Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KANDUNGAN KLORIN PADA BERAS YANG BEREDAR DI PASAR GIRIAN KOTA BITUNG

View through CrossRef
Makanan merupakan hal yang penting bagi manusia . Beras bagi sebagian besar penduduk Indonesia menjadi makanan pokok sehari - hari. Sejauh ini telah ditemukan beberapa beras yang mengandung bahan tambahan seperti klorin yang tidak memberikan manfaat tetapi merusak bagi tubuh manusia. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi adanya klorin dan besarnya kadar klorin pada beras di pasar Girian kota Bitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua tahap: analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Pada analisis kualitatif, digunakan pereaksi warna untuk mendeteksi adanya klorin dalam sampel beras. Sedangkan pada analisis kuantitatif, digunakan alat Spektrofotometri UV - Vis untuk mengukur kadar klorin dalam sampel. Hasil dari penelitian sepuluh sampel secara kualitatif menunjukkan hasil negatif, dan untuk analisis kuantitatif, kadar klorin dianggap tidak terdeteksi karena berada di bawah batas deteksi alat. Sehingga disimpulakan bahwa sepuluh sampel beras yang beredar di pasar Girian kota Bitung tidak mengandung klorin.
Title: ANALISIS KANDUNGAN KLORIN PADA BERAS YANG BEREDAR DI PASAR GIRIAN KOTA BITUNG
Description:
Makanan merupakan hal yang penting bagi manusia .
Beras bagi sebagian besar penduduk Indonesia menjadi makanan pokok sehari - hari.
Sejauh ini telah ditemukan beberapa beras yang mengandung bahan tambahan seperti klorin yang tidak memberikan manfaat tetapi merusak bagi tubuh manusia.
Maka dari itu tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi adanya klorin dan besarnya kadar klorin pada beras di pasar Girian kota Bitung.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua tahap: analisis kualitatif dan analisis kuantitatif.
Pada analisis kualitatif, digunakan pereaksi warna untuk mendeteksi adanya klorin dalam sampel beras.
Sedangkan pada analisis kuantitatif, digunakan alat Spektrofotometri UV - Vis untuk mengukur kadar klorin dalam sampel.
Hasil dari penelitian sepuluh sampel secara kualitatif menunjukkan hasil negatif, dan untuk analisis kuantitatif, kadar klorin dianggap tidak terdeteksi karena berada di bawah batas deteksi alat.
Sehingga disimpulakan bahwa sepuluh sampel beras yang beredar di pasar Girian kota Bitung tidak mengandung klorin.

Related Results

Analisis Keunggulan Komparatif Beras Indonesia
Analisis Keunggulan Komparatif Beras Indonesia
Komoditas beras menjadi sumber pangan utama bagi 95 persen penduduk di Indonesia. Produksi padi tahun 2013 diperkirakan sebesar 70,87 juta ton gabah kering giling (GKG) setara deng...
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan  peningkatan kadar glukosa di dalam darah, erat kaitannya dengan mengkonsumsi karbohidrat yang berlebihan. Karbohidrat merup...
PENCIPTAAN MINDSET WIRAUSAHA UMKM DI KELURAHAN GIRIAN PERMAI KECAMATAN GIRIAN KOTA BITUNG
PENCIPTAAN MINDSET WIRAUSAHA UMKM DI KELURAHAN GIRIAN PERMAI KECAMATAN GIRIAN KOTA BITUNG
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh Dosen Pembimbing Lapangan bersama mahasiswa KKN. Kegiatan ini memberikan pelatihan ataupun sosialisasi kepada  UMKM di Kelurahan Girian Pe...
Analisis Neraca Beras di Kabupaten Banjar
Analisis Neraca Beras di Kabupaten Banjar
Pemenuhan kebutuhan beras di masa mendatang akan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berhubungan dengan penawaran dan permintaan beras, baik yang diproduksi sendiri-sendiri maupun ...
Analisis Permintaan Beras di Provinsi Maluku Utara
Analisis Permintaan Beras di Provinsi Maluku Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis : (1).  perkembangan harga beras, pendapatan masyarakat, dan jumlah penduduk serta permintaan konsumsi beras di Provinsi ...

Back to Top