Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

AKTIVITAS BERMAIN DOMINO SEBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FUNGSI KOGNITIF BERHITUNG PADA LANSIA

View through CrossRef
Abstrack: Dominoes is one leisure activity that is familiar and easy to be played by all ages,including the elderly. When playing dominoes then the elderly will feel relaxed and relaxes themind that stimulates brain cells that eventually can maintain cognitive function, one numeracy.The Aim of the research to know the activity of playing domino as a medium to improvecognitive function counting on the elderly. The method of this research uses quasi experiment,research design with pretest-posttest approach with control group. Samples with the techniqueof sampling non probability sampling is carried out, using the method of total sampling totalsample with as many as 40 respondents. The results of research using the Mann Whitney testat 95% significance level, obtained significant value that is 0.007 or smaller than the value ofsignificance 0.05 (0.007 < 0.05). Conclusion, the results show that the activity of playingdominoes can improve the cognitive functions of the elderly so that it can be used as countingas one of the relaxing activities to enhance cognitive function of elderly, especially countingability.Keywords: Activities Playing Domino, Math AbilityAbstrak: Permainan domino adalah salah satu aktivitas santai yang familiar dan mudahdimainkan oleh berbagai usia termasuk kelompok lanjut usia. Ketika bermain domino makalansia akan merasa santai dan merilekskan pikiran sehingga menstimulasi sel-sel otak yangakhirnya dapat mempertahankan fungsi kognitif, salah satunya kemampuan berhitung. Tujuanpenelitian untuk mengetahui aktivitas bermain domino sebagai media untuk meningkatkankemampuan fungsi kognitif berhitung pada lansia. Metode penelitian ini menggunakan desainpenelitian quasi eksperimen, dengan pendekatan pretest-posttest with conrol grup. Sampeldengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling, menggunakanmetode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Hasil penelitian denganmenggunakan uji Mann Whitney pada tingkat kemaknaan 95%, didapat bahwa nilai signifikanadalah 0,007 atau lebih kecil dari nilai signfikan 0,05 (0,007< 0,05). Kesimpulan, hasilpenelitian ini menunjukan bahwa aktivitas bermain domino dapat meningkatkan kemampuanfungsi kognitif berhitung lansia sehingga bisa dijadikan sebagai salah satu aktivitas santai untukmeningkatkan fungsi kognitif lansia, khususnya kemampuan berhitung.Kata kunci: Aktivitas Bermain Domino, Kemampuan Berhitung
Title: AKTIVITAS BERMAIN DOMINO SEBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FUNGSI KOGNITIF BERHITUNG PADA LANSIA
Description:
Abstrack: Dominoes is one leisure activity that is familiar and easy to be played by all ages,including the elderly.
When playing dominoes then the elderly will feel relaxed and relaxes themind that stimulates brain cells that eventually can maintain cognitive function, one numeracy.
The Aim of the research to know the activity of playing domino as a medium to improvecognitive function counting on the elderly.
The method of this research uses quasi experiment,research design with pretest-posttest approach with control group.
Samples with the techniqueof sampling non probability sampling is carried out, using the method of total sampling totalsample with as many as 40 respondents.
The results of research using the Mann Whitney testat 95% significance level, obtained significant value that is 0.
007 or smaller than the value ofsignificance 0.
05 (0.
007 < 0.
05).
Conclusion, the results show that the activity of playingdominoes can improve the cognitive functions of the elderly so that it can be used as countingas one of the relaxing activities to enhance cognitive function of elderly, especially countingability.
Keywords: Activities Playing Domino, Math AbilityAbstrak: Permainan domino adalah salah satu aktivitas santai yang familiar dan mudahdimainkan oleh berbagai usia termasuk kelompok lanjut usia.
Ketika bermain domino makalansia akan merasa santai dan merilekskan pikiran sehingga menstimulasi sel-sel otak yangakhirnya dapat mempertahankan fungsi kognitif, salah satunya kemampuan berhitung.
Tujuanpenelitian untuk mengetahui aktivitas bermain domino sebagai media untuk meningkatkankemampuan fungsi kognitif berhitung pada lansia.
Metode penelitian ini menggunakan desainpenelitian quasi eksperimen, dengan pendekatan pretest-posttest with conrol grup.
Sampeldengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling, menggunakanmetode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden.
Hasil penelitian denganmenggunakan uji Mann Whitney pada tingkat kemaknaan 95%, didapat bahwa nilai signifikanadalah 0,007 atau lebih kecil dari nilai signfikan 0,05 (0,007< 0,05).
Kesimpulan, hasilpenelitian ini menunjukan bahwa aktivitas bermain domino dapat meningkatkan kemampuanfungsi kognitif berhitung lansia sehingga bisa dijadikan sebagai salah satu aktivitas santai untukmeningkatkan fungsi kognitif lansia, khususnya kemampuan berhitung.
Kata kunci: Aktivitas Bermain Domino, Kemampuan Berhitung.

