Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

3. KESIAPAN PERLAWANAN ELEKTRONIKA PERTAHANAN UDARA TNI AU ELECTRONIC RESISTANCE READINESS STUDY AIR DEFENSE

View through CrossRef
Pada jaman perang modern sekarang ini, kekuatan dan kedaulatan negara bukanhanya diukur oleh penguasaan terhadap kekuatan militer dan tingginya perekonomian. Akantetapi juga tergantung pada aspek penguasaan dan pengelolaan dari pemberdayaan teknologiinformasi dan komunikasi serta electronic warfare. Elektronic Warfare berdasarkan terdiri dari3 bagian yaitu electronic attact/EA (operasi serangan elektronika), electronic protect/ep (operasiperlindungan elektronika), elektronic warfare support/es (operasi dukungan elektronika).Fenomena yang terjadi saat ini tentang studi kesiapan perlawanan elektronika pertahananudara TNI AU belum maksimal dan optimal dalam mendukung operasi pernika TNI AU. Tujuandilaksanakan penelitian yaitu adalah untuk mengetahui sejauh mana kesiapan perlawananelektronika TNI AU. Dalam penulisan penelitian menggunakan metoda yang digunakan yaitumetoda kualitatif digunakan untuk menganalisa permasalahan yang terjadi di Komando OperasiUdara Nasional (Koopsudnas), Pusdiklat Hanudnas dan Satuan Radar 222. Peneliti melaksanakanpenelitian mengenai indikator-indikator dan aspek-aspek yang sesuai dengan rumusan masalahdiambil kesimpulan. Pelaksanaan kesiapan perlawanan elektronika pertahanan udara TNI AUsaat ini belum optimal seperti yang diinginkan karena keterbatasan personel dan peralatan yangdimiliki Pernika, Minimnya pendidikan, penugasan dan pelatihan bidang Pernika menyebabkan kemampuan dan keahlian personel sangat kurang dan berdampak pada pembinaan kemampuannya di bidang Pernika, pengembangan dan pengadaan peralatan pernika terbatas dari satuan atas dan diharapkan peralatan pernika yang sudah lama mengalami pergantian sesuaidengan perkembangan teknologi.
Title: 3. KESIAPAN PERLAWANAN ELEKTRONIKA PERTAHANAN UDARA TNI AU ELECTRONIC RESISTANCE READINESS STUDY AIR DEFENSE
Description:
Pada jaman perang modern sekarang ini, kekuatan dan kedaulatan negara bukanhanya diukur oleh penguasaan terhadap kekuatan militer dan tingginya perekonomian.
Akantetapi juga tergantung pada aspek penguasaan dan pengelolaan dari pemberdayaan teknologiinformasi dan komunikasi serta electronic warfare.
Elektronic Warfare berdasarkan terdiri dari3 bagian yaitu electronic attact/EA (operasi serangan elektronika), electronic protect/ep (operasiperlindungan elektronika), elektronic warfare support/es (operasi dukungan elektronika).
Fenomena yang terjadi saat ini tentang studi kesiapan perlawanan elektronika pertahananudara TNI AU belum maksimal dan optimal dalam mendukung operasi pernika TNI AU.
Tujuandilaksanakan penelitian yaitu adalah untuk mengetahui sejauh mana kesiapan perlawananelektronika TNI AU.
Dalam penulisan penelitian menggunakan metoda yang digunakan yaitumetoda kualitatif digunakan untuk menganalisa permasalahan yang terjadi di Komando OperasiUdara Nasional (Koopsudnas), Pusdiklat Hanudnas dan Satuan Radar 222.
Peneliti melaksanakanpenelitian mengenai indikator-indikator dan aspek-aspek yang sesuai dengan rumusan masalahdiambil kesimpulan.
Pelaksanaan kesiapan perlawanan elektronika pertahanan udara TNI AUsaat ini belum optimal seperti yang diinginkan karena keterbatasan personel dan peralatan yangdimiliki Pernika, Minimnya pendidikan, penugasan dan pelatihan bidang Pernika menyebabkan kemampuan dan keahlian personel sangat kurang dan berdampak pada pembinaan kemampuannya di bidang Pernika, pengembangan dan pengadaan peralatan pernika terbatas dari satuan atas dan diharapkan peralatan pernika yang sudah lama mengalami pergantian sesuaidengan perkembangan teknologi.

