Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Susu Kacang Kedelai (GLYCINE MAX (L.) MERR.) Terhadap Kualitas Spermatozoa Tikus Wistar (Rattus Norvegicus)

View through CrossRef
Abstract: The effects of soy beans on spermatozoa still been a controversial thing. Soy is one of the source of the Fitoestrogen because the structure isoflavon of soy is similar with the structure of estrogen molecule, so it can confound the balancial of hormone. Soy also as a source of protein that rich of amino acid arginin. The study was carried out to find the effects of soy bean milk on spermatozoa qualities. This experimental study was conducted to nine wistar rats weighing from 200 to 250 grams. These nine wistar rats were divide into 3 groups. Consists of control group (K) that did not gives the soy bean milk, the group 1 (P1) that gives the soy bean milk with dose 500mg/kg BB/day and the group 2 (P2) with dose 780mg/kg BB/day. Treatment carried out for 60 days. As a result, there is an improvement in consentration and morphology of spermatozoa which are statistically significant (p<0,05) in group 1 (P1) and group 2 (P2). Spermatozoa motility have a tendency to rise, but statistically meaningless (p>0,05). Conclusion: The higher dose of soy bean milk may rise the concentration, morphology and motility of spermatozoa wistar rats.Keywords: soy bean, soy bean milk, qualities of spermatozoa.Abstrak: Pengaruh kacang kedelai terhadap kualitas spermatozoa masih menimbulkan kontroversi. Kedelai merupakan salah satu sumber fitoestrogen karena struktur isoflavon kedelai mirip dengan struktur molekul estrogen sehingga dapat mengacaukan keseimbangan hormon. Kedelai juga sebagai sumber protein yang kaya akan asam amino arginin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari susu kacang kedelai terhadap kualitas spermatozoa tikus wistar. Penelitian ini menggunakan 9 ekor wistar yang terbagi secara acak ke dalam 3 kelompok. Terdiri dari Kelompok kontrol yang tidak diberikan susu kacang kedelai, kelompok perlakuan 1 (P1) yang diberi susu kacang kacang kedelai dengan dosis 500mg/kgBB/hari dan kelompok perlakuan 2 (P2) dengan dosis 780mg/kgBB/hari. Pemberian perlakuan berlangsung selama 60 hari. Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan konsentrasi dan morfologi spermatozoa yang signifikan secara statistik (p<0,05) antara kelompok perlakuan 1 (P1) dan kelompok perlakuan 2 (P2). Motilitas spermatozoa pada kelompok perlakuan 1 (P1) dan kelompok perlakuan 2 (P2) mempunyai kecenderungan meningkat, tetapi secara statistik tidak bermakna (p>0,05). Simpulan: Makin tinggi dosis susu kacang kedelai yang diberikan, dapat meningkatkan konsentrasi, motilitas, dan morfologi spermatozoa tikus wistar.Kata kunci: kacang kedelai, susu kacang kedelai, kualitas spermatozoa.
Title: Pengaruh Susu Kacang Kedelai (GLYCINE MAX (L.) MERR.) Terhadap Kualitas Spermatozoa Tikus Wistar (Rattus Norvegicus)
Description:
Abstract: The effects of soy beans on spermatozoa still been a controversial thing.
Soy is one of the source of the Fitoestrogen because the structure isoflavon of soy is similar with the structure of estrogen molecule, so it can confound the balancial of hormone.
Soy also as a source of protein that rich of amino acid arginin.
The study was carried out to find the effects of soy bean milk on spermatozoa qualities.
This experimental study was conducted to nine wistar rats weighing from 200 to 250 grams.
These nine wistar rats were divide into 3 groups.
Consists of control group (K) that did not gives the soy bean milk, the group 1 (P1) that gives the soy bean milk with dose 500mg/kg BB/day and the group 2 (P2) with dose 780mg/kg BB/day.
Treatment carried out for 60 days.
As a result, there is an improvement in consentration and morphology of spermatozoa which are statistically significant (p<0,05) in group 1 (P1) and group 2 (P2).
Spermatozoa motility have a tendency to rise, but statistically meaningless (p>0,05).
Conclusion: The higher dose of soy bean milk may rise the concentration, morphology and motility of spermatozoa wistar rats.
Keywords: soy bean, soy bean milk, qualities of spermatozoa.
Abstrak: Pengaruh kacang kedelai terhadap kualitas spermatozoa masih menimbulkan kontroversi.
Kedelai merupakan salah satu sumber fitoestrogen karena struktur isoflavon kedelai mirip dengan struktur molekul estrogen sehingga dapat mengacaukan keseimbangan hormon.
Kedelai juga sebagai sumber protein yang kaya akan asam amino arginin.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari susu kacang kedelai terhadap kualitas spermatozoa tikus wistar.
Penelitian ini menggunakan 9 ekor wistar yang terbagi secara acak ke dalam 3 kelompok.
Terdiri dari Kelompok kontrol yang tidak diberikan susu kacang kedelai, kelompok perlakuan 1 (P1) yang diberi susu kacang kacang kedelai dengan dosis 500mg/kgBB/hari dan kelompok perlakuan 2 (P2) dengan dosis 780mg/kgBB/hari.
Pemberian perlakuan berlangsung selama 60 hari.
Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan konsentrasi dan morfologi spermatozoa yang signifikan secara statistik (p<0,05) antara kelompok perlakuan 1 (P1) dan kelompok perlakuan 2 (P2).
Motilitas spermatozoa pada kelompok perlakuan 1 (P1) dan kelompok perlakuan 2 (P2) mempunyai kecenderungan meningkat, tetapi secara statistik tidak bermakna (p>0,05).
Simpulan: Makin tinggi dosis susu kacang kedelai yang diberikan, dapat meningkatkan konsentrasi, motilitas, dan morfologi spermatozoa tikus wistar.
Kata kunci: kacang kedelai, susu kacang kedelai, kualitas spermatozoa.

