Javascript must be enabled to continue!
STRATEGI KOMUNIKASI KADERISASI HIMMAH NW DALAM SUPREMASI IMAN DAN TAQWA
View through CrossRef
Organisasi merupakan wadah dalam proses kaderisasi dan pemantapan pribadi yang siap bereksplorasi dalam segala ranah gerak kehidupan. Mengingat kader yang tergabung dalam HIMMAH NW bersifat pluralistik (beranekaragam).dengan latar belakang kader tersebut maka HIMMAH NW mempunyai peranan yang sangat penting yaitu melalui sosialisasi kegiatan yang salah satunya adalah training formal yaitu WaPA I demi mewujudkan kader yang mujahid dan mukhlis.
Tujuan penelitian ini adalah (1).untuk mengetahui Model Komunikasi Kaderisasi HIMMAH NW dalam Supremasi Iman dan Taqwa Dalam rangka mencetak kader-kader yang Professional dan Moralis. Data – data yang diperoleh di lapangan melalui proses observasi dan interview. Tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui (1). Wawancara, (2). Pengamatan (3). Dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian model Komunikasi Organisasi Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan dalam Membentuk Kepribadian Kader adalah dengan mengadakan pendekatan yang dilakukan pengurus Himmah NW terhadap anggota biasa melalui komunikasi organisasi dengan pendekatan apa yang disebut Attention to Action Procedure atau penyederhanaan dari suatu proses yang disingkat AIDDA, yaitu melalui Peranan Perhatian (Attention), Peranan Minat (Interest), Peranan Hasrat (Desire), Peranan Keputusan (Decision) serta Peranan Kegiatan (Action). Oleh karena itu untuk menunjang peran tersebut maka diperlukan suatu indikator agar dapat menciptakan kepribadian anggota biasa yang positif, diantaranya cenderung kepada kebenaran, progresif, intelektual profesional dan moralis. Dari adanya penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pendekatan yang dilakukan oleh pengurus Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan melalui komunikasi organisasi yaitu peranan perhatian, minat, hasrat, keputusan serta peranan kegiatan dapat menciptakan intensitas kader khususnya pada anggota biasa lebih aktif dalam keterlibatan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan, salah satunya adalah WaPA I. Apabila tujuan dari kegiatan tersebut tercapai maka akan menciptakan kepribadian anggota biasa yang positif terlebih pada aplikasi dari dinamika berpikir dan berprilaku secara keseluruhan merupakan watak azasi kader HIMMAH dan teraktualisasi secara riil melalui, watak dan kepribadiaan kader atau anggota biasa yang positif yaitu melalui sikap-sikap yang cenderung kepada kebenaran (hanif), progresif, intelektual, profesional dan moralis.
Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor Lombok Timur
Title: STRATEGI KOMUNIKASI KADERISASI HIMMAH NW DALAM SUPREMASI IMAN DAN TAQWA
Description:
Organisasi merupakan wadah dalam proses kaderisasi dan pemantapan pribadi yang siap bereksplorasi dalam segala ranah gerak kehidupan.
Mengingat kader yang tergabung dalam HIMMAH NW bersifat pluralistik (beranekaragam).
dengan latar belakang kader tersebut maka HIMMAH NW mempunyai peranan yang sangat penting yaitu melalui sosialisasi kegiatan yang salah satunya adalah training formal yaitu WaPA I demi mewujudkan kader yang mujahid dan mukhlis.
Tujuan penelitian ini adalah (1).
untuk mengetahui Model Komunikasi Kaderisasi HIMMAH NW dalam Supremasi Iman dan Taqwa Dalam rangka mencetak kader-kader yang Professional dan Moralis.
Data – data yang diperoleh di lapangan melalui proses observasi dan interview.
Tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui (1).
Wawancara, (2).
Pengamatan (3).
Dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian model Komunikasi Organisasi Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan dalam Membentuk Kepribadian Kader adalah dengan mengadakan pendekatan yang dilakukan pengurus Himmah NW terhadap anggota biasa melalui komunikasi organisasi dengan pendekatan apa yang disebut Attention to Action Procedure atau penyederhanaan dari suatu proses yang disingkat AIDDA, yaitu melalui Peranan Perhatian (Attention), Peranan Minat (Interest), Peranan Hasrat (Desire), Peranan Keputusan (Decision) serta Peranan Kegiatan (Action).
Oleh karena itu untuk menunjang peran tersebut maka diperlukan suatu indikator agar dapat menciptakan kepribadian anggota biasa yang positif, diantaranya cenderung kepada kebenaran, progresif, intelektual profesional dan moralis.
Dari adanya penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pendekatan yang dilakukan oleh pengurus Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan melalui komunikasi organisasi yaitu peranan perhatian, minat, hasrat, keputusan serta peranan kegiatan dapat menciptakan intensitas kader khususnya pada anggota biasa lebih aktif dalam keterlibatan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan, salah satunya adalah WaPA I.
Apabila tujuan dari kegiatan tersebut tercapai maka akan menciptakan kepribadian anggota biasa yang positif terlebih pada aplikasi dari dinamika berpikir dan berprilaku secara keseluruhan merupakan watak azasi kader HIMMAH dan teraktualisasi secara riil melalui, watak dan kepribadiaan kader atau anggota biasa yang positif yaitu melalui sikap-sikap yang cenderung kepada kebenaran (hanif), progresif, intelektual, profesional dan moralis.
Related Results
Pengaruh Kaderisasi terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Baru Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia
Pengaruh Kaderisasi terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Baru Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia
Kaderisasi adalah kegiatan yang umum dilakukan oleh mahasiswa yang baru memasuki universitas. Tujuan dari kaderisasi sendiri adalah untuk menciptakan kader yang unggul serta untuk ...
Mâtürîdîlerde İmanda Açıklık
Mâtürîdîlerde İmanda Açıklık
Bu araştırma Mâtürîdîlerin iman alanındaki temel görüş ve kabullerine dayanarak, bu anlayışın imanı örtülü, kapalı bir temelde ele almaya imkân verip vermediğini tartışmaktadır. İm...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
MAKNA KATA TAQWA DALAM AL-QURAN : SURAT AL BAQARAH
MAKNA KATA TAQWA DALAM AL-QURAN : SURAT AL BAQARAH
Dalam konteks agama islam, memiliki taqwa atau sifat-sifat kebenaran adalah keharusan karena taqwa mencerminkan tingkat keimanan seorang muslim. Oleh karena itu, tujuan dari peneli...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
MANAJEMEN PEMBELAJARAN TAHFIZH AL-QUR’AN DI PESANTREN AL-KAHFI SURAKARTA DAN PESANTREN NURUL IMAN KARANGANYAR
MANAJEMEN PEMBELAJARAN TAHFIZH AL-QUR’AN DI PESANTREN AL-KAHFI SURAKARTA DAN PESANTREN NURUL IMAN KARANGANYAR
A good case needs to be managed well too if you want to get good results. Likewise with the study of tahfizh of the Qur'an, of course it must be managed properly. Then there must b...
STRATEGI KOMUNIKASI PRAJURU DALAM MEMILIH PRAWAYAH DI DESA ADAT TIMBRAH KABUPATEN KARANGASEM
STRATEGI KOMUNIKASI PRAJURU DALAM MEMILIH PRAWAYAH DI DESA ADAT TIMBRAH KABUPATEN KARANGASEM
ABSTRAK
Prajuru Desa Adat Timbrah kesulitan dalam memilih prawayah. Kesulitan ini membuat prajuru harus melakukan strategi komunikasi. Bagaimana strategi komunikasi ini dila...