Related Results

Aktivitas Fisik dapat Memelihara Fungsi Kognitif Lansia
Aktivitas Fisik dapat Memelihara Fungsi Kognitif Lansia
Lanjut usia merupakan seseorang yang usianya lebih dari enam puluh tahun. Salah satu gangguan kesehatan pada lansia adalah penurunan fungsi kognitif. Gangguan fungsi kognitif menja...
Pemberian Terapi Reminiscence Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia
Pemberian Terapi Reminiscence Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia
Lansia merupakan kelompok individu yang telah memasuki tahap akhir fase kehidupan, dimana banyak sekali permasalahan yang sering dihadapi para lansia salah satunya adalah menurunny...
Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia Setelah Intervensi Senam Lansia Di Desa Barengkok
Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia Setelah Intervensi Senam Lansia Di Desa Barengkok
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh intervensi senam lansia terhadap kognitif pada lansia di Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Ja...
Peningkatan Pengetahuan Fungsi Kognitif pada Lansia Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang
Peningkatan Pengetahuan Fungsi Kognitif pada Lansia Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang
Penurunan fungsi kognitif merupakan masalah serius pada lansia yang akan mengakibatkan lansia sulit untuk hidup mandiri dan meningkatkan risiko terjadinya demensia sehingga lansia ...
Gambaran Fungsi Kognitif pada Lansia dengan Hipertensi
Gambaran Fungsi Kognitif pada Lansia dengan Hipertensi
Seiring bertambahnya usia lansia mengalami proses penuaan. Pada proses ini beberapa lansia akan mengalami masalah kesehatan salah satunya hipertensi. Hipertensi ini berpengaruh pad...
Meningkatkan kemampuan mengenal bilangan melalui permainan dadu di kelompok bermain Paud terpadu Qathrun Nada Banjarmasin
Meningkatkan kemampuan mengenal bilangan melalui permainan dadu di kelompok bermain Paud terpadu Qathrun Nada Banjarmasin
Kemampuan kognitif anak dalam berhitung masih sangat rendah oleh karenaya perlu dilakukan upaya lain dalam meningkatkan kemampuan anak tersebut, dalam hal ini peneliti mencoba deng...
Perbedaan Fungsi Kognitif Lansia Di Tinjau Dari Tempat Tinggal
Perbedaan Fungsi Kognitif Lansia Di Tinjau Dari Tempat Tinggal
Sindrom geriatrie urutan nomor 2 adalah penurunan fungsi kognitif. Fungsi kognitif diperlukan lansia dalam kemampuannya dalam beraktivitas sehari-hari. Penurunan fungsi kognitif, j...
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
Kebutuhan vital yang penting agar proses kehidupan berlangsung baik untuk setiap makhluk hidup adalah kebutuhan tidur. Akan tetapi hal tersebut akan mengalami pergeseran saat memas...

Back to Top