Related Results

GAMBARAN PERBANDINGAN KADAR PROTEIN SUSU KEDELAI HOMEMADE DAN KEMASAN PABRIKAN
GAMBARAN PERBANDINGAN KADAR PROTEIN SUSU KEDELAI HOMEMADE DAN KEMASAN PABRIKAN
Protein adalah senyawa organik yang mengandung unsur penting bagi fungsi tubuh sebagai sumber energi. Sumber protein dapat diperoleh dari ikan, daging, dan biji-bijian. Salah satu ...
PKM Olahan Kacang Kedelai Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan dan Perbaikan Pencernaan pada Masyarakat  di  Desa Rumbai Jaya Tahun 2023
PKM Olahan Kacang Kedelai Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan dan Perbaikan Pencernaan pada Masyarakat  di  Desa Rumbai Jaya Tahun 2023
Kedelai merupakan salah satu tanaman anggota kacang-kacangan yang memiliki kandungan protein nabati yang paling tinggi jika dibandingkan dengan jenis kacang-kacangan yang lainnya s...
Kualitas Kimia dan Organoleptik Yoghurt yang dibuat Menggunakan Kultur Yoghurt dan Jenis Susu yang Berbeda
Kualitas Kimia dan Organoleptik Yoghurt yang dibuat Menggunakan Kultur Yoghurt dan Jenis Susu yang Berbeda
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia dan organoleptik yoghurt yang dibuat menggunakan kultur yoghurt dan jenis susu yang berbeda. Penelitian ini telah dilaksana...
PENGARUH PEMBERIAN SUSU KEDELAI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI
PENGARUH PEMBERIAN SUSU KEDELAI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI
Latar belakang: upaya meningkatkan produksi ASI adalah dengan meningkatkan hormon perangsang ASI yaitu hormon prolaktin dan oksitosin serta menurunkan faktor-faktor yang menghambat...
Leptospirosis pada Tikus di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016
Leptospirosis pada Tikus di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016
Abstract Leptospirosis is an endemic zoonotic disease and remains a health problem in Indonesia. The word’s third-heighest cases of leptospirosis. This study aimed to determi...
KACANG KEDELAI SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PERTUMBUHAN BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA
KACANG KEDELAI SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PERTUMBUHAN BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA
Kacang kedelai (Glycine max L.  Merr) merupakan sumber protein, dan lemak, serta sebagai sumber vitamin A, E, K, dan beberapa jenis vitamin B dan mineral K, Fe, Zn, dan P. Pada pen...

Back to Top