Javascript must be enabled to continue!
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Daging Sapi Di Kota Pematangsiantar (Studi Kasus Pasar Horas Di Kota Pematangsiantar)
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku responden sebagai konsumen rumah tangga daging sapi di Kota Pematangsiantar, untuk mengetahui perilaku industri daging sapi di Kota Pematangsiantar serta untuk menganalisis faktor-faktor permintaan daging sapi di Kota Pematangsiantar. Tujuan peneliti 1 dan 2 menggunakan metode survey dan metode analisis deskriptif, Tujuan peneliti yang ke 3 menggunakan Metode analisis data yang digunakan adalah model regresi linier berganda yang diolah dengan program SPSS 22 dengan penguji hipotesis yang terdiri dari koefisien (R2), uji F dan uji t. Hasil Penelitian menujukkan bahwa Harga daging sapi, harga daging kambing, dan pendapatan konsumen mampu menjelaskan variabel permintaan sebesar 80,2%. Sedangkan sisanya sebesar 19,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak disertakan pada persamaan. secara parsial dari ketiga variabel bebas (independent) terdapat dua variabel (harga daging sapi dan harga daging kambing) berpengaruh tidak nyata dan positif terhadap permintaan. Variabel pendapatan konsumen berpengaruh nyata dan positif artinya bahwa setiap penambahan satuan pendapatan konsumen akan menambah permintaan daging sapi.
Title: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Daging Sapi Di Kota Pematangsiantar (Studi Kasus Pasar Horas Di Kota Pematangsiantar)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku responden sebagai konsumen rumah tangga daging sapi di Kota Pematangsiantar, untuk mengetahui perilaku industri daging sapi di Kota Pematangsiantar serta untuk menganalisis faktor-faktor permintaan daging sapi di Kota Pematangsiantar.
Tujuan peneliti 1 dan 2 menggunakan metode survey dan metode analisis deskriptif, Tujuan peneliti yang ke 3 menggunakan Metode analisis data yang digunakan adalah model regresi linier berganda yang diolah dengan program SPSS 22 dengan penguji hipotesis yang terdiri dari koefisien (R2), uji F dan uji t.
Hasil Penelitian menujukkan bahwa Harga daging sapi, harga daging kambing, dan pendapatan konsumen mampu menjelaskan variabel permintaan sebesar 80,2%.
Sedangkan sisanya sebesar 19,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak disertakan pada persamaan.
secara parsial dari ketiga variabel bebas (independent) terdapat dua variabel (harga daging sapi dan harga daging kambing) berpengaruh tidak nyata dan positif terhadap permintaan.
Variabel pendapatan konsumen berpengaruh nyata dan positif artinya bahwa setiap penambahan satuan pendapatan konsumen akan menambah permintaan daging sapi.
Related Results
Uji Kualitas Fisik dan Mikroskopis (pH, Kadar Air dan Jumlah Total Mikroba) Daging Broiler di Kabupaten Jember
Uji Kualitas Fisik dan Mikroskopis (pH, Kadar Air dan Jumlah Total Mikroba) Daging Broiler di Kabupaten Jember
Daging broiler adalah salah satu produk pangan asal peternakan yang banyak diminati masyarakat karena merupakan sumber protein hewani yang mengandung asam amino esensial dan nilai ...
IDENTIFIKASI PEMALSUAN DENGAN METODE UJI PCR MULTIPLEKS DAN UJI ENZYME-LINKED IMMUNOSORBENT ASSAY (ELISA) PADA DAGING SAPI
IDENTIFIKASI PEMALSUAN DENGAN METODE UJI PCR MULTIPLEKS DAN UJI ENZYME-LINKED IMMUNOSORBENT ASSAY (ELISA) PADA DAGING SAPI
Daging merupakan sumber nutrisi yang penting bagi manusia untuk mendapatkan protein berkualitas tinggi. Kualitas daging ditentukan oleh pertumbuhan komponen jaringan ikat berupa tu...
STUDI TRANSFORMASI PASAR TRADISIONAL (OBJEK STUDI : PASAR KEBAYORAN LAMA, KELURAHAN KEBAYORAN LAMA UTARA, KECAMATAN KEBAYORAN LAMA, JAKARTA SELATAN)
STUDI TRANSFORMASI PASAR TRADISIONAL (OBJEK STUDI : PASAR KEBAYORAN LAMA, KELURAHAN KEBAYORAN LAMA UTARA, KECAMATAN KEBAYORAN LAMA, JAKARTA SELATAN)
Kebayoran Lama Market is a market that build in the year 1987, managed by PD. Pasar Jaya and the rights usage life of Pasar Kebayoran Lama will be exhausted in March 2022. During 3...
KAJIAN KEBIJAKAN DAGING SAPI DI INDONESIA UNTUK MENDUKUNG SWASEMBADA DAGING SAPI
KAJIAN KEBIJAKAN DAGING SAPI DI INDONESIA UNTUK MENDUKUNG SWASEMBADA DAGING SAPI
Pertambahan jumlah penduduk di Indonesia menjadi salah satu faktor pendorong pelaksanaan program swasembada daging sapi. Beberapa upaya dilakukan oleh pemerintah demi mencapai prog...
Pengaruh Penggunaan Daun Mayana (Solenostemon scutellarioides L) dalam Perebusan Daging Sapi terhadap Kualitas Kimianya
Pengaruh Penggunaan Daun Mayana (Solenostemon scutellarioides L) dalam Perebusan Daging Sapi terhadap Kualitas Kimianya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan daun mayana (Solenostemon scutellarioides L) dalam perebusan daging sapi terhadap kualitas kimia. Materi yang digunaka...
Perbandingan Kualitas Organoleptik dan Mikrobiologi Daging Sapi Betina Peranakan Ongole dan Betina Bali Afkir
Perbandingan Kualitas Organoleptik dan Mikrobiologi Daging Sapi Betina Peranakan Ongole dan Betina Bali Afkir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas organoleptik dan mikrobiologi daging sapi betina peranakan ongole afkir dan betina bali afkir berumur 6 tahun yang diambil dari o...
PENGEMBANGAN SAPI POTONG BERBASIS SUMBERDAYA LAHAN DAN KELEMBAGAAN DI KABUPATEN GORONTALO
PENGEMBANGAN SAPI POTONG BERBASIS SUMBERDAYA LAHAN DAN KELEMBAGAAN DI KABUPATEN GORONTALO
ABSTRACTÂ National beef consumption continues to increase from year to year, which is characterized by increase the number of requests. This condition is not accompanied by a number...
Pengaruh Air Kelapa Terhadap Kualitas Fisik Daging Sapi
Pengaruh Air Kelapa Terhadap Kualitas Fisik Daging Sapi
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh air kelapa sebagai bahan rendaman daging terhadap kualitas fisiknya. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)...