Related Results

STRATEGI PERCEPATAN PENGUASAAN TEKNOLOGI DAN INDUSTRI PERTAHANAN: STUDI KASUS KOREA SELATAN
STRATEGI PERCEPATAN PENGUASAAN TEKNOLOGI DAN INDUSTRI PERTAHANAN: STUDI KASUS KOREA SELATAN
Abstrak: Permasalahan utama Indonesia dalam penguasaan teknologi dan industri pertahanan terletak pada lemahnya regulasi sistem akusisi pertahanan yang mengakomodir proses penyerap...
DIPLOMASI PERTAHANAN SEBAGAI BAGIAN DARI DIPLOMASI TOTAL RI
DIPLOMASI PERTAHANAN SEBAGAI BAGIAN DARI DIPLOMASI TOTAL RI
<p>Diplomasi pertahanan merupakan bagian dari diplomasi total RI. Dalam konteks ini, dimaknai sebagai sistem pertahanan negara yang dilakukan secara dini oleh pemerintah dan ...
PERAN DIPLOMASI PERTAHANAN DALAM MENGATASI TANTANGAN DI BIDANG PERTAHANAN
PERAN DIPLOMASI PERTAHANAN DALAM MENGATASI TANTANGAN DI BIDANG PERTAHANAN
<p>Terdapat berbagai tantangan yang masih muncul dalam bidang pertahanan Indonesia. Tantangan-tantangan tersebut mencakup masalah-masalah perbatasan dengan beberapa negara te...
7. PENGGUNAAN BANDAR UDARA DALAM MENDUKUNG LATIHAN DAN OPERASI PENERBANGAN TNI AU
7. PENGGUNAAN BANDAR UDARA DALAM MENDUKUNG LATIHAN DAN OPERASI PENERBANGAN TNI AU
Konsep penggunaan bersama Pangkalan Udara dan Bandar Udara merupakansalah satu opsi yang ditempuh pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan nasionalyang dihadapkan dengan keterba...
7. Pemanfaatan Teknologi Blockchain Dalam Rantai Pasok Suku Cadang Alat Utama Sistem Senjata TNI Angkatan Udara
7. Pemanfaatan Teknologi Blockchain Dalam Rantai Pasok Suku Cadang Alat Utama Sistem Senjata TNI Angkatan Udara
TNI Angkatan Udara dalam menjaga keamanan di wilayah udara nasional dengan mengoperasionalkan alat utama sistem senjata (alutsista) yang berbeda platform dan fungsi utama, membutuh...
MENINGKATKAN KOMPETENSI DIPLOMASI PERTAHANAN MELALUI PERBAIKAN KURIKULUM KURSUS INTENSIF BAHASA INGGRIS (KIBI)
MENINGKATKAN KOMPETENSI DIPLOMASI PERTAHANAN MELALUI PERBAIKAN KURIKULUM KURSUS INTENSIF BAHASA INGGRIS (KIBI)
Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk membuat prototipe Desain Kurikulum Kursus Bahasa Inggris Intensif Diplomasi Pertahanan IDAF. Kursus ini akan membantu personel IDAF untuk ...
Evolution of Antimicrobial Resistance in Community vs. Hospital-Acquired Infections
Evolution of Antimicrobial Resistance in Community vs. Hospital-Acquired Infections
Abstract Introduction Hospitals are high-risk environments for infections. Despite the global recognition of these pathogens, few studies compare microorganisms from community-acqu...

Back to Top