Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH EMPAT JENIS KOMPOS PADA PRODUKSI JAGUNG
View through CrossRef
Penelitian bertujuan untuk membandingkan pengaruh empat jenis pupuk kompos terhadap produksi jagung varietas SHS-4 dan BISI 2. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Lampung, Bandar Lampung. Perlakuan disusun Sempurna (RKTS). Faktor pertama adalah jenis kompos yang digunakan yaitu K0 (kompos + alami), K1 (kompos + Golden Harvest), K2 (kompos + M-Dec), dan K3 (kompos + EM4). Faktor kedua adalah varietas jagung yaitu V1 (SHS 4) dan V2 (Bisi 2). Data yangdiperoleh dianalisis homogenitas ragam dengan uji Bartlett dan sifat kemenambahan dengan uji Tukey. Bila asumsi terpenuhi, data dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Perbandingan Kelas pada taraf 5% dan 1 %.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan produksi antara varietas SHS 4 dan BISI 2. Varietas SHS 4 menghasilkan 3,217 kg/petak dan varietas BISI 2 menghasilkan 2,69 kg/petak, aplikasi kompos dengan jenis aktivator yang berbeda belum mampu meningkatkan produksi 2 varietas jagung jika dibandingkan dengan kompos alami, produksi 2 varietas jagung tidak bergantung pada pemberian jenis kompos dengan aktivator yang berbeda.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: PENGARUH EMPAT JENIS KOMPOS PADA PRODUKSI JAGUNG
Description:
Penelitian bertujuan untuk membandingkan pengaruh empat jenis pupuk kompos terhadap produksi jagung varietas SHS-4 dan BISI 2.
Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Lampung, Bandar Lampung.
Perlakuan disusun Sempurna (RKTS).
Faktor pertama adalah jenis kompos yang digunakan yaitu K0 (kompos + alami), K1 (kompos + Golden Harvest), K2 (kompos + M-Dec), dan K3 (kompos + EM4).
Faktor kedua adalah varietas jagung yaitu V1 (SHS 4) dan V2 (Bisi 2).
Data yangdiperoleh dianalisis homogenitas ragam dengan uji Bartlett dan sifat kemenambahan dengan uji Tukey.
Bila asumsi terpenuhi, data dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Perbandingan Kelas pada taraf 5% dan 1 %.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan produksi antara varietas SHS 4 dan BISI 2.
Varietas SHS 4 menghasilkan 3,217 kg/petak dan varietas BISI 2 menghasilkan 2,69 kg/petak, aplikasi kompos dengan jenis aktivator yang berbeda belum mampu meningkatkan produksi 2 varietas jagung jika dibandingkan dengan kompos alami, produksi 2 varietas jagung tidak bergantung pada pemberian jenis kompos dengan aktivator yang berbeda.
Related Results
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
Jagung memiliki peran yang penting bagi ekonomi nasional tidak hanya di perdesaan tetapi juga di perkotaan. Pemilihan lokasi dalam usahtani jagung manis dan usahatani jagung pipil ...
KONTRIBUSI PEMANFAATAN PUPUK HAYATI DAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SERAPAN FOSFOR PADA TANAMAN JAGUNG
KONTRIBUSI PEMANFAATAN PUPUK HAYATI DAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SERAPAN FOSFOR PADA TANAMAN JAGUNG
Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Lahan yang berpotensi sebagai lahan untuk produksi jagung diantaranya adalah...
Respons Pertumbuhan Dua Varietas Padi Lokal dengan Beberapa Komposisi Kompos
Respons Pertumbuhan Dua Varietas Padi Lokal dengan Beberapa Komposisi Kompos
Pengembangan padi lokal saat ini masih kurang mendapat perhatian karena produktivitasnya masih tergolong rendah dibandingkan dengan padi sawah. Padahal, varietas lokal memiliki ada...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Uji Efektivitas Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah (Ground Cover) Terhadap Gulma Jagung (Zea mays L.)
Uji Efektivitas Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah (Ground Cover) Terhadap Gulma Jagung (Zea mays L.)
Belum ditemukan informasi dan data yang akurat jenis tanaman penutup tanah yang sesuai dan efektif menekan pertumbuhan gulma, namun tidak menimbulkan saingan terhadap tanaman jagun...
Penerapan Mesin Pemipil Jagung Berbahan Bakar Gas
Penerapan Mesin Pemipil Jagung Berbahan Bakar Gas
Abtsrak. Tujuan diseminasi teknologi ini adalah kelompok petani jagung Tala dan Ballo Pattallasang, Takalar agar memiliki: (1) pengetahuan tentang pengembangan mesin pemipil jagung...
AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK ETANOL TONGKOL JAGUNG LOKAL (Zea mays L) , JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata) dan JAGUNG HIBRIDA ( Zea mays indurate ) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes
AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK ETANOL TONGKOL JAGUNG LOKAL (Zea mays L) , JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata) dan JAGUNG HIBRIDA ( Zea mays indurate ) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes
Jagung secara tradisional bisa digunakan untuk kosmetik dan obat jerawat Penelitian ini dilakukan untuk menguji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis d...

