir OKI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Berapa nilai tukar petani (NTP) karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Berapa tingkat pe...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
Pengoprasionalan Cultivaltor di Kampung Kobrey Distrik Ransiki dalam Peningkatan Kompetensi Petani
Pengoprasionalan Cultivaltor di Kampung Kobrey Distrik Ransiki dalam Peningkatan Kompetensi Petani
Cultivator adalah alat dan mesin pertanian yang digunakan untuk pengolahan tanah sekunder dimana sebelumnya tanah sudah diolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Artikel ini berfokus pada pembahasan tentang Minimnya kesadaran, pengetahuan, pengalaman dan konsep diri masyarakat dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan. Tujuan Dalam ...
Perbandingan Produksi Dan Pendapatan Usahatani Padi Sawah di Desa Saentis Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang
Perbandingan Produksi Dan Pendapatan Usahatani Padi Sawah di Desa Saentis Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui besar produktivitas yang dihasilkan oleh petani Penangkar Benih dan Kelompok Tani Subur di Desa Saentis, (2) Untuk mengetahui be...

