Javascript must be enabled to continue!
RELASI ANTAR TOKE KORO DALAM MENJAMIN PERSEDIAAN PASOKAN DAGING KERBAU DAN SAPI (Tinjauan Antropologi Ekonomi Tentang Relasi Antar Toke Koro
View through CrossRef
Penelitian ini mengangkat tema “ Relasi dan Strategi Pemasaran. Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah penulis melihat bagaimana kebutuhan konsumtif masyarakat terhadap daging kerbau dan sapi pada masyarakat Gayo ketika melakukan acara kenduri. Daging yang mereka peroleh tentunya berasal dari pasar penjaja daging atau di masyarakat Gayo orang yang menjajakan daging disebut dengan “toke koro”. Secara umum, “toke koro” merupakan jenis pekerjaan dari sektor perdagangan. Upaya yang dilakukan para toke tentu harus menyediakan barang dagangan agar tetap ada. Sedangkan daging yang mereka peroleh berasal dari uwer, peternakan rumahan dan antara sesama toke tersebut. Penulis melihat ada upaya toke dalam membangun relasi agar ketersediaan daging tetap ada secara kontinum. Penelitian ini di lakukan di Kampung Kayu Kul Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah. Alasan penulis memilih Kampung ini sebagai lokasi penelitian karena penulis melihat banyaknya Toke Koro yang memiliki ikatan kekeluargaan sehingga memudahkan dalam proses jual beli dagangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa lahirnya toke koro karena dipengaruhi oleh factor keturunan, factor mencari keuntungan dan factor terlibat secara ikut-ikutan dengan toke koro yang sudah eksis
Title: RELASI ANTAR TOKE KORO DALAM MENJAMIN PERSEDIAAN PASOKAN DAGING KERBAU DAN SAPI (Tinjauan Antropologi Ekonomi Tentang Relasi Antar Toke Koro
Description:
Penelitian ini mengangkat tema “ Relasi dan Strategi Pemasaran.
Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah penulis melihat bagaimana kebutuhan konsumtif masyarakat terhadap daging kerbau dan sapi pada masyarakat Gayo ketika melakukan acara kenduri.
Daging yang mereka peroleh tentunya berasal dari pasar penjaja daging atau di masyarakat Gayo orang yang menjajakan daging disebut dengan “toke koro”.
Secara umum, “toke koro” merupakan jenis pekerjaan dari sektor perdagangan.
Upaya yang dilakukan para toke tentu harus menyediakan barang dagangan agar tetap ada.
Sedangkan daging yang mereka peroleh berasal dari uwer, peternakan rumahan dan antara sesama toke tersebut.
Penulis melihat ada upaya toke dalam membangun relasi agar ketersediaan daging tetap ada secara kontinum.
Penelitian ini di lakukan di Kampung Kayu Kul Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah.
Alasan penulis memilih Kampung ini sebagai lokasi penelitian karena penulis melihat banyaknya Toke Koro yang memiliki ikatan kekeluargaan sehingga memudahkan dalam proses jual beli dagangannya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa lahirnya toke koro karena dipengaruhi oleh factor keturunan, factor mencari keuntungan dan factor terlibat secara ikut-ikutan dengan toke koro yang sudah eksis.
Related Results
Karakteristik Morfologi Kerbau Moa (Bubalus bubalis) Di Pulau Moa, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya
Karakteristik Morfologi Kerbau Moa (Bubalus bubalis) Di Pulau Moa, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya
Pulau Moa memiliki potensi pengembangan ternak kerbau yang cukup besar. Besarnya potensi pengembangan ternak kerbau di pulau Moa perlu diikuti dengan upaya pelestarian plasma nutfa...
ANALISIS IMPOR DAGING SAPI DI INDONESIA
ANALISIS IMPOR DAGING SAPI DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan produksi daging sapi di Indonesia, siklus perkembangan produksi daging sapi di Indonesia tahun, dan elastisitas impor dagi...
Sistem Informasi Manajemen Persediaan Menggunakan Metode Economic Order Quantity Dan Reorder Point
Sistem Informasi Manajemen Persediaan Menggunakan Metode Economic Order Quantity Dan Reorder Point
Untuk meraih keuntungan dalam bisnis, perlu menetapkan keputusan yang tepat agar dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan perencanaan. Persediaan adalah kegiatan untuk memenuhi...
Implementasi Sensor Gas MQ-136 Dan MQ-137 Untuk Mendeteksi Kesegaran Daging Sapi Menggunakan Metode Neural Network
Implementasi Sensor Gas MQ-136 Dan MQ-137 Untuk Mendeteksi Kesegaran Daging Sapi Menggunakan Metode Neural Network
Daging sapi merupakan pangan penting dalam budaya dan tradisi makanan di Indonesia, walaupun konsumsi daging sapi relative lebih rendah dibandingkan dengan konsumsi ikan ataupun ay...
IDENTIFIKASI SIFAT KARAKTERISTIK TERNAK KERBAU (Bubalus bubalis) YANG DIPELIHARA DI KECAMATAN TALANG EMPAT
IDENTIFIKASI SIFAT KARAKTERISTIK TERNAK KERBAU (Bubalus bubalis) YANG DIPELIHARA DI KECAMATAN TALANG EMPAT
Kerbau (Bubalus bubalis) adalah ternak asli daerah panas dan lembab, Khususnya di daerah belahan Utara Tropika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik ternak ker...
Manajemen Rantai Pasok Komoditas Ternak dan Daging Sapi
Manajemen Rantai Pasok Komoditas Ternak dan Daging Sapi
<p>Beef products demand keeps increasing and its domestic supply is insufficient. Domestic beef production to meet domestic demand is one of priorities in the 2015-2019 Strat...
IDENTIFIKASI PEMALSUAN DENGAN METODE UJI PCR MULTIPLEKS DAN UJI ENZYME-LINKED IMMUNOSORBENT ASSAY (ELISA) PADA DAGING SAPI
IDENTIFIKASI PEMALSUAN DENGAN METODE UJI PCR MULTIPLEKS DAN UJI ENZYME-LINKED IMMUNOSORBENT ASSAY (ELISA) PADA DAGING SAPI
Daging merupakan sumber nutrisi yang penting bagi manusia untuk mendapatkan protein berkualitas tinggi. Kualitas daging ditentukan oleh pertumbuhan komponen jaringan ikat berupa tu...
Teknologi Blockchain dalam Digitalisasi Rantai Pasokan
Teknologi Blockchain dalam Digitalisasi Rantai Pasokan
Teknologi baru yang muncul di bawah payung Industri 4.0 menciptakan model strategi bisnis baru untuk jaringan rantai pasokan. Salah satu teknologi yang paling menjanjikan adalah bl...

