Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMETAAN KERENTANAN LAHAN SAWAH DI KABUPATEN KARAWANG

View through CrossRef
Musim hujan dengan intensitas yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya banjir. Banjir sebagai salah satu fenomena perubahan iklim yang dapat mengancam kawasan pertanian dan dapat mengakibatkan gagal panen, menurunkan mutu hasil, terganggunya produksi serta penurunan pendapatan petani. Bentuk lahan memiliki peran penting dalam penelitian banjir, karena bentuk lahan merupakan salah satu area dimana proses mengalirnya air hujan menuju ke laut. Kejadian banjir menimbulkan kerentanan yaitu suatu keadaan penurunan ketahanan akibat pengaruh banjir yang mengancam kehidupan, mata pencaharian, sumber daya alam, infrastruktur, produktivitas ekonomi, dan kesejahteraan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemetaan kerentanan fisik lahan dan kerentanan sosial ekonomi petani terhadap kejadian banjir. Kerentanan fisik lahan menggambarkan tingkat kerusakan yang timbul bila terjadi banjir, dan dampak yang ditimbulkan terhadap keluarga petani dinyatakan sebagai kerentanan sosial ekonomi. Penentuan kerentanan dengan metode skoring dan pembobotan terkait penggunaan lahan, ketinggian topografi, jarak dari sungai serta dampak sosial ekonomi terhadap petani. Wilayah yang memiliki kerentanan tinggi dapat mengakibatkan elemen risiko (element at risk) untuk terpapar bahaya menjadi semakin besar dan dapat meningkatkan risiko bencana.
Geospatial Information Agency of The Republic of Indonesia
Title: PEMETAAN KERENTANAN LAHAN SAWAH DI KABUPATEN KARAWANG
Description:
Musim hujan dengan intensitas yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya banjir.
Banjir sebagai salah satu fenomena perubahan iklim yang dapat mengancam kawasan pertanian dan dapat mengakibatkan gagal panen, menurunkan mutu hasil, terganggunya produksi serta penurunan pendapatan petani.
Bentuk lahan memiliki peran penting dalam penelitian banjir, karena bentuk lahan merupakan salah satu area dimana proses mengalirnya air hujan menuju ke laut.
Kejadian banjir menimbulkan kerentanan yaitu suatu keadaan penurunan ketahanan akibat pengaruh banjir yang mengancam kehidupan, mata pencaharian, sumber daya alam, infrastruktur, produktivitas ekonomi, dan kesejahteraan.
Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemetaan kerentanan fisik lahan dan kerentanan sosial ekonomi petani terhadap kejadian banjir.
Kerentanan fisik lahan menggambarkan tingkat kerusakan yang timbul bila terjadi banjir, dan dampak yang ditimbulkan terhadap keluarga petani dinyatakan sebagai kerentanan sosial ekonomi.
Penentuan kerentanan dengan metode skoring dan pembobotan terkait penggunaan lahan, ketinggian topografi, jarak dari sungai serta dampak sosial ekonomi terhadap petani.
Wilayah yang memiliki kerentanan tinggi dapat mengakibatkan elemen risiko (element at risk) untuk terpapar bahaya menjadi semakin besar dan dapat meningkatkan risiko bencana.

Related Results

PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
Kerentanan Sosial pada Wilayah Potensi Bencana Tsunami di Pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan
Kerentanan Sosial pada Wilayah Potensi Bencana Tsunami di Pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan
Wilayah pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi bencana tsunami karena berbatasan langsung dengan Selat Sunda Utara yang terdapat Gunung Anak Krakatau...
Konversi Lahan Sawah Berbasis Perubahan Penutup Lahan Citra Multiwaktu di Kota Langsa
Konversi Lahan Sawah Berbasis Perubahan Penutup Lahan Citra Multiwaktu di Kota Langsa
Konversi lahan sawah ke non sawah di Kota Langsa terus terjadi dan sulit dihindari akibat pertumbuhan ekonomi dan pertambahan jumlah penduduk sehingga mendorong terjadi peningkatan...
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Padi sawah merupakan tanaman pangan yang menempati posisi pertama kebutuhan pangan pokok di Indonesia. Kebutuhan pangan pokok beras terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumla...
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Model Penanaman Berbasis Kekritisan Lahan Di DAS Telake Kalimantan Timur
Daerah Aliran Sungai (DAS) Telake seluas sekitar 358.405,70 ha berada di wilayah Kalimantan Timur. Selain itu, juga terdapat aktivitas pemanfaatan sumber daya alam. Dalam penelitia...
Makna Siloka (Filosofis) Lirik Lagu Goyang Karawang Karya Lingga Angling Raspati
Makna Siloka (Filosofis) Lirik Lagu Goyang Karawang Karya Lingga Angling Raspati
Karawang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat. Kota Karawang dikenal sebagai lumbung padi, kota pahlawan dan kota industri. Dalam bidang seni, Lagu Goyang Karawang merupaka...
Perubahan Lahan Pertanian Di Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang
Perubahan Lahan Pertanian Di Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang
Penelitian ini mengkaji alih fungsi lahan pertanian di Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, yang terkenal sebagai salah satu lumbung padi nasional. Penelitian dilakukan sejak Ma...
ANALISIS DAYA DUKUNG SUMBER DAYA AIR UNTUK MENINGKATKAN KETERSEDIAAN AIR DI KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT
ANALISIS DAYA DUKUNG SUMBER DAYA AIR UNTUK MENINGKATKAN KETERSEDIAAN AIR DI KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT
DAS Cisangkuy merupakan sumber utama dalam memenuhi kebutuhan air baku di wilayah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Kondisi hidrologisnya saat ini telah mengalami penurunan yang ...

Back to Top