Javascript must be enabled to continue!
Implementasi Sensor Gas MQ-136 Dan MQ-137 Untuk Mendeteksi Kesegaran Daging Sapi Menggunakan Metode Neural Network
View through CrossRef
Daging sapi merupakan pangan penting dalam budaya dan tradisi makanan di Indonesia, walaupun konsumsi daging sapi relative lebih rendah dibandingkan dengan konsumsi ikan ataupun ayam broiler. Bahan olahan makanan dari daging sapi haruslah dipilih yang berkualitas baik. Kualitas daging sapi bergantung dengan tingkat kesegaran daging sapi tersebut. Tingkat kesegaran daging sapi ditentukan dari warna, tekstur, rasa dan aroma. Penelitian ini merancang suatu sistem untuk menentukan tingkat kesegaran daging sapi dengan menggunakan neural network. Sistem ini memanfaatkan electronic nose dengan menggunakan sensor gas dengan jenis MQ-136 dan MQ-137. Data sensor diproses ke mikrokontroler dan mikrokontoler mengirimkan data sensor ke PC yang telah terprogram neural network. Hasil percobaan menunjukkan tingkat keberhasilan 70% dari 3 kali pengujian daging sapi segar dan tingkat keberhasilan terbaik 100% dari 3 kali pengujian daging busuk. Pada sistem ini diharapkan dapat menggantikan indra penciuman manusia dan membantu manusia untuk mendapatkan daging sapi yang segar dan layak konsumsi.
LPPM Universitas Darul Ulum
Title: Implementasi Sensor Gas MQ-136 Dan MQ-137 Untuk Mendeteksi Kesegaran Daging Sapi Menggunakan Metode Neural Network
Description:
Daging sapi merupakan pangan penting dalam budaya dan tradisi makanan di Indonesia, walaupun konsumsi daging sapi relative lebih rendah dibandingkan dengan konsumsi ikan ataupun ayam broiler.
Bahan olahan makanan dari daging sapi haruslah dipilih yang berkualitas baik.
Kualitas daging sapi bergantung dengan tingkat kesegaran daging sapi tersebut.
Tingkat kesegaran daging sapi ditentukan dari warna, tekstur, rasa dan aroma.
Penelitian ini merancang suatu sistem untuk menentukan tingkat kesegaran daging sapi dengan menggunakan neural network.
Sistem ini memanfaatkan electronic nose dengan menggunakan sensor gas dengan jenis MQ-136 dan MQ-137.
Data sensor diproses ke mikrokontroler dan mikrokontoler mengirimkan data sensor ke PC yang telah terprogram neural network.
Hasil percobaan menunjukkan tingkat keberhasilan 70% dari 3 kali pengujian daging sapi segar dan tingkat keberhasilan terbaik 100% dari 3 kali pengujian daging busuk.
Pada sistem ini diharapkan dapat menggantikan indra penciuman manusia dan membantu manusia untuk mendapatkan daging sapi yang segar dan layak konsumsi.
Related Results
Penerapan Deep Learning Untuk Klasifikasi Kesegaran Daging Sapi Berbasis Mobile Apps
Penerapan Deep Learning Untuk Klasifikasi Kesegaran Daging Sapi Berbasis Mobile Apps
Tingginya konsumsi daging sapi di Indonesia membuat kebutuhan daging sapi di Indonesia selalu naik secara signifikan setiap tahun. Hal ini berbanding terbalik dengan produksi dagin...
PEWARISAN BUDAYA SAPI SONOK SEBAGAI AKTIVITAS BELAJAR INFORMAL BAGI MASYARAKAT MADURA
PEWARISAN BUDAYA SAPI SONOK SEBAGAI AKTIVITAS BELAJAR INFORMAL BAGI MASYARAKAT MADURA
RINGKASANIkbar, A.Nauvalul. 2020. Pewarisan Budaya Sapi Sonok Sebagai Aktivitas Belajar Informal Bagi Masyarakat Madura. Tesis. Program Studi S-2 Pendidikan Luar Sekolah. Pasca Sar...
Klasifikasi Kemurnian Daging Sapi Berbasis Electronic Nose dengan Metode Principal Component Analysis
Klasifikasi Kemurnian Daging Sapi Berbasis Electronic Nose dengan Metode Principal Component Analysis
AbstrakDaging merupakan bahan makanan yang dikonsumsi secara luas, sehingga dibutuhkan standar kualitas tertentu agar dapat aman dikonsumsi dan tidak merugikan konsumen. Standar te...
MENUJU SWASEMBADA DAGING SAPI
MENUJU SWASEMBADA DAGING SAPI
Sektor Pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam kemajuan bangsa. Salah satunya adalah subsektor peternakan yang berperan dalam peningkatan kualitas sumber ...
IDENTIFIKASI PEMALSUAN DENGAN METODE UJI PCR MULTIPLEKS DAN UJI ENZYME-LINKED IMMUNOSORBENT ASSAY (ELISA) PADA DAGING SAPI
IDENTIFIKASI PEMALSUAN DENGAN METODE UJI PCR MULTIPLEKS DAN UJI ENZYME-LINKED IMMUNOSORBENT ASSAY (ELISA) PADA DAGING SAPI
Daging merupakan sumber nutrisi yang penting bagi manusia untuk mendapatkan protein berkualitas tinggi. Kualitas daging ditentukan oleh pertumbuhan komponen jaringan ikat berupa tu...
Setviä-verbin alkuperä
Setviä-verbin alkuperä
Der Ursprung des Verbums setviä (saksa)Kielenaineksetaarno|a, -ta (kieli: suomi, sivulla: 136)arsikoida (kieli: suomi, sivulla: 135, 136)arsiloida (kieli: suomi, sivulla: 135, 136)...
Klasifikasi Kesegaran Daging Sapi Menggunakan Metode Gray Level Cooccurrence Matrix dan DNN
Klasifikasi Kesegaran Daging Sapi Menggunakan Metode Gray Level Cooccurrence Matrix dan DNN
Daging sapi merupakan sumber konsumsi makanan yang diperoleh dari sapi. Seiring meningkatnya harga daging sapi di Indonesia ada beberapa oknum penjual daging sapi yang menginginkan...
ANALISIS IMPOR DAGING SAPI DI INDONESIA
ANALISIS IMPOR DAGING SAPI DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan produksi daging sapi di Indonesia, siklus perkembangan produksi daging sapi di Indonesia tahun, dan elastisitas impor dagi...